Analisis Alih Kode dan Campur Kode dalam Film Setetes Embun Cinta Niyala Karya Habiburrahman El Shirazy

  • Aqilah Luthfiyah Khansa Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia
  • Mus Mulyadi Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno, Bengkulu, Indonesia
  • Dina Putri Juni Astuti Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno, Bengkulu, Indonesia
Keywords: alih kode, campur kode, film Setetes Embun Cinta Noyala, Habibburrahmah El Sirazy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis alih kode dan campur kode dalam sebuah film setetes embun cinta Niyala yang menceritakan tentang seorang gadis desa yang bercita-cita menjadi dokter, dan perjuangannya menghadapi perjodohan demi melunasi utang keluarga,  serta merelakan cinta pertamanya. Dengan menggunakan teori dan pendekatan sosiolinguistik dan alih kode maupun campur kode,  Peneliti menggunakan metode penelitian deksripstif kualitatif. Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik dokumentasi dan catat.  Sedangkan,  dalam menganalisis data menggunakan sistem analisis isi.  Hasil Penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu terdapat  jenis  alih  kode   dan campur kode,  alih kode terbagi ke dalam dua jenis, yaitu alih kode eksternal dan alih kode internal. Adapun campur kode dibedakan  menjadi  yaitu  campur kode ke dalam, campur kode keluar, dan campur kode campuran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Peneliti menemukan alih kode dan campur kode  dikarenakan film yang dilakukan di berbagai daerah di belahan dunia.  Sehingga, menggunakan bahasa Sunda, Arab, dan Inggris. Peneliti menemukan  alih  kode  dan  campur kode yang disebabkan oleh perubahan situasi  yang  diperoleh  dari  dialog  dalam  adegan  film  setetes embun cinta Niyala Karya Habiburrahman El Shirazy.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alimin, & Ramaniyar. (2017). Sosiolinguistik: Kajian alih kode dan campur kode dalam masyarakat bilingual. Pontianak: STAIN Pontianak Press.

Arifin, Z. (2014). Penelitian pendidikan: Metode dan paradigma baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Astuti, S. (2019). Pengantar sosiolinguistik. Yogyakarta: Deepublish.

Ayumi. (2019). Alih kode dalam interaksi akademik mahasiswa dan dosen. Jurnal Linguistik Terapan, 6(1), 1–12.

Daulay, S. B. N., dkk. (2023). Analisis penggunaan alih kode dalam film Ngeri-Ngeri Sedap karya Bene Dion Rajagukguk. Jurnal Pendidikan Bahasa, 11(2), 45–57.

Dianti, N., Pasaribu, D., Iffah, M., & Putri, A. (2025). Unlocking the linguistics wonders: From bilingual to code-mixing and code-switching perspective show on Metro TV. Journal of Linguistic Studies, 7(1), 1–15.

El Shirazy, H. (2025). Setetes embun cinta Niyala [Film]. Jakarta: MD Entertainment.

Fasold, R. (1984). The sociolinguistics of society. Oxford: Basil Blackwell.

Hawa, M. (2020). Analysis of code switching and code mixing in the film Sobat Ambyar. Journal of English Language Studies, 5(2), 67–78.

Mustikawati, R. (2014). Kajian film dan budaya populer. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Munandar. (2018). Sosiolinguistik: Teori dan praktik. Bandung: Alfabeta.

Nuryani. (2014). Kedwibahasaan dan alih kode dalam masyarakat tutur. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(1), 23–34.

Nuryanih, E. (2023). Analisis alih kode dan campur kode pada film Yowis Ben 2 dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 8(2), 112–125.

Pasaribu, C. M. (2025). Code mixing and code-switching found in Cinta Laura Kiehl’s selected song. Journal of Applied Linguistics, 10(1), 33–45.

Raharjo, A. (2024). Analisis campur kode dan alih kode dalam film Susah Sinyal serta pemanfaatannya sebagai media pembelajaran. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(1), 55–70.

Reni. (2017). Campur kode dan interferensi dalam komunikasi masyarakat multilingual. Jurnal Linguistik, 5(2), 88–97.

Rostini, T., dkk. (2022). Alih kode dan campur kode pada WhatsApp dosen bahasa Jepang STBA Yapari. Jurnal Bahasa Asing, 6(1), 41–54.

Saida, R. S. (2014). Codeswitching and code mixing in film Who Am I – Kein System ist sicher. Journal of Sociolinguistics, 4(2), 90–102.

Sugiyono. (2007). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suandi, I. N. (2010). Sosiolinguistik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Susilawati, E., dkk. (2023). Code-switching and code-mixing analysis in Indonesian song lyric by Unity. Journal of English Education, 9(2), 101–115.

Wahyuni, R. D. (2023). Faktor-faktor penyebab alih kode dalam interaksi sosial. Jurnal Bahasa dan Komunikasi, 7(1), 1–14.

Wismar Siwi, G. (2022). Alih kode dan campur kode pada peristiwa tutur di masyarakat Desa Cibuaya Kabupaten Karawang. Jurnal Sosiolinguistik Indonesia, 5(2), 66–80.

Yuniati. (2018). Alih kode dan campur kode dalam perspektif sosiolinguistik. Jurnal Pendidikan Bahasa, 4(1), 45–55.

Zahro, S. R., dkk. (2023). Analisis alih kode dan campur kode bahasa pada video channel YouTube Detik.com. Jurnal Bahasa dan Media, 6(1), 20–35.

Published
2026-01-26
How to Cite
Khansa, A. L., Mulyadi, M., & Astuti, D. P. J. (2026). Analisis Alih Kode dan Campur Kode dalam Film Setetes Embun Cinta Niyala Karya Habiburrahman El Shirazy. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(1), 214-224. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/2847
Section
Articles