Budaya Ma’bedda Rica’ di Desa Itterung Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone (Tinjauan Semiotika)

  • Nurul Fitrah Yani Politeknik LP3I Makassar
Keywords: Budaya ma’bedda rica, Semiotik

Abstract

Penelitian ini  diharapkan mampu memberi gambaran kepada masyarakat mengenai Budaya ma’bedda rica di Desa Itterung Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone.Pada penelitian ini kita akan memfokuskan pembahasan pada semiotik.  Penelitian ini dilakukan di Desa Itterung, Kecamatan Tellu Siattinge, Sulawesi Selatan. Penelitian ini berlangsung selama satu bulan, yakni Oktober 2022. Sumber data terdiri dari dua sumber data, data primer, yaitu data berupa pelaksanaan kegiatan dan tradisi yang dilakukan dalam budaya ma’bedda rica. Data sekunder, yaitu data tambahan yang diperoleh dari buku-buku dan wawancara dengan masyarakat sekitar yang berkaitan dan mendukung penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya ma’bedda rica mengandung arti khusus yang keseluruhannya mengandung makna kebaikan dan kebajikan bagi kesejahteraan dan kebahagiaan calon mempelai. Selain itu, terdapat makna simbolik atau simbol-simbol yang terkandung dalam upacara ma’bedda’ meliputi arti simbol-simbol yang terkandung pada perlengkapan yang digunakan dalam upacara ma’bedda’ menurut kepercayaan atau pandangan masyarakat setempat.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hoed Benny. 2008 Semiotik dan Dinamika Sosial Budaya. Depok: Komunitas Bambu

Peursen, Van. 1976. Strategi Kebudayaan Jakarta: Kanisus

Mattulada. (1985). Latoa: Satu Lukisan Analitis Terhadap Antropologi-Politik. Makassar: LEPHAS.

Saleh, Firman. (2012). Skripsi: Bentuk dan Makna Isi Walasuji dalam Pesta Perkawinan Masyarakat Bugis. Sidrap. Universitas Hasanuddin.

Sudjiman, Panuti.1992. Serba-Serbi Semiotika.. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

KBBI. 2002. Edisi Ketiga.Cetakan 3.Jakarta:Balai Pustaka

Konradus, Danggur. 2018. Kearifan Lokal Terbonsai Arus Globalisasi: Kajian Terhadap Eksistensi Msyarakat Hukum Adat”.Masalah - Masalah Hukum, Jilid 47 No. 1,hal : 81-88

Koentjaraningrat. (2004). Kebudayaan Mentalis dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Koentjaraningrat. (1965). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Penerbit Universitas.

Koentjaraningrat. (1993). Metode Penelitian Masyarakat.Jakarta.PT Gramedia

Pustaka Utama .

Sukmayadi, Trisna. (2018). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Pandangan Hidup

Masyarakat Adat Kampung Kuta”.Jurnal Pancasila dan

Kewarganegaraan.JPK: Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, Vol. 3, No. 1, Januari ISSN 2527-7057 (Electronic), ISSN 2545-2683 (Print)

Sobur, Alex. 2003. Semiotika Komunikasi. Bnadung: Rosdakarya.

Published
2022-12-25
How to Cite
Nurul Fitrah Yani. (2022). Budaya Ma’bedda Rica’ di Desa Itterung Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone (Tinjauan Semiotika). DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 2(4), 509-518. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/373
Section
Articles