Representasi Kesadaran Ekologis dalam Konten TikTok Jerhemy Owen tentang Penanaman Mangrove: Kajian Wacana Ekolinguistik

  • Kezia Erica Agave Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nasya Nabila Said Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nabilla Agustina Batubara Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Johannes Bagas Sitorus Universitas Negeri Medan, Indonesia
Keywords: kesadaran lingkungan, ekolinguistik, TikTok, mangrove, Jerhemy Owen

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana kesadaran lingkungan diperlihatkan dalam konten TikTok Jerhemy Owen tentang penanaman mangrove berdasarkan pendekatan studi wacana ekolinguistik. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori ekolinguistik dari Arran Stibbe. Teori tersebut menekankan peranan penting hubungan antara bahasa, manusia dan lingkungan. Data dalam penelitian ini diperoleh dari video TikTok Jerhemy Owen yang menggambarkan aktivitas penanaman mangrove di Pantai Mangkang, Semarang. Video tersebut diposting sebagai bentuk peringatan Hari Mangrove Sedunia tahun 2024. Data penelitian ini berupa ucapan lisan, keterangan serta cerita yang berkaitan dengan isu lingkungan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi digital, catatan, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif dengan prosedur identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi data.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan ditunjukkan oleh penggunaan bahasa persuasif dan inklusif yang familiar bagi generasi muda. Dalam ajakan tersebut digambarkan bagaimana peduli terhadap lingkungan merupakan bagian dari gaya hidup generasi muda. Selain itu, hutan mangrove dianggap sebagai ekosistem yang sangat penting. Dimana hutan mangrove tersebut memiliki peranan yang sangat besar dalam menjaga keseimbangan lingkungan di pesisir dan membantu mengurangi dampak dari perubahan iklim. Penelitian ini juga menemukan penggunaan metafora lingkungan, seperti “menyembuhkan luka di bumi” yang membuat ikatan emosional antara manusia dan alam. Sehingga media sosial TikTok dapat dijadikan sebagai sarana

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aubryla, dkk. 2023. Strategi Mengelola Penggunaan Tiktok Agar Tidak Mempengaruhi Konsentrasi Belajar Siswa. Prosiding Semdikjar (Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran, Vol 6, 611-621. https://doi.org/10.29407/wvt7qv89

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research Design: Qualitative, Quantitative, and

Hafidh, Moh. Ihya’u. 2023. “Representasi Santri Milenial dalam Wacana Literasi Digital di Instagram (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough pada Instagram: @elmahrusy).” Kediri Journal of Journalism and Digital Media 1(1): 25–43. doi: https://doi.org/10.30762/kjourdia.v1i1.1382

Kadir, A., dkk. 2024. Ekolinguistik: Memahami Interaksi Manusia, Bahasa, dan Ekologinya. Solok: PT Mafy Media Literasi Indonesia.

Marpaung, A., Fadillah, R., & Widayati, D. (2024). Analisis Ekolinguistik Kritis: Dalam Konteks Pemberitaan Lingkungan “Kaltim Green” di Media Online: Analisis Ekolinguistik Kritis: Dalam Konteks Pemberitaan Lingkungan “Kaltim Green” di Media Online². Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 10(4), 1665-1674.

Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nasution, Aditya Kurniawan, dan Nurdin Kosasih. 2025. “Analisis Naratif Kampanye Jerhemy Owen tentang Pengelolaan Sampah Banyumas di Media Sosial.” Basic and Applied Research Publication on Communications 4(1): 90–104.

Putra, Ariya Andika, Eni Kamal, Yuspardianto, dan Ira Desmiati. 2025. “Strategi Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove: Panduan Konservasi dan Rehabilitasi Kawasan Pesisir untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan.” JMESc (Journal of Marine and Estuarine Science) 1(1): 7–14. https://share.google/vgWYtIDSBOG2GFjiR

Rohana, dan Syamsuddin. 2015. Analisis Wacana. CV Samudra Alif-Mim: Universitas Negeri Makassar. https://share.google/Obg3mC5tMkORwOHsk

Salsabila, dkk. 2023. Konstruksi Preposisi pada dan Kepada dalam Ragam Bahasa Internet: Kajian Sintaksis Berbasis Korpus. DIGLOSIA: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, 6(3), 859-870. https://doi.org/10.30872/diglosia.v6i3.674

Stibbe, A. (2015). Ekologi Linguistik: Bahasa, ekologi, dan kisah-kisah yang kita jalani. Routledge.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suwarno, Yunita Aurelia. 2023. Interaksi Sosial Melalui Media Sosial Tik-Tok di Kalangan Siswa SMA PGRI 4 Jakarta. Global Komunika 6(2): 46–54. https://share.google/TdTGDMt1QnvtddqWZ

Ton, Sekundus Septo Pigang, Mathias Jebaru Adon, dan FX. Eko Armada Riyanto. 2024. “Menemukan Harmoni Alam dan Manusia: Kajian Filsafat Lingkungan Hidup A. Sonny Keraf atas Laudato Si’ Artikel 66–69 dan Relevansinya bagi Bangsa Indonesia.” AMMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat 3(6): 372–388. https://share.google/8FcYgW2pwISKhPn4E

Wahyuni, Sri. 2025. Representasi Pesan Perilaku Lingkungan pada Konten TikTok @jerhemynemoo sebagai Media Edukasi Digital. Skripsi. Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan

Published
2026-05-29
How to Cite
Agave, K. E., Said, N. N., Batubara, N. A., & Sitorus, J. B. (2026). Representasi Kesadaran Ekologis dalam Konten TikTok Jerhemy Owen tentang Penanaman Mangrove: Kajian Wacana Ekolinguistik. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 1904-1910. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.3570
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)