Strategi Leksikografi Kamus Simalungun-Indonesia : Integrasi Pelestarian Bahasa Daerah

  • Rizkita Rodearni Sebayang Universitas Negeri Medan
  • Elisabeth Purba Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Fitri Aulina Tampubolon Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Yanti Melina Ambarita Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Sheshilia Putri Damanik Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Ferdinand Simbolon Universitas Negeri Medan, Indonesia
Keywords: leksikografi, kamus dwibahasa, bahasa Simalungun, pelestarian bahasa daerah, revitalisasi bahasa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi leksikografi dalam penyusunan kamus dwibahasa Indonesia–Simalungun sebagai upaya pelestarian bahasa daerah Simalungun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka dan analisis linguistik. Data diperoleh dari korpus bahasa Simalungun, sumber tertulis, serta referensi teoretis mengenai leksikografi dan kamus dwibahasa. Analisis dilakukan melalui tahap pemilahan lema, penentuan padanan makna berdasarkan prinsip ekivalensi semantik, serta perancangan struktur entri kamus yang mencakup kelas kata, definisi, dan contoh penggunaan dalam konteks budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penyusunan kamus Indonesia–Simalungun yang efektif mencakup: (1) seleksi lema berbasis frekuensi dan relevansi budaya, (2) penentuan padanan makna yang mempertimbangkan konteks semantik dan pragmatik, (3) penyajian entri yang sistematis dan konsisten sesuai prinsip leksikografi modern, serta (4) integrasi unsur budaya lokal dalam deskripsi makna. Strategi tersebut tidak hanya mendukung akurasi linguistik, tetapi juga memperkuat fungsi kamus sebagai media dokumentasi dan revitalisasi bahasa. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa kamus dwibahasa dapat berperan sebagai instrumen edukatif dan kultural yang mendukung pelestarian bahasa Simalungun serta memperkuat identitas budaya masyarakat daerah di tengah arus globalisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2025). Kamus Digital Bahasa Daerah. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Batubara, MH (2021). Leksikografi bergambar Indonesia–Gayo–Inggris–Arab: Konsep dasar, fungsi, jenis, dan isi kamus. Mahakarya: Jurnal Mahasiswa Ilmu Budaya, 2 (2). https://doi.org/10.22515/mjmib.v2i2.4959

Dewandono, WA (2020). Leksikologi dan leksikografi dalam pembuatan dan pemaknaan kamus. Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya, 7 (1), 16–. https://doi.org/10.26740/paramasastra.v7n1.p16

Hidayat, Z., Hutasuhut, A., Nasution, C., Asrianti, S., & Juliana, J. (2015). Kamus Simalungun–Indonesia (Edisi Kedua). Medan: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Itaristanti, I., & Nurpadillah, V. (2024). Pengembangan Kamus Umum Bahasa Cirebon (Dwibahasa Cirebon–Indonesia): Sebuah Sarana Belajar Bahasa Daerah. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 8 (2), 601–611. https://doi.org/10.22219/satwika.v8i2.40352

Kamajaya, I., Houtman, H., Suryati, S., Muslimin, M. F., Budiono, S., Irawan, D., …& Suhardijanto, T. (2021). Leksikografi di era digital. Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kamus Simalungun.com. (n.d.). Kamus Bahasa Simalungun Online Terlengkap. Retrieved from https://kamussimalungun.com

Kridalaksana, H. (1993). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Lubis, FM (2024). Penggunaan kamus dwibahasa sebagai sumber belajar dalam penguasaan kosakata bahasa Arab. ALACRITY : Jurnal Pendidikan, 4 (2), 368–. https://doi.org/10.52121/alacrity.v4i2.368

Mahsun. (2014). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: Rajawali Pers.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nahrudin, P. (2023). Penggunaan dwibahasa santri di lingkungan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Pondok Pesantren Terpadu Nurul Faizin. Bestari: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya, 1(2), 338–351.

Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra. (2023). Petunjuk teknis penyusunan kamus ekabahasa. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Rullyanti, M., Pradana, A., Putra, D. A., & Marcelina, S. (2024). Method in Compiling Regional–Indonesian Bilingual Dictionary of Lembak Language of Bengkulu Province. Journal Albion, 6(2).

Simalungun.net. (2014). Kamus Indonesia–Simalungun: Sumbangan kecil bagi pelestarian bahasa ibuku. Retrieved from https://simalungun.net

Siregar, AL, Manik, CS, Dalimunthe, ES, Amaliyah, R., Mangunsong, SE, & Puteri, A. (2025). Perkembangan leksikografi digital di Indonesia: Analisis literatur inovasi dan tantangan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9 (3), 37467–37471. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i3.34537

Sukoco, S. (2004). Studi Leksikografi Kamus Dwibahasa Arab–Indonesia Al-Munawwir. Universitas Pendidikan Indonesia.

Published
2026-06-09
How to Cite
Sebayang, R. R., Purba, E., Tampubolon, F. A., Ambarita, Y. M., Damanik, S. P., & Simbolon, F. (2026). Strategi Leksikografi Kamus Simalungun-Indonesia : Integrasi Pelestarian Bahasa Daerah. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 2327-2336. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.3251
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>