Praktik Diskursus Generasi Muda dalam Fenomena #KaburAjaDulu di TikTok: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough

  • Serliyanti Serliyanti Universitas Negeri Makassar
  • Putri Wulandari Universitas Negeri Makassar
  • Andi Fatimah Yunus Universitas Negeri Makassar
  • Suriadi Suriadi Universitas Negeri Makassar
Keywords: Analisis Wacana Kritis, generasi muda, #KaburAjaDulu, Norman Fairclough, TikTok

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena #KaburAjaDulu di TikTok sebagai wacana digital generasi muda yang mencerminkan keresahan terhadap ketidakpastian sosial-ekonomi, keterbatasan peluang kerja, krisis kepercayaan, dan imajinasi kehidupan yang lebih baik di luar negeri. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis #KaburAjaDulu sebagai praktik diskursus generasi muda di TikTok berdasarkan perspektif Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa satuan lingual dalam tangkapan layar unggahan TikTok, meliputi kata, frasa, klausa, kalimat, tagar, teks layar, keterangan unggahan, dan komentar pengguna yang memuat wacana #KaburAjaDulu. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, simak, dan catat, kemudian dianalisis melalui tiga dimensi Fairclough, yaitu deskripsi teks, interpretasi diskursif, dan eksplanasi sosiokultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna “kabur” dikonstruksi sebagai tren, pilihan rasional, transformasi identitas, pencapaian personal, dan strategi hidup. Pada dimensi teks, konstruksi tersebut dibentuk melalui pilihan kata, tagar, caption, frasa evaluatif, dan visual mobilitas. Pada dimensi praktik diskursif, wacana diproduksi dan direproduksi melalui format khas TikTok yang partisipatif dan mudah disebarkan. Pada dimensi sosiokultural, #KaburAjaDulu merefleksikan keresahan generasi muda sekaligus menormalisasi migrasi sebagai pilihan aspiratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa #KaburAjaDulu merupakan wacana mobilitas aspiratif yang memuat kritik sosial, ideologi mobilitas, dan negosiasi identitas generasi muda di ruang digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aji, W. T. (2024). Tagar# KaburAjaDulu: Sinyal Krisis atas Kondisi Bangsa Indonesia. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga: Yogyakarta.

Fairclough, N. (2015). Language and Power (3rd ed.). Routledge.

Indriani, E., Dalimunthe, S. F., & Surif, M. (2022). Analisis Wacana pada Roasting Kiki Syahputri Terhadap Erick Thohir Menggunakan Teori Norman Fairclough. Jurnal Bahas, 33(2). https://doi.org/10.24114/bhs.v33i2.35589

Kurlilah, A., Muktiningrum, C. P. S., Napitupulu, T. V., Maharrani, K. B., Labina, C. R., & Rahman, A. (2025). Persepsi dan Dampak Generasi Muda Terhadap Cinta Tanah Air Di Era Tren# Kaburajadulu. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6). https://doi.org/10.62281/V3I6.2106

Mercius, M., & Utami, L. S. S. (2023). Pengaruh Konten Instagram @ridistaonline terhadap Minat Beli Konsumen. In Kiwari (Vol. 2, Issue 1, p. 83). https://doi.org/10.24912/ki.v2i1.23058

Mikhael, L. (2022). Sosialisasi Pemahaman Larangan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Etika Penggunaan Media Sosial pada Remaja. In AIWADTHU Jurnal Pengabdian Hukum (Vol. 2, Issue 2, p. 50). https://doi.org/10.47268/aiwadthu.v2i2.940

Mulyana, A. P., & Djamzuri, M. I. (2025). Netnografi Hashtag# KaburAjaDulu: Interaksi dan Konstruksi Makna dalam Media Baru. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 1485-1495. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.18661

Ramadhan, F. (2020). Pemanfaatan Analisis Jaringan Sosial Dalam Penentuan Centrality Dalam Pengembangan Web Berita Online. In Journal of Computer and Information Systems Ampera (Vol. 1, Issue 3, p. 157). https://doi.org/10.51519/journalcisa.v1i3.43

Siregar, D. A., Sinaga, R., & Lukitoyo, P. S. (2025). Pengaruh Tren# Kaburajadulu Terhadap Sikap Nasionalisme Padamasyarakat Pengguna Sosial Media. Inovasi Pendidikan Nusantara, 6(2). https://ejurnals.com/ojs/index.php/ipn/article/view/1733

Suriadi, S. (2025). Ujaran Kebencian Digital: Menyingkap Ideologi dan Kuasa Bahasa di Media Sosial. Makassar: Pustaka Warani.

Suriadi, & Baharman. (2024). Nilai eksperensial dalam kosakata ujaran kebencian di Twitter: Analisis wacana kritis Norman Fairclough. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 10(4), https://doi.org/10.30605/onoma.v10i4.4756

Suriadi, & Baharman. (2025). Evaluasi negatif dalam kosakata ujaran kebencian di Twitter perspektif analisis wacana kritis Norman Fairclough. Nuances of Indonesian Languages, 6(2), 177–184. https://doi.org/10.51817/nila.v6i2.1291

Published
2026-03-30
How to Cite
Serliyanti, S., Putri Wulandari, Andi Fatimah Yunus, & Suriadi, S. (2026). Praktik Diskursus Generasi Muda dalam Fenomena #KaburAjaDulu di TikTok: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(1), 1106-1116. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i1.3639
Section
Articles