Potret Kehidupan Keluarga Miskin dan Ketimpangan social dalam Film Pengabdi Stan (2017) : Kajian Sosiologi Sastra

  • Ovi Siti Nuropikoh Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, Indonesia
  • Rohanda Rohanda Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, Indonesia
Keywords: sosiologi sastra, ketimpangan sosial, film horor, representasi sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kehidupan keluarga miskin serta ketimpangan sosial direpresentasikan dalam film Pengabdi Setan (2017) karya Joko Anwar melalui pendekatan sosiologi sastra. Sebagai film bergenre horor, karya ini tidak hanya menyuguhkan unsur ketegangan, tetapi juga menyiratkan gambaran sosial yang mencerminkan kondisi nyata masyarakat kelas bawah di Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data utama berupa narasi, karakter tokoh, dan latar cerita yang dianalisis menggunakan perspektif sosiologi sastra dari Alan Swingewood serta teori ketimpangan sosial. Hasil temuan menunjukkan bahwa film ini merefleksikan kemiskinan yang bersifat struktural melalui representasi keterbatasan ekonomi, isolasi sosial, tekanan peran gender, serta ketimpangan akses terhadap layanan dasar. Unsur simbolik dalam genre horor dimanfaatkan sebagai instrumen untuk menyampaikan kritik terhadap ketidakadilan sosial dan dominasi sistemik yang menindas kelompok marginal. Oleh karena itu, film Pengabdi Setan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai medium reflektif dan kritik sosial yang menggambarkan realitas masyarakat Indonesia secara mendalam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alayya, S. I., Muthmainnah, A., & Susanto, D. (2023). Resepsi Film Miracle in Cell No. 7 versi Korea dalam adaptasi Indonesia: Kajian sosiologi sastra. Atavisme, 26(1), 1–13. https://doi.org/10.24257/atavisme.v26i1.877.1--13
Andriyanto, O. D., Supratno, H., & Tjahjono, T. (2020). Nilai-nilai pendidikan dalam novel Dhadhung Kepuntir karya Tulus S. (Pendekatan sosiologi sastra Swingewood).
Aqillah, R. M., Rohanda, R., & Yani, F. (2025). Perjuangan perempuan dan nilai moral dalam novel Hikayat Zahra karya Hanan Al-Shayky.
Archive. (2019, September). Pengabdi Setan 2017. Hororr Indonesia. https://archive.org/details/PengabdiSetan
Choirunisa, W., Aqillah, R. M., Rifaron, N., & Rohanda, R. (2025). Character education values of boarding school in the short film Inthiq Rasmiyyatan!. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 67–78.
Hutabarat, E. E., & Yuwono, A. P. (2024). Analisis semiotika representasi kemiskinan pada film Sedeng Sang. Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial, 2(1), 185–197. https://doi.org/10.59581/harmoni-widyakarya.v2i1.2549
English, J. F. (2010). Everywhere and nowhere: The sociology of literature after “the sociology of literature.” New Literary History, 41(2), v–xxiii. https://doi.org/10.1353/nlh.2010.0005
Fariztina, A., Ainusyamsi, F. Y., & Rohanda, R. (2025). Perbandingan latar dalam novel Perempuan di Titik Nol dan novel The Baghdad Clock (Kajian sastra bandingan). Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra, dan Pendidikan, 10(1), 44–53. https://doi.org/10.51673/jurnalistrendi.v10i1.2408
Goldman, H. (n.d.). Sociología y psicología en la sociología de la literatura.
Hababil, M. P., Firdaus, M. K., Nazhmi, N., Hamdani, M. D., Alghifary, M. R., & Fadilla, A. (2024). Analisis pengaruh pemerataan ekonomi dalam upaya menghapus ketimpangan sosial-ekonomi antar masyarakat. Journal of Macroeconomics and Social Development, 1(4), 1–9. https://doi.org/10.47134/jmsd.v1i4.276
Handayani, S., & Yulistiyono, H. (2023). Pengaruh pendapatan, jumlah anggota keluarga, dan pendidikan terhadap konsumsi rumah tangga miskin di Kabupaten Banyuwangi.
Iffada, A. R., Mansoor, A. Z., & Mustikadara, I. S. (2024). Pemetaan model AISAS dalam kampanye film Pengabdi Setan 2: Communion. Jurnal Desain, 11(2), 303. https://doi.org/10.30998/jd.v11i2.17507
Iktia, G. (2018). Kajian komparatif historis film Pengabdi Setan. Jurnal Budaya Nusantara.
Imam, A. (2017). Kritik sosial dalam novel O karya Eka Kurniawan: Kajian sosiologi sastra.
Ivana, J., Sadono, S., & Kusumanugraha, S. (2023). Analisis film Pengabdi Setan (2017) berdasarkan teori sinematografi Blain Brown. Telkom University, 10.
Karyanto, P. (2010). Potret ketimpangan sosial dalam teks-teks sastra Indonesia mutakhir.
