Peran Leksikografi Dalam Pelestarian Identitas Bahasa Etnis Pakpak

  • Enjelita Hutagalung Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Rotua Lumbantoruan Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Sarah Eya Pepalemsa Br Ginting Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Talenta Sembiring Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Yesika Simbolon Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Anggia Puteri Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nandra Amalia Universitas Negeri Medan, Indonesia
Keywords: leksikografi, dokumentasi bahasa, revitalisasi bahasa, bahasa Pakpak, identitas budaya

Abstract

Bahasa merupakan unsur penting dalam pembentukan identitas suatu kelompok etnis karena melalui bahasa nilai budaya, sistem pengetahuan, dan tradisi dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Namun, perkembangan zaman dan dominasi bahasa yang lebih luas menyebabkan banyak bahasa daerah mengalami penurunan penggunaan, termasuk bahasa Pakpak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran leksikografi sebagai alat dokumentasi dan revitalisasi dalam upaya pelestarian identitas bahasa etnis Pakpak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan leksikografi, dokumentasi bahasa, dan revitalisasi bahasa daerah. Hasil kajian menunjukkan bahwa leksikografi memiliki peran strategis dalam mendokumentasikan kosakata bahasa Pakpak melalui penyusunan kamus, inventarisasi leksikon, serta pencatatan makna dan penggunaan kata dalam konteks budaya masyarakat. Dokumentasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai arsip linguistik, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dalam upaya revitalisasi bahasa oleh generasi muda. Dengan demikian, pengembangan leksikografi dapat menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keberlangsungan bahasa Pakpak sekaligus melestarikan identitas budaya masyarakatnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atkins, B. T. S., & Rundell, M. (2020). The Oxford guide to practical lexicography. Oxford University Press.
Crystal, D. (2020). Language death. Cambridge University Press.
da Costa, R. A., Lewier, M., Hiariej, C., & Ode, S. H. A. (2021). Pelestarian bahasa Tulehu berdasarkan sinergi masyarakat dan sekolah di Kabupaten Salahutu, Maluku Tengah. Arbitrer, 3(1), 447–462.
Dewandono, W. A. (2020). Leksikologi dan leksikografi dalam pembuatan dan pemaknaan kamus. Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya, 7(1), 16–16.
Edwards, J. (2019). Language and identity: An introduction (2nd ed.). Cambridge University Press.
Fishman, J. A. (2021). Reversing language shift: Theoretical and empirical foundations of assistance to threatened languages. Multilingual Matters.
Grenoble, L. A., & Whaley, L. J. (2020). Saving languages: An introduction to language revitalization. Cambridge University Press.
Hanks, P. (2019). Lexical analysis: Norms and exploitations. MIT Press.
Harefa, K. R., & Harefa, K. H. (2024). Peran bahasa dalam pembentukan identitas budaya di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan Dan Teknik, 1(3), 102-107.
Jackson, H. (2019). Lexicography: An introduction. Routledge.
Kudadiri, A., Basaria, I., & Bangun, P. (2018). Pergeseran bahasa Pakpak Dairi: Kajian sosiolinguistik. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social and Arts (LWSA), 1(1), 128–137.
Kudadiri, D., Basaria, I., & Bangun, R. (2018). Pergeseran bahasa Pakpak dalam masyarakat Pakpak Dairi. Jurnal Linguistik, 15(2), 153–162.
Landau, S. I. (2020). Dictionaries: The art and craft of lexicography (2nd ed.). Cambridge University Press.
Ludina, K., An’amta, D. A. A., Anwar, M. A., Salsabila, N., Sabila, S. G., Ulfa, R., & Irfan, M. (2025). Pembuatan kamus bahasa sebagai sarana pelestarian bahasa Dayak Pitap. Hayak Bamara: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 262–273.
Mothe, M. (2024). Language and cultural identity in multilingual societies. Journal of Sociolinguistic Studies, 18(1), 25–39.
Putri, A., Fatimah, S., & Yuniarti, R. (2025). Bahasa daerah sebagai identitas budaya masyarakat lokal. Jurnal Bahasa dan Budaya, 9(1), 45–56.
Rahima, A. (2024). Revitalisasi bahasa daerah hampir punah sebagai dokumentasi bahasa. Pengabdian Deli Sumatera, 3(2), 51–56.
Santoso, B. (2006). Bahasa dan identitas budaya. Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan, 1(1), 44-49.
Sari, N., Insani, N., & Ridha, M. (2025). Pergeseran bahasa daerah di era globalisasi dan implikasinya terhadap pelestarian budaya lokal. Jurnal Kajian Bahasa dan Budaya, 7(1), 45–56.
Sembiring, M. C. (1993). Morfologi dan sintaksis bahasa Pakpak Dairi (Vol. 2). Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sibarani, B. (2013). Bahasa, etnisitas dan potensinya terhadap konflik etnis. Jurnal Title, 1-11.
Simanungkalit, N. M., & Marlina, M. E. (2025). Berkurangnya penggunaan bahasa etnis Pakpak di Pegagan Julu I Kecamatan Sumbul. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial.
Siregar, A. L., Manik, C. S., Dalimunthe, E. S., Amaliyah, R., Mangunsong, S. E., & Puteri, A. (2025). Perkembangan leksikografi digital di Indonesia: Analisis literatur inovasi dan tantangan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 37467–37471.
Spolsky, B. (2020). Language policy. Cambridge University Press.
Triandana, A., Putra, Y. M., Fitriah, S., Ernanda, E., & Putri, A. K. (2023). Strategi pemertahanan bahasa daerah sebagai bentuk pelestarian bahasa pada generasi muda di kalangan mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Jambi. Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah, 2(1), 53–62.
UNESCO. (2021). World atlas of languages. UNESCO Publishing.
Published
2026-07-30
How to Cite
Hutagalung, E., Lumbantoruan, R., Br Ginting, S. E. P., Sembiring, T., Simbolon, Y., Puteri, A., & Amalia, N. (2026). Peran Leksikografi Dalam Pelestarian Identitas Bahasa Etnis Pakpak. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3304-3313. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3976
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>