Retorika Luka dan Harapan: Menilik Gaya Bahasa Chairil Anwar dalam 'Catetan Th. 1946'
Abstract
Tahun 1946 muncul sebagai simbol penting dalam perjalanan sejarah Indonesia, menandai saat di mana kedaulatan yang baru saja dinyatakan harus dijaga di tengah tekanan militer dan kompleksitas diplomasi. Dalam konteks budaya, masa ini melihat munculnya cara berpikir baru yang meruntuhkan norma-norma estetika lama. Sebuah gerakan dipimpin oleh Angkatan '45 dengan Chairil Anwar sebagai tokoh utama. Puisi 'Catetan Th. 1946' lebih dari sekadar rangkaian bait, ia merupakan ekspresi retoris yang mengubah trauma sejarah menjadi kekuatan vital yang membangun. Melalui lensa ekspresionisme, karya ini dapat dianggap sebagai penggambaran batin penyair yang merespon realitas penjajahan, ketidakberdayaan, dan serangan militer, melalui penggunaan bahasa yang jujur dan meledak-ledak. Analisis ini menyelidiki bagaimana Chairil Anwar meninggalkan gaya bahasa Pujangga Baru yang romantis-idealistik dan beralih ke pilihan kata yang tajam, langsung, dan kerap kali kasar untuk merepresentasikan keadaan manusia Indonesia yang tengah "diburu" oleh takdir kolonial. Dengan metode deskriptif kualitatif dan teknik baca catat yang mendalam, setiap bagian puisi ini dianalisis untuk mengungkapkan keterkaitan antara luka sejarah dan retorika harapan yang menjadi warisan abadi penyair untuk generasi yang akan datang.
Downloads
References
Anwar, A. (2018). Sastra perlawanan dan estetika humanisme universal Chairil Anwar. Jurnal Epika: Jurnal Penelitian Sastra dan Kebudayaan, 5(2), 112–125.
Anwar, K., & Hasanah, N. (2023). Retorika ekspresionisme dalam puisi-puisi perjuangan era revolusi fisik Indonesia. Jurnal Bahasa dan Sastra, 11(2), 145–158.
Faruk. (2016). Pengantar sosiologi sastra: Dari strukturalisme genetik sampai post-modernisme. Pustaka Pelajar.
Herfanda, A. Y. (2020). Estetika eksistensialisme Angkatan '45: Membaca visi keabadian dalam puitika Chairil Anwar. Jurnal Kritik Sastra, 8(1), 34–48.
Hidayat, R. (2021). Historiografi alternatif dalam puisi perjuangan Angkatan '45: Analisis diskursus sejarah. Jurnal Sejarah dan Budaya, 15(1), 34–47.
Jassin, H. B. (2016). Chairil Anwar: Pelopor Angkatan '45 (Cet. 10). Narasi.
Mahayana, M. S. (2020). Kamus majas dan citraan dalam puitika modern Indonesia. Yayasan Obor Indonesia.
Nuryatin, A. (2021). Retorika perlawanan dan estetika ironi dalam puisi-puisi bertema revolusi karya Chairil Anwar. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 143–156.
Pradopo, R. D. (2014). Pengkajian puisi: Analisis strata norma dan analisis struktural dan semiotik. Gadjah Mada University Press.
Pradopo, R. D. (2021). Pengkajian puisi: Analisis strata norma dan analisis struktural-semiotik (Cet. 12). Gadjah Mada University Press.
Ratna, N. K. (2017). Stilistika: Kajian puitika bahasa, sastra, dan budaya. Pustaka Pelajar.
Rokhmansyah, A. (2018). Studi pengantar ilmu sastra: Teori, metode, dan pendekatan. Kebun Buku.
Salleh, M. H. (2022). Spirit Angkatan '45 dalam konstelasi sastra Nusantara: Membaca ulang Chairil Anwar. Jurnal Kajian Sastra Indonesia, 11(1), 45–58.
