Dari Ingatan Menjadi Dendam: Pewarisan Trauma Konflik Aceh dalam Novel Arafat Nur

  • Alpi Anwar Pulungan Universitas Jambi
  • Rein De Komar Universitas Jambi
  • Baiq Annisa Yulfana Nalurita Universitas Jambi
Keywords: Konflik Aceh, Novel Arafat Nur, Pewarisan Trauma

Abstract

Kajian ini bertujuan mendeskripsikan aktor, bentuk, dan dampak pewarisan trauma konflik Aceh dalam empat novel karya Arafat Nur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian naratif dan didukung oleh teori postmemory. Data berupa narasi, dialog, dan monolog dalam bentuk kata, kalimat, dan paragraf dikumpulkan melalui teknik kepustakaan, baca kritis, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma konflik Aceh diwariskan terutama kepada dua generasi, yaitu generasi pertama yang mengalami kekerasan secara langsung dan generasi 1,5 yang tidak sepenuhnya memahami latar konflik, tetapi terdampak karena hidup dalam situasi kekerasan yang berulang. Pewarisan tersebut sebagian besar berlangsung melalui familial postmemory transmission dalam ruang keluarga dan komunitas, meskipun tidak selalu melalui hubungan sedarah atau keluarga inti. Selain itu, ditemukan pula afiliative postmemory transmission yang ditransmisikan melalui objek dan ruang simbolik, seperti senjata, tempat kejadian kekerasan, dan ruang publik yang menyimpan memori kolektif masyarakat Aceh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Assa, A. E. P. (2019). Postmemory dalam Novel Tapol Karya Ngarto Februana. Poetika, 7(1), 17. https://doi.org/10.22146/poetika.v7i1.43130

Creswell, J. W. (2014). Penelitian Kualiltatif & Desain Riset. Pustaka Pelajar.

Effendy, F. (2015). Ombak Perdamaian: Inisiatif dan Peran JK Mendamaikan Aceh. Penerbit Buku Kompas.

Erll, A. (2011). Memory in Culture. Palgrave Macmillan.

Fonna, B., & Iswadi. (2023). Portrait of Aceh between Politic and Sharia Law (An Analysis of the Novel Tanah Surga Merah by Arafat Nur). Journal of English Education and Social Science, 3(1), 62–76. https://doi.org/10.51179/jeess.v3i1.2022

Frosh, S. (2019). Postmemory. American Journal of Psychoanalysis, 79(2), 156–173. https://doi.org/10.1057/s11231-019-09185-3

Goertz, K. (1998). Transgenerational Representations of the Holocaust: From Memory to “Post-Memory.” World Literature Today, 72(1), 33–38. https://doi.org/10.2307/40153531

Hirsch, M. (2012). The Generation of Postmemory: Writing and Visual Culture After the Holocaust. Columbia University Press.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-Metode Baru. UI Press.

MSR. (2009). Multi-Stakeholder Review of Post-Conflict Programming in Aceh: Identifying the Foundations for Sustainable Peace and Development in Aceh. World Bank, Vol.2

Nur, A. (2016). Tanah Surga Merah. Gramedia Pustaka Utama.

Nur, A. (2017). Seumpama Matahari. Diva Press.

Nur, A. (2019). Lampuki. Gramedia Pustaka Utama.

Nur, A. (2020). Kawi Matin di Negeri Anjing. Basabasi.

Nurhasim, M. (2008). Konflik dan Integrasi Politik Gerakan Aceh Merdeka: Kajian Tentang Konsensus Normatif antara RI-GAM dalam Perundingan Helsinki. Pustaka Pelajar.

Paulia, S., Sutejo, & Astuti, C. W. (2022). Konflik Sosial dalam Novel Bayang Suram Pelangi Karya Arafat Nur. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(1), 39–45.

Pulungan, A. A., Dermawan, T., & Zahro, A. (2023). Mengubah Luka Menjadi Destinasi Wisata: Menggali Potensi Dark Tourism dalam Novel Arafat Nur. 176–184.

Pulungan, A. A., Dermawan, T., & Zahro, A. (2023). Yang Pergi dan yang Tinggal: Strategi Sipil Aceh Saat Konflik dalam Novel Arafat Nur. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 9(2), 931–942. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i2.2692

Pulungan, A. A., Dermawan, T., Zahro, A., & Rohman, M. F. (2024). Ingatan Kesedihan Bersama. Java BC.

Putra, J. N. I., & Citrawati, N. P. E. W. (2023). Pewarisan Trauma dan Konsep Ibu dalam Film Ali & Ratu-Ratu Queens: Analisis Teori Postmemory Marianne Hirsch. MIMESIS, 4(2), 133–142. https://doi.org/10.12928/mms.v4i2.7849

Rohman, M. F., & Pulungan, A. A. (2023). Noktah Merah di Serambi Mekah (Koflik Aceh dalam Tanah Surga Merah). Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 6(2), 116–126.

Stange, G., & Patock, R. (2010). From Rebels to Rulers and Legislators: The Political Transformation of the Free Aceh Movement (GAM) in Indonesia. Journal of Current Southeast Asian Affairs, 29(1), 95–120. https://doi.org/10.1177/186810341002900105

Suleiman, S. R. (2002). The 1.5 Generation: Thinking About Child Survivors and the Holocaust. American Imago, 59(3), 277–295.

Sunarto, S. E. R., Taum, Y. Y., & Adji, S. E. P. (2021). Kekerasan dalam Novel Lolong Anjing di Bulan Karya Arafat Nur: Perspektif Johan Galtung. Sintesis, 15(2), 98–112. https://doi.org/10.24071/sin.v15i2.3816

Syahnakri, K. (2013). Timor Timur the Untold Story. Kompas.

Published
2025-12-10
How to Cite
Alpi Anwar Pulungan, Rein De Komar, & Baiq Annisa Yulfana Nalurita. (2025). Dari Ingatan Menjadi Dendam: Pewarisan Trauma Konflik Aceh dalam Novel Arafat Nur. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(4), 5624-5636. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/2294
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)