Peningkatan Kualitas Bahan Bacaan Melalui Buku Cerita Anak Dwibahasa Produk Penerjemahan
Abstract
Peningkatan literasi anak merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang cerdas dan berkarakter, terutama dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Salah satu strategi yang efektif untuk mendukung penguatan literasi adalah penyediaan bahan bacaan berkualitas, termasuk buku cerita anak dwibahasa yang mampu memadukan nilai edukatif, keterbacaan, dan pelestarian budaya. Kegiatan Revisi dan Finalisasi Buku Cerita Anak Dwibahasa Produk Penerjemahan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan penulis, penyunting, ilustrator, pengatak, serta narasumber dari instansi terkait seperti Pusat Perbukuan dan Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diselenggarakan dalam bentuk lokakarya intensif yang mencakup sosialisasi kebijakan, penyuntingan terstruktur, revisi konten dan ilustrasi, finalisasi produk, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas terjemahan, kesesuaian konteks budaya, keterbacaan, serta integrasi antara unsur visual dan naratif, sehingga buku-buku yang dihasilkan layak diterbitkan dan didistribusikan secara nasional. Selain menghasilkan produk bacaan yang bermutu, kegiatan ini juga memperlihatkan model kerja kolaboratif yang efektif dalam pengembangan bahan bacaan anak yang inklusif, edukatif, dan mendukung pelestarian bahasa daerah. Buku cerita anak dwibahasa yang dihasilkan dapat menjadi media yang efektif dalam meningkatkan minat baca, kemampuan literasi, dan pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Downloads
References
Bachtiar, A., & Seha, N. (2024). Teknik Penerjemahan pada Buku Cerita Anak Dwibahasa di Provinsi Banten. Jurnal Penerjemahan, 11(2), 123–139.
Bili, O., & Suparmi, N. W. (2024). Penggunaan Buku Cerita Rakyat Menggunakan Bahasa Ibu dalam Keterampilan Berbicara Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri I Soa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(4), 5–9. https://doi.org/10.56842
Faizal, D. R., & Mataram, S. (2024). Perancangan Buku Bahasa Lampung Dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan Anak Usia 5 Sampai 7 Tahun. ASKARA: Jurnal Seni dan Desain, 3(1), 36–44. https://doi.org/10.20895/askara.v3i1.1360
Masruroh, F., & Ramiati, E. (2022). Pembentukan Karakter Gemar Membaca pada Anak Usia Dini Melalui Media Buku Cerita Bergambar. INCARE : International Journal of Educational Resources., 2(6), 576–585.
Sidebang, R., Br Karo, K., & Ginting, B. (2024). Penggunaan Media Buku Cerita Dongeng Untuk Meningkatkan Keterampilan Literasi Membaca Anak Di SD Negeri 043952 Sukaramai Kabupaten Karo. Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 177–181. https://doi.org/10.70427/smartdedication.v1i2.80
Valencia, C., & Wardaya, M. (2024). Perancangan Buku Cerita Interaktif Mengenal Emosi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder. JURNAL SASAK: Desain Visual dan Komunikasi, 6(1), 185–201.
Wahidah, B. Y. K., Putra, A. D., Rahman, S., & Yulandari, E. S. (2024). Upaya Melestarikan Bahasa Sasak Melalui Mendongeng Cerita-Cerita Suku Sasak di TPQ Desa Setiling. Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 3(4), 159–164. https://doi.org/10.55681/devote.v3i4.3283

