Tinjauan Psikolinguistik terhadap Gejala Keterlambatan Bicara Gagap: Studi Kasus pada Anak Penderita ADHD

Studi Kasus pada Anak Penderita ADHD

  • Nanda Solehah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
  • Syifa Suci Ramadhina Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
  • Sundawati Tisnasari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
Keywords: psikolinguistik, ADHD, keterlambatan bicara, gagap, anak

Abstract

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan perkembangan saraf yang kerapterjadi pada anak-anak. Dengan pendekatan psikolinguistik, penelitian ini mencoba menemukan dan menganalisis komponen yang menyebabkan keterlambatan bicara dan gagap pada anak-anak yang menderita ADHD. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan orang tua dari subjek berusia 8 tahun yang menunjukkan keterlambatan bicara pada usia 2 tahun dan gagap pada usia 3,9 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan tersebut bukan disebabkan oleh aspek linguistik, melainkan dipengaruhi oleh faktor neurologis dan lingkungan sosial-komunikatif, termasuk paparan gadget dan pola interaksi yang tidak suportif. Terapi okupasi dan dukungan keluarga terbukti efektif dalam mengurangi gejala. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian psikolinguistik dengan menyoroti

Kata kunci: Psikolinguistik, ADHD, keterlambatan bicara, gagap, anak

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Latif, M., Kusumawardani, N., Ayuni, N., Margareta Sukma, T. A., & Febriayanti, H. (2024). Modifikasi Perilaku Anak Usia Dini: Problematika Anak ADHD. Jcr, 1(2), 83–93. Retrieved from https://doi.org/10.21107/njcr.v1i2.61

Al Azis, A. N., Faizah, U., & Anwar, S. (2022). Perkembangan Bahasa Anak Hiperaktif. Jurnal Multidisipliner Bharasa, 1(2), 114–122. https://doi.org/10.56691/jurnalmultidisiplinerbharasa.v1i2.247

Antonius, P. (2018). PSIKOLINGUISTIK: Memahami Aspek Mental dan Neurologis Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Chaer, A. (2009). PSIKOLINGUISTIK: Kajian Teoretik. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer Abdul. (2009). Psikolinguistik: Kajian Teoretik. Jakarta: Rineka Cipta.

Hasnita, E., & Hidayati, T. R. (2015). Terapi Okupasi Perkembangan Motorik Halus Anak. Jurnal Ipteks Terapan, 9(1), 20–27.

Hikmah, S. N. A., & Mardiyah, A. N. (2022). Kajian Psikolinguistik terhadap Penyandang Stuttering (Studi Kasus: DN). PENEROKA: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(1), 1–16.

Irchamna, A. M., Arisanti, R., Azizah, L., & Mintowati, M. (2024). Analisis Speech Delay pada Gangguan Berbahasa Anak Selebriti Indonesia dalam Tinjauan Kajian Psikolinguistik. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 2(4), 181–193. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i4.699

Karlenata, H., & Mutiara, Z. T. (2024). Pembelajaran pada Anak ADHD. EJIP: Educational Journal of Innovation and Publication, 3(1), 37–51.

Muslich Masnur. (2013). Fonologi Bahasa Indonesia: Tinjauan Deskriptif Sistem Bunyi Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Muslimat, A. F., Lukman, L., & Hadrawi, M. (2020). Faktor dan Dampak Keterlambatan Berbicara (Speech Delay) terhadap Perilaku Anak Studi Kasus Anak Usia 3-5 Tahun: Kajian Psikolinguistik. Jurnal Al-Qiyam, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.33648/alqiyam.v1i1.122

Rosidin, O. (2022). Pengantar Teori Linguistik. Serang: Untirta Press.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA, CV.

Published
2025-08-03
How to Cite
Solehah, N., Ramadhina, S. S., & Tisnasari, S. (2025). Tinjauan Psikolinguistik terhadap Gejala Keterlambatan Bicara Gagap: Studi Kasus pada Anak Penderita ADHD : Studi Kasus pada Anak Penderita ADHD . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(3), 2085-2091. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/1693
Section
Articles