Kemampuan Membaca Sastra Siswa Kelas VII Mts. Sampano Kecamatan Larompong Selatan Kabupaten Luwu

  • Sri Rahayu MTs. Sampano
  • Suparman Suparman Universitas Cokroaminoto Palopo
Keywords: Kemampuan membaca sastra

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan membaca sastra siswa kelas VII MTs. Sampano Kecamatan Larompong Selatan Kabupaten Luwu. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan tes. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata yang diperoleh siswa, yaitu 71,11. Nilai rata-rata tersebut diperoleh dari sampel yang mendapat nilai 96 diperoleh 3 sampel; nilai 93 diperoleh 2 sampel; nilai 92 diperoleh 2 sampel; nilai 91 diperoleh 1 sampel; nilai 88 diperoleh 5 sampel; nilai 80 diperoleh 2 sampel; nilai 77 diperoleh 1 sampel; nilai 75 diperoleh 1 sampel, nilai 60 diperoleh 2 sampel; nilai 42 diperoleh 2 sampel; nilai 33 diperoleh 1 sampel; nilai 30 diperoleh 1 sampel; nilai 29 diperoleh 3 sampel. Apabila dikonfirmasikan dengan KKM, maka kemampuan membaca sastra, siswa yang mendapat nilai ke atas sebanyak 17 sampel, sedangkan siswa yang mendapat nilai ke bawah sebanyak 9 sampel. Dilihat dari tolak ukur kemampuan, siswa dapat dikatakan mampu karena siswa yang memperoleh nilai 72 ke atas mencapai 85%.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminuddin. 2004. Pengantar Apreisasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo

Anwar, Dessy 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Surabaya: Amelia

Aprianti, Widiya. 2015. Analisis Fakta dan Sarana Cerita dalam Teks Nilai Moral Fabel Siswa VII A di SMP Negeri 1 Singaraja. Volume: 3. http:journal.Upg.ac.id.widiya/419.(diakses 11 Januari 2016)

Agustini Dwi. 2015. PerananPersuasive dalam Peningkatan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini di Paud Alfikr Sukarta. Volume: 2.http://journal.upst.id.agustini/224. (diakses 11 Januari 2016).

Aziz, Abdul. 2014. Fabel Sebagai Bahan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SD Negeri 8 Kabupaten Maros. Volume: 1.http://journal.jbsi.unm.fbs.id.aziz/539. (diakses 11 Januari 2016).

Dalman, 2013. Keterampilan Membaca. Jakarta: Rajawali Pers.

Ed. Jabrohim. 2001. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta:Hanindita Graha Widia.

Jarnan. 2013. Kemampuan Membaca Kembali Isi Dongeng Kura-kura dan Kelinci pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 Kulisusu. Kabupaten Boton. Volume: 2.http:journal.umb buton/411. (diakses 11 Januari 2016).

M. S, Zulela. 2013. Pembelajaran Bahasa Indonesia Apreisasi Sastra di Sekolah Dasar. Rosdakarya: PT. Remaja.

Rahim, Farida. 2008. Pengajaran Membaca Di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Sumartini. 2016. Pengembangan Buku Pengayaan Apresiasi Teks Fabel Bermuatan Nilai-nilai Karakter Bagi Siswa. Volume: 1.http:journal.uns/322. (diakses 11 Januari 2016).

Tarigan, Henry Guntur. 2013. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Taufik, Imam. 2010. Kamus Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: Ganeca Exact.

Tri, Priyatni Endah. 2012. Membaca Sastra Dengan Ancangan Literasi Kritis. Jakarta: Bumi Angkasa.

Wayan, I. 2015. Kemampuan Membaca Cerita Fabel dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VIII SMPN 6 Singaraja. Volume: 3.http://journal.Upg.ac.id.wayan/412. (diakses 11 Januari 2016).

Published
2021-09-02
How to Cite
Sri Rahayu, & Suparman, S. (2021). Kemampuan Membaca Sastra Siswa Kelas VII Mts. Sampano Kecamatan Larompong Selatan Kabupaten Luwu. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 1(1), 41-64. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/91
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>