Peran Cerita Rakyat Asal Usul Serawai dalam Menanamkan Nilai Pendidikan Karakter pada Generasi Muda di Desa Talang Karet, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran cerita rakyat asal-usul Suku Serawai dalam menanamkan nilai pendidikan karakter pada generasi muda serta mengidentifikasi tantangan dan upaya integrasinya dalam konteks pendidikan karakter di Desa Talang Karet, Kecamatan Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pandangan bahwa cerita rakyat tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pewarisan nilai moral, sosial, dan budaya yang berkontribusi pada pembentukan karakter generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang relevan. Proses analisis dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber, pengecekan sejawat, serta dokumentasi lapangan untuk menjamin kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat asal-usul Suku Serawai berperan penting dalam penanaman nilai-nilai karakter, seperti kejujuran, tanggung jawab, religiusitas, kerja sama, dan rasa hormat terhadap leluhur. Namun, tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan dokumentasi, berkurangnya minat generasi muda, serta pengaruh globalisasi dan media modern. Upaya integrasi yang dapat dilakukan meliputi dokumentasi dan digitalisasi cerita, pengintegrasian dalam kurikulum sekolah, penguatan kegiatan ekstrakurikuler berbasis budaya, kolaborasi antara masyarakat, sekolah, dan pemerintah, serta adaptasi kreatif melalui media populer yang diminati generasi muda. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa cerita rakyat Suku Serawai merupakan instrumen strategis dalam pendidikan karakter generasi muda. Agar tetap relevan, diperlukan strategi adaptif yang mampu menghubungkan nilai tradisi dengan kebutuhan zaman, sehingga cerita rakyat tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga sumber pendidikan karakter yang hidup dan kontekstual
Downloads
References
Abdurrahman, A. (2019). Cerita Rakyat sebagai Media Pendidikan Karakter Anak. Yogyakarta: Deepublish.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Danandjaja, J. (2019). Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain (Edisi Revisi). Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Darmawan, D. (2017). Budaya Lokal dan Tantangan Globalisasi. Bandung: Alfabeta.
Fitri, A. Z. (2020). Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. Jakarta: Rajawali Pers.
Guba, E. G., & Lincoln, Y. S. (1989). Fourth Generation Evaluation. Newbury Park, CA: Sage Publications.
Hidayati, N. (2022). “Revitalisasi Cerita Rakyat sebagai Media Pendidikan Karakter di Era Digital.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(2), 112–125.
Jayapada, S., dkk. (2017). “Cerita Rakyat sebagai Media Pembelajaran Nilai Moral bagi Siswa Sekolah Dasar.” Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(3), 45–56.
Koentjaraningrat. (2010). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyani, S., & Ramadhani, R. (2019). Nilai Moral dan Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Nusantara. Bandung: Alfabeta.
Prasetyo, A., & Firdaus, R. (2020). “Cerita Rakyat sebagai Sarana Pelestarian Nilai Budaya Lokal.” Jurnal Bahasa dan Sastra Nusantara, 4(1), 12–21.
Setyawan, D., dkk. (2018). “Integrasi Nilai Karakter dalam Cerita Rakyat untuk Pendidikan Moral Anak.” Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 32–45.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumarti, S. (2021). Cerita Rakyat dan Pembentukan Karakter Bangsa. Yogyakarta: Ombak.
Suparlan, P. (2016). Kebudayaan dan Identitas Nasional di Era Globalisasi. Jakarta: Prenadamedia Group.
Supriyanto, A. (2020). “Cerita Rakyat sebagai Sarana Pembentukan Karakter dan Identitas Bangsa.” Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(1), 24–35.
Rizki, D. (2022). “Kontribusi Sastra Lisan terhadap Pelestarian Identitas Budaya Lokal.” Jurnal Linguistik dan Sastra Daerah, 3(2), 67–79.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Suryadi, E. (2016). “Cerita Rakyat dalam Perspektif Pendidikan Karakter.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 21(3), 201–213.
Copyright (c) 2025 Saryani Karunia S, Fera Zazrianita, Wenny Aulia Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
By submitting the article/manuscript of the article, the author(s) agree with this policy. No specific document sign-off is required.
License
The use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Author(s)' Warranties
The author warrants that the article is original, written by the stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).
User/Public Rights
Under the Creative Commons license, users are allowed to copy, distribute, display, and perform the work. Users will also need to attribute authors on distributing works in the journal and other media of publications. Unless otherwise stated, the authors are public entities as soon as their articles got published.
Rights of Authors
Authors retain all their rights to the published works, such as (but not limited to) the following rights;
- Copyright and other proprietary rights relating to the article, such as patent rights,
- The right to use the substance of the article in own future works, including lectures and books,
- The right to reproduce the article for own purposes,
- The right to self-archive the article,
- The right to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the article's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Co-Authorship
If the article was jointly prepared by more than one author, any authors submitting the manuscript warrants that he/she has been authorized by all co-authors to be agreed on this copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this policy. The journal will not be held liable for anything that may arise due to the author(s) internal dispute. The journal will only communicate with the corresponding author.
Royalties
Being an open accessed journal and disseminating articles for free under the Creative Commons license term mentioned, author(s) aware that the journal entitles the author(s) to no royalties or other fees.
Miscellaneous
The article will be published in the journal if the article’s editorial process is successfully completed. The editors may modify the article to a style of punctuation, spelling, capitalization, referencing, and usage that deems appropriate. The author acknowledges that the article may be published so that it will be publicly accessible and such access will be free of charge for the readers.











