Analisis Psikolinguistik terhadap Keterlambatan Bicara pada Anak dengan ADHD: Studi Kasus Reiha

  • Dessy Saputry Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Septiana Septiana Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Sifa Uswatun Nisa Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Julyta Laura Nadifah Universitas Muhammadiyah Pringsewu
  • Ari Anggoro Universitas Muhammadiyah Pringsewu
Keywords: psikolinguistik, fonologi, ADHD, keterlambatan bicara, studi kasus

Abstract

Studi ini bertujuan untuk meneliti aspek suara pada anak yang memiliki Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dengan menggunakan pendekatan psikolinguistik. Subjek dari penelitian ini adalah Raiha, seorang gadis berusia tujuh tahun yang bersekolah di taman kanak-kanak inklusif di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan fokus pada studi kasus tunggal. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan rekaman ucapan, lalu dianalisis dengan metode padan fonetis artikulatoris untuk menemukan jenis kesalahan fonologis. Temuan menunjukkan bahwa Raiha mengalami berbagai jenis kesalahan suara, termasuk penggantian fonem, penghilangan, distorsi, dan pengurangan konsonan ganda. Kesalahan ini sangat terkait dengan gangguan perhatian dan sifat impulsif yang memengaruhi kemampuan memori kerja serta kontrol motorik pada organ bicara. Di samping faktor kognitif, kurangnya interaksi verbal di sekitarnya pun memperburuk masalah fonologis yang ada. Dari sudut pandang psikolinguistik, keterlambatan bicara yang dialami oleh Raiha disebabkan tidak hanya oleh masalah pengucapan, tetapi juga oleh gangguan dalam proses berpikir ketika menyimpan dan memproduksi suara bahasa. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi pedoman bagi pendidik dan terapis bicara untuk merancang intervensi yang tepat bagi anak ADHD yang mengalami masalah fonologis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Crystal, D. (2019). A Dictionary of Linguistics and Phonetics (8th ed.). Wiley-Blackwell.

Field, J. (2019). Psycholinguistics: The Key Concepts. Routledge.

Keraf, G. (1997). Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Bahasa. Nusa Indah.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Duta Wacana University Press.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sunaryo. (2000). Bahasa dan Budaya dalam Konteks Sosial. CV Mandar Maju.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Sage Publications.

Aulad Journal. (2023). Kesalahan Fonologi pada Anak Berkebutuhan Khusus ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Aulad: Journal on Early Childhood, 6(3). https://aulad.org/index.php/aulad/article/view/557

Published
2025-10-26
How to Cite
Dessy Saputry, Septiana, S., Sifa Uswatun Nisa, Julyta Laura Nadifah, & Ari Anggoro. (2025). Analisis Psikolinguistik terhadap Keterlambatan Bicara pada Anak dengan ADHD: Studi Kasus Reiha. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(4), 4338-4344. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/2317
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)