Majid, A. (2020). Representasi sosial dalam film Surat Kecil Untuk Tuhan (Kajian semiotika dan sosiologi sastra). Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 2(2), 101. https://doi.org/10.30998/diskursus.v2i02.6668
Maltz, H. (2020). Discusión sobre sociología de la literatura. Políticas de la Memoria, November. https://doi.org/10.47195/20.668
Mariyana, R. (n.d.). Pesan moral dalam film Petualangan Sherina karya Riri Riza: Tinjauan sosiologi sastra.
Nugrahani, A.-M. (2017). Pengkajian sastra: Teori dan aplikasi. CV. Djiwa Amarta Press.
Nurhasanah, A., Rohanda, R., & Dayudin, D. (2025). Fakta kemanusiaan dan subjek kolektif dalam film The Journey: Cerminan struktur sosial dalam anime. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 10(1), 19. https://doi.org/10.36722/sh.v10i1.3958
Oktafianti, R. D., & Shofiyuddin, H. (2024). Konflik sosial dalam ruang domestik pada film Ipar Adalah Maut: Sosiologi sastra Alan Swingewood.
Patimah, N. R., Rohanda, R., & Nurhasan, M. (2025). Fungsi jiwa dan arketipe dalam film From the Ashes karya Khalid Fahad: Psikologi sastra Carl Gustav Jung.
Patmawati, P. (2021). Representasi kesenjangan sosial dalam film Parasite (Analisis semiotika Roland Barthes). Mitzal (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya): Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 5(2). https://doi.org/10.35329/mitzal.v5i2.1896
Permatasari, S. D. R., & Widisanti, N. M. (2019). Hantu perempuan sebagai ‘produk gagal’ dalam dua film horor Indonesia: Pengabdi Setan (2017) dan Asih (2018). Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana, 25(1), 86–97. https://doi.org/10.33751/wahana.v25i1.1220
Putri, A. H., Nurjaman, D. S., & Rohanda, R. (2025a). Nilai-nilai moral pada film Theeb karya Naji Abu Nowar: Kajian semiotika Charles Sanders Pierce. Jurnal, 11(1).
———. (2025b). Nilai-nilai moral pada film Theeb karya Naji Abu Nowar: Kajian semiotika Charles Sanders Pierce. Jurnal, 11(1).
Quraisy, H., & Arifin, J. (2017). Kemiskinan dan putus sekolah. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 4(2). https://doi.org/10.26618/equilibrium.v4i2.498
Rahwati, W., Srikandi, C. N., Ariefa, N. A. A., & Lubis, B. (2020). Pemaknaan dekonstruksi konsep perempuan ideal dalam film Pengabdi Setan (2017). Lingua: Jurnal Ilmiah, 16(2), 39–58. https://doi.org/10.35962/lingua.v16i2.53
Rohanda, R. (2005). Model penelitian sastra interdisipliner. Adabi Press. https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/90718
Safari, D. M. (2018). Novel Belantik karya Ahmad Tohari (Pendekatan sosiologi sastra). Jurnal Bindo Sastra, 2(1), 183. https://doi.org/10.32502/jbs.v2i1.928
Sari, E. D., & Handayani, B. L. (2022). Ketimpangan sosial dan bencana: Suatu analisis sosiologis terhadap dampak bencana berbasis kelas sosial.
Sari, M., & Andriyani, N. (2023). Aspek sosial dalam novel Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma: Analisis sosiologi sastra. Linguistik: Jurnal Bahasa & Sastra, 8.
Simbolon, M. H., Missriani, M., & Fitriani, Y. (2023). Kajian sosiologi sastra dalam novel Keluarga Cemara karya Arswendo Atmowiloto. Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia), 14(1), 14–22. https://doi.org/10.31851/pembahsi.v14i1.12588
Shiyam, D. F. N. (2024). Nilai perjuangan tokoh utama dalam film Wadjda: Analisis semiotika naratif A. J. Greimas. Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(3), 89–104.
Wahyudi, T. (2013). Sosiologi sastra Alan Swingewood: Sebuah teori, 1(1).
Wikipedia. (2024, November). Pengabdi Setan (Film 2017). Wikipedia Ensiklopedia Bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Pengabdi_Setan_(film_2017)
Wiyatmi. (2013). Bahan ajar sosiologi sastra. Kanwa Publisher.
Yasmin, A., Rohanda, R., & Fauziah, I. (n.d.). Representasi interaksi sosial pada film series AlRawabi School for Girls season 2 karya Tima Shomali.
Yunita, N., Rohanda, R., Nurhasan, M., & Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati. (2025). Interseksionalitas dalam film Asmaa: Analisis gender, stigma, dan kelas masyarakat patriarkal Mesir. Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra, 26(1). https://doi.org/10.23960/aksara/v26i1.pp134-145
Zakiyyah, Y. N., & Prawoto, E. C. (2023). Nilai kejujuran pada film Penyalin Cahaya (Kajian sosiologi sastra).
Published
2025-11-04
How to Cite
Nuropikoh, O. S., & Rohanda, R. (2025). Potret Kehidupan Keluarga Miskin dan Ketimpangan social dalam Film Pengabdi Stan (2017) : Kajian Sosiologi Sastra . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(4), 4541-4552. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/2417
Section
Articles