Analisis Wacana Naratif dalam Memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans: Kajian Kohesi dan Koherensi Teks sebagai Representasi Trauma

  • Nayla Namira Putri Siregar Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nabila Ramadhani Rao Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Vony Yohana Br Manjorang Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Muhammad Ardian Armaya Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Ferdinand Simbolon Universitas Negeri Medan, Indonesia
Keywords: analisis wacana, kohesi, koherensi, memoar, representasi trauma

Abstract

Penelitian ini menganalisis wacana naratif dalam memoar Broken Strings: Kepingan Masa Muda yang Patah karya Aurelie Moeremans dengan dua fokus utama: (1) mendeskripsikan pemakaian unsur kohesi gramatikal, kohesi leksikal, dan koherensi teks dalam memoar tersebut; serta (2) menjelaskan bagaimana unsur-unsur kebahasaan itu merepresentasikan pengalaman trauma masa muda yang dialami penulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik baca dan catat. Analisis data dilaksanakan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Landasan teori yang digunakan adalah teori kohesi Halliday dan Hasan (1976), yang membedakan kohesi gramatikal (referensi, substitusi, elipsis, konjungsi) dan kohesi leksikal (repetisi, sinonim, antonim, kolokasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kohesi gramatikal yang paling banyak ditemukan adalah referensi persona dan konjungsi adversatif, sedangkan kohesi leksikal yang paling produktif adalah repetisi leksem bermuatan emosional. Koherensi teks dibangun melalui empat jenis hubungan: temporal, sebab-akibat, pertentangan, dan pengaruh-hasil. Pada dimensi representatif, penelitian ini menemukan bahwa setiap piranti kohesi dan koherensi tidak semata-mata berfungsi sebagai alat bangun teks, melainkan juga sebagai medium representasi kondisi psikologis penulis: repetisi merekam gejala intrusi traumatik, elipsis merepresentasikan fragmentasi naratif sebagai respons terhadap krisis psikologis, konjungsi adversatif mencerminkan dualitas antara citra sosial dan kondisi batin, dan koherensi kausal merepresentasikan tahap rekonstruksi makna dalam proses pemulihan. Penelitian ini mengisi celah kajian yang belum banyak menyentuh persimpangan antara analisis wacana linguistik dan representasi trauma dalam memoar berbahasa Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Angelia, B., Widianto, E., & Fathurohman, I. (2020). Kohesi dan koherensi pada buku pengajaran BIPA tingkat C1. Prosiding Seminar Internasional SEMAR BIPA, 3(1), 31–37.

Darmawati. (2020). Kohesi dan koherensi wacana narasi dalam modul karya guru. RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 13(2), 188–199.

Febriana, U. A., & Triwahyuni, H. (2024). Analisis kohesi gramatikal referensi pada novel Bentang Pasantren karya Usep Romli H.M. Deiksis, 16(3), 321–332.

Halliday, M. A. K., & Hasan, R. (1976). Cohesion in English. Longman.

Hutagalung, H. G., Hasibuan, R., & Panggabean, S. (2022). Analisis kohesi dan koherensi pada novel Rindu karya Tere Liye. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(4), 4576–4599.

Isninadia, D., Waruwu, T. K. Y., Siallagan, L., Silaban, E. M., Dana, I. P., & Nasution, K. Z. (2023). Analisis kohesi dan koherensi dalam cerpen "Terbang" karya Ayu Utami. Jurnal Basataka (JBT), 6(1), 28–39.

Juliyanti, F. D., & Sabardila, A. (2023). Kohesi gramatikal dan leksikal dalam novel Cinta dalam Kardus karya Raditya Dika & Salman Aristo. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 16(1), 29–40.

Kusuma, A. P., & Sabardila, A. (2022). Analisis kohesi gramatikal dan kohesi leksikal dalam novel Layangan Putus. SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 374–388.

Latifah, A., & Triyono, S. (2020). Cohesion and coherence of discourse in the story of "Layangan Putus" on social media Facebook. Indonesian Journal of EFL and Linguistics, 5(1), 41–56.

Nuryaningtyas, R. A., & Khikmatin, S. (2024). Representasi trauma kolektif pada novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori: Kajian sosiologi sastra. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 13(2), 226–238.

Pujasari, N. S., & Utami, S. (2023). Kohesi leksikal dan gramatikal dalam wacana berita rubrik nasional website CNN Indonesia. Kode: Jurnal Bahasa, 12(1).

Rahmawati, D. (2022). Karakteristik memoar sebagai bentuk narasi pengalaman diri dalam karya sastra modern. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 85–94.

Safitri, A. V., Habsy, B. A., & Salim, M. N. (2025). Analisis kualitatif dalam fenomena sosial: Pendekatan percakapan, dialogis, wacana, naratif, dan semiotika. Jurnal Inovasi Pembelajaran Progresif, 6(2).

Safitri, R. N., Indrariani, E. A., & Prayogi, I. (2023). Analisis kohesi gramatikal dan leksikal pada wacana narasi buku teks bahasa Indonesia kelas XII. Sasindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(1), 96–109.

Sanajaya, S., Saragih, G., & Restoeningroem, R. (2021). Kohesi gramatikal dan kohesi leksikal dalam kumpulan cerpen Konvensi karya A. Mustofa Bisri. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 3(3), 261–267.

Setiawaty, R. (2023). Kohesi gramatikal pada autobiografi dan pemanfaatannya sebagai materi ajar di perguruan tinggi. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 12(2), 113–130.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Telaumbanua, A. (2023). Analisis unsur kohesi dan koherensi dalam karangan eksposisi yang ditulis oleh siswa kelas VII SMP Negeri 4 Mazo TA 2021/2022. KOHESI: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 44–55.

Widiatmoko, W. (2015). Analisis kohesi dan koherensi wacana berita rubrik nasional di majalah online Detik. Jurnal Sastra Indonesia, 4(1), 1–11.

Published
2026-07-06
How to Cite
Siregar, N. N. P., Rao, N. R., Br Manjorang, V. Y., Armaya, M. A., & Simbolon, F. (2026). Analisis Wacana Naratif dalam Memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans: Kajian Kohesi dan Koherensi Teks sebagai Representasi Trauma. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 2797-2810. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3860
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)