Harmoni Alam dan Tradisi: Mengungkap Makna Sarung Hitam dan Ritual Andingingi Suku Kajang

  • Bungatang Bungatang Universitas Negeri Makassar
  • Ita Rosvita Universitas Negeri Makassar
  • Filawati Filawati Universitas Negeri Makassar
Keywords: Ritual Andingingi, Sarung Hitam, Suku Kajang

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan harmonis antara alam dan budaya dalam masyarakat Kajang di Tana Toa, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dengan fokus pada dua praktik budaya utama: ritual Andingingi dan tradisi mengenakan sarung hitam. Dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kedua tradisi tersebut berfungsi sebagai bentuk adaptasi alami terhadap lingkungan dan mencerminkan praktik keberlanjutan dalam menghadapi tantangan modern, termasuk perubahan iklim. Sarung hitam yang dikenakan hanya dalam ritual sakral mencerminkan filosofi hidup yang harmonis dengan bumi, sedangkan ritual Andingingi menunjukkan komitmen spiritual terhadap konservasi lingkungan. Secara keseluruhan, kedua praktik ini menunjukkan integrasi antara warisan budaya dan kesadaran ekologis masyarakat Kajang, yang memberikan wawasan berharga tentang bagaimana pengetahuan tradisional dapat berkontribusi pada solusi lingkungan kontemporer . Penelitian ini berkontribusi dalam pemahaman peran praktik-praktik adat dalam keberlanjutan lingkungan dan mitigasi dampak perubahan iklim, serta pentingnya melestarikan kearifan lokal dan tradisi budaya sebagai alat vital untuk menjaga keseimbangan ekologis.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus, A. dan Mustafa, A. (2020). Ritual Andingingi di Desa Tanah Towa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba Perspektif Hukum Islam. Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Dan Hukum. 1(2): 81-92.

Arni, A. (2021). Makna Hutan bagi Masyarakat Adat Ammatoa dari Perspektif Interaksionisme Simbolik. Jurnal Komunikasi Dan Organisasi J-KO. 3(1): 9-19.

Arumningtyas, R., Unde, A.A. and Fatimah, J.M. (2023). Komunikasi Simbolik Ritual Andingingi: Pesan Masyarakat Adat Ammatoa Kajang tentang Pentingnya Menjaga Hutan. Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik Dan Komunikasi Bisnis. 7(1):19-32.

Mahdi, Ikramullah. (2023). “Makna Pakaian Adat Masyarakat Kajang Kabupaten Bulukumba (Studi Etnografi Komunikasi)”. Tesis Magister Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin. Makassar.

Tuljanna, A. N. M., Ahdan, S., & Zelfia, Z. (2023). Makna Komunikasi Simbolik Tope Le’leng Dalam Tradisi Masyarakat Suku Kajang Kabupaten Bulukumba. Respon Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi, 4(1), 54-59.

Widyosiswoyo, S. (2006). Sejarah Kebudayaan Indonesia. Jakarta: Usakti.

Published
2024-12-03
How to Cite
Bungatang, B., Ita Rosvita, & Filawati, F. (2024). Harmoni Alam dan Tradisi: Mengungkap Makna Sarung Hitam dan Ritual Andingingi Suku Kajang. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 4(4), 795-802. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/1172
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>