Santoso, B. (2022). Kertas gersang dan rekonstruksi identitas nasional: Analisis sosiologi sastra terhadap puisi-puisi revolusi. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 14(3), 210–223.
Sayuti, S. A. (2021). Berkenalan dengan puisi: Analisis tematik dan struktur formal sastra modern. Indonesia Tera.
Subagio, G. (2020). Vitalisme dan pemberontakan bahasa: Analisis gaya puitika Angkatan '45. Jurnal Stilistika Indonesia, 6(2), 89–104.
Sudjiman, P. (2018). Filosofi individualisme dalam sastra modern Indonesia. Universitas Indonesia Publishing.
Suryadi, A. (2018). Stilistika konseptual: Membaca metafora binatang dalam sastra Angkatan '45. Pustaka Utama.
Syafrudi, A. (2020). Analisis stilistika ekspresif: Representasi keterbatasan ruang dan trauma tubuh dalam puisi Angkatan '45. Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 6(1), 88–101.
Teeuw, A. (2013). Sastra Indonesia modern II. Dunia Pustaka Jaya.
Wardani, N. E. (2019). Stilistika eksperimental: Menakar tipografi dan tanda baca dalam puisi modern Indonesia. UNS Press.
Wardoyo, S. (2019). Humanisme universal dan retorika perjuangan dalam puitika Chairil Anwar. Jurnal Bahasa dan Sastra, 7(1), 56–69.
Wijaya, M. K. (2021). Retorika trauma: Bagaimana Chairil Anwar mengintegrasikan luka sejarah dalam narasi kebangsaan. Jurnal Poetika, 9(2), 115–129.
Wiyatmi, W. (2017). Sosiologi sastra: Kritik sastra terhadap ketimpangan sosial dan politik pasca-kemerdekaan. Cantrik Pustaka.
Wiyatmi, W. (2019). Sosiologi puitika: Tipografi dan pembebasan ekspresi dalam sastra modern. Kanisius.
Yudhistira, M. (2022). Vitalisme dalam sastra revolusi Indonesia: Menakar pemikiran H. B. Jassin dan Chairil Anwar. Pustaka Cerdas.
Yudiono, K. S. (2019). Pengantar sejarah sastra Indonesia. Grasindo.
Copyright (c) 2026 Sakinatul Walidain, Hertiza Amelia, Wannisa Hussobah, Emiaul Aeni, Rani Puspita Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
By submitting the article/manuscript of the article, the author(s) agree with this policy. No specific document sign-off is required.
License
The use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Author(s)' Warranties
The author warrants that the article is original, written by the stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).
User/Public Rights
Under the Creative Commons license, users are allowed to copy, distribute, display, and perform the work. Users will also need to attribute authors on distributing works in the journal and other media of publications. Unless otherwise stated, the authors are public entities as soon as their articles got published.
Rights of Authors
Authors retain all their rights to the published works, such as (but not limited to) the following rights;
- Copyright and other proprietary rights relating to the article, such as patent rights,
- The right to use the substance of the article in own future works, including lectures and books,
- The right to reproduce the article for own purposes,
- The right to self-archive the article,
- The right to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the article's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Co-Authorship
If the article was jointly prepared by more than one author, any authors submitting the manuscript warrants that he/she has been authorized by all co-authors to be agreed on this copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this policy. The journal will not be held liable for anything that may arise due to the author(s) internal dispute. The journal will only communicate with the corresponding author.
Royalties
Being an open accessed journal and disseminating articles for free under the Creative Commons license term mentioned, author(s) aware that the journal entitles the author(s) to no royalties or other fees.
Miscellaneous
The article will be published in the journal if the article’s editorial process is successfully completed. The editors may modify the article to a style of punctuation, spelling, capitalization, referencing, and usage that deems appropriate. The author acknowledges that the article may be published so that it will be publicly accessible and such access will be free of charge for the readers.











