Analisis Makna Semantik Generatif pada Kumpulan Puisi Cahaya Maha Cahaya Karya Emha Ainun Nadjib

  • Mayong Mayong Universitas Negeri Makassar, Indonesia
Keywords: semantik generatif, makna, puisi, Cahaya Maha Cahaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna yang terkandung dalam kumpulan puisi Cahaya Maha Cahaya karya Emha Ainun Nadjib menggunakan pendekatan semantik generatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa baca dan catat. Analisis data dilakukan berdasarkan teori semantik generatif Katz dan Fodor melalui identifikasi struktur permukaan (surface structure) dan struktur dalam (deep structure). Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna dalam puisi terbagi ke dalam lima kategori, yaitu ketuhanan, spiritualitas, kerinduan transendental, kemanusiaan, dan refleksi diri. Makna ketuhanan menjadi kategori yang paling dominan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan simbol, metafora, dan bahasa konotatif dalam puisi menghasilkan makna mendalam yang merepresentasikan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan dirinya sendiri. Dengan demikian, pendekatan semantik generatif efektif digunakan untuk mengungkap makna yang terkandung dalam karya sastra.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chaer, A. (2013). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Dilivia, A. Z., Febriyanto, L., & Ginanjar, B. (2023). Pergeseran makna kosakata flora dalam metafora di media sosial Twitter: Kajian semantik. Linguistik Indonesia, 41(1), 75–88.

Hasanah, S., Noviyanti, S., Sylvia, A., Watini, F., Nurasyifa, D., & Siboro, M. V. B. (2025). Semantik bahasa Indonesia: Kajian makna kata dan struktur makna. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(1), 123–135.

Katz, J. J., & Fodor, J. A. (1963). The structure of a semantic theory. Language, 39(2), 170–210.

Leech, G. (1981). Semantics: The Study of Meaning (2nd ed.). Harmondsworth: Penguin Books.

Marantika, E. R., Agustin, V. F., Mundi, R. C., & Ginanjar, B. (2025). Pergeseran makna pada kosakata berunsur fenomena alam dan bencana alam di media sosial X: Kajian semantik. Linguistik Indonesia, 43(2), 347–359.

Nadjib, E. A. (1991). Cahaya Maha Cahaya. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Published
2026-06-09
How to Cite
Mayong, M. (2026). Analisis Makna Semantik Generatif pada Kumpulan Puisi Cahaya Maha Cahaya Karya Emha Ainun Nadjib. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 2337-2344. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.3742
Section
Articles