Makna Cinta dan Transendensi dalam Antologi Ketika Cinta Berbuah Surga Karya Habiburahman El Shirazy Kajian Hermeneutik Paul Ricoeur

  • Irma Satriani Universitas Negeri Makassar
  • Suarni Syam Saguni Universitas Negeri Makassar
  • Anita Candra Dewi Universitas Negeri Makassar
Keywords: hermeneutik, cinta, transendensi, relegius, Habiburrahman El Shirazy

Abstract

Penelitian ini bertujuan menafsirkan makna cinta, religiusitas, dan transendensi dalam antologi Ketika Cinta Berbuah Surga karya Habiburrahman El Shirazy dengan menggunakan teori hermeneutik Paul Ricoeur. Antologi ini merepresentasikan perjalanan spiritual manusia yang menjadikan cinta sebagai medium menuju kesadaran ilahi dan penyucian diri. Pendekatan hermeneutik Ricoeur digunakan untuk menafsirkan simbol, bahasa, dan struktur naratif dalam teks melalui tiga tahap utama, yaitu pemahaman (understanding), penafsiran (interpretation), dan apropriasi (appropriation). Hasil analisis menunjukkan cinta tidak hanya bermakna emosional dan interpersonal, tetapi simbol transendensi yang menuntun manusia menuju Tuhan. Tokoh-tokohnya merepresentasikan proses eksistensial yang melibatkan pergulatan batin antara nafsu duniawi dan kerinduan spiritual. Habiburrahman El Shirazy menarasikan cinta sebagai jalan menuju kesempurnaan moral dan spiritual melalui simbol-simbol religius, seperti pengorbanan, doa, dan kesabaran. Penelitian ini menggambarkan bahwa karya sastra religius dapat dianalisis melalui hermeneutik yang menghubungkan estetika, etika, dan iman. Hasil penelitian diharapkan memperkaya kajian sastra Indonesia modern dengan menggunakan teori hermeneutik sebagai sarana pemaknaan mendalam terhadap karya sastra bernuansa relegius.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminuddin. (2011). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Damono, S. D. (2021). Sastra dan Moralitas di Era Digital. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

El Shirazy, H. (2015). Ketika Cinta Berbuah Surga. Jakarta: Republika Penerbit.

Fauzi, A. (2017). Nilai-nilai dakwah dalam novel-novel Habiburahman El Shirazy. Jurnal Adabiyyāt, 16(2), 175–190. https://doi.org/10.14421/ajis.2017.16204

Gadamer, H.-G. (1975). Truth and Method (J. Weinsheimer & D. G. Marshall, Trans.). London: Continuum.

Kearney, R. (2004). On Paul Ricoeur: The Owl of Minerva. Aldershot: Ashgate Publishing.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasr, S. H. (2007). The Garden of Truth: Knowledge, Love, and Action in Sufism. New York: HarperOne.

Pradopo, R. D. (2018). Teori dan Kritik Sastra Indonesia Modern. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ricoeur, P. (1966). Freedom and Nature: The Voluntary and the Involuntary. Evanston, IL: Northwestern University Press.

Ricoeur, P. (1976). Interpretation Theory: Discourse and the Surplus of Meaning. Fort Worth, TX: Texas Christian University Press.

Ricoeur, P. (1981). Hermeneutics and the Human Sciences: Essays on Language, Action and Interpretation (J. B. Thompson, Ed.). Cambridge University Press

Ricoeur, P. (1984). Time and Narrative (Vol. 1). Chicago: University of Chicago Press.

Ricoeur, P. (1991). From Text to Action: Essays in Hermeneutics II. Evanston, IL: Northwestern University Press.

Schimmel, A. (2011). Mystical Dimensions of Islam. Chapel Hill, NC: University of North Carolina Press.

Suryadi, A. (2019). Nilai spiritual dan estetika dalam karya Habiburahman El Shirazy. Jurnal Poetika, 7(1), 12–24. https://doi.org/10.22146/poetika.44538

Published
2025-11-26
How to Cite
Irma Satriani, Suarni Syam Saguni, & Anita Candra Dewi. (2025). Makna Cinta dan Transendensi dalam Antologi Ketika Cinta Berbuah Surga Karya Habiburahman El Shirazy Kajian Hermeneutik Paul Ricoeur. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(4), 4962-4970. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/2398
Section
Articles