Sjuzet dan Fabula dalam Cerpen “Wiro Seledri” karya GM Sudarta

  • Dheva Nur Sekti Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen, Indonesia
  • Prissilia Prahesta Waningyun Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen, Indonesia
Keywords: sjuzet, fobula, defamiliarisasi, cerpen Wiro Seledri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran sjuzet dan fabula dalam cerpen "Wiro Seledri" karya GM Sudarta. Cerpen yang pertama kali dimuat di harian Kompas pada 10 Juli 2011 ini mengangkat kisah Mbah Wiro Seledri, seorang eks tahanan politik korban peristiwa 1965-1966 yang tinggal di gubuk bambu dekat rel kereta. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Objek penelitian adalah cerpen "Wiro Seledri" dengan teknik pengumpulan data baca, simak, dan catat. Data divalidasi berdasarkan kesesuaian dengan teori dan objek, kemudian dianalisis dengan mengkaji sjuzet dan fabula berdasarkan teori naratologi struktural dari Shklovsky, Tomashevsky, dan Mieke Bal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fabula cerpen ini terdiri atas 14 peristiwa kronologis yang tersusun secara linear dan kausal, dimulai dari masa muda Mbah Wiro sebagai petani kaya hingga kematiannya yang disengaja di rel kereta. Sementara itu, sjuzet ditemukan dalam 8 unit penyajian yang disusun secara non-linear dengan pola in medias res (pembukaan kematian), flashback bertahap, flashback besar yang mencakup masa lalu 40-50 tahun, foreshadowing, dan struktur melingkar. Perbedaan antara fabula dan sjuzet menciptakan efek misteri, ironi dramatis, dan defamiliarisasi terhadap narasi sejarah resmi. Manipulasi sjuzet berhasil menggeser fokus pembaca dari pertanyaan "apa yang terjadi?" menjadi "mengapa hal itu terjadi?", sehingga pembaca tidak sekadar menerima informasi faktual tetapi diajak merenungkan makna di balik tragedi kemanusiaan 1965-1966. Keberhasilan struktur naratif cerpen ini sangat ditentukan oleh pengolahan sjuzet yang kreatif, bukan hanya dari kekuatan fabula semata

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bal, M. (2017). Introduction to the theory of narrative (4th ed.). University of Toronto Press.

Chatman, S. (1978). Story and discourse: Narrative structure in fiction and film. Cornell University Press.

Fludernik, M. (2009). An introduction to narratology. Routledge.

Genette, G. (1980). Narrative discourse: An essay in method (J. E. Lewin, Trans.). Cornell University Press.

Herman, D. (2002). Story logic: Problems and possibilities of narrative. University of Nebraska Press.

Iser, W. (1978). The act of reading: A theory of aesthetic response. Johns Hopkins University Press.

Karuniawan, D. Y., Suyatno, & Yuniseffendri. (2025). Narasi futuristik lingkungan dalam novel Cerita Bumi Tahun 2683 karya Aesna. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 227–238.

Kristeva, J. (1980). Desire in language: A semiotic approach to literature and art (T. Gora, A. Jardine, & L. S. Roudiez, Trans.). Columbia University Press.

May, C. E. (1994). The short story: The reality of artifice. Twayne Publishers.

Nurgiyantoro, B. (2002). Teori pengkajian fiksi. Gadjah Mada University Press.

Rimmon-Kenan, S. (2002). Narrative fiction: Contemporary poetics (2nd ed.). Routledge.

Riyanto, B. (2025). Efektivitas fabula-sjuzet membentuk defamiliarisasi dalam kumpulan cerpen penulis Sumut Pasar Cerita Amaliun. Jurnal Ilmiah Korpus, 9(1), 139–148.

Shklovsky, V. (1965). Art as technique. In L. T. Lemon & M. J. Reis (Eds.), Russian formalist criticism: Four essays (pp. 3–24). University of Nebraska Press. (Original work published 1917)

Sudarta, G. M. (2011, Juli 10). Wiro seledri. Kumpulan Cerpen Kompas. Dikutip pada 16 April 2026, dari https://cerpenkompas.wordpress.com/2011/07/10/wiro-seledri/

Teeuw, A. (1984). Sastra dan ilmu sastra: Pengantar teori sastra. Pustaka Jaya.

Tomashevsky, B. (1965). Thematics. In L. T. Lemon & M. J. Reis (Eds.), Russian formalist criticism: Four essays (pp. 66–95). University of Nebraska Press.

Wellek, R., & Warren, A. (1949). Theory of literature. Harcourt, Brace and Company.

Published
2026-06-29
How to Cite
Nur Sekti, D., & Waningyun, P. P. (2026). Sjuzet dan Fabula dalam Cerpen “Wiro Seledri” karya GM Sudarta. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 2734-2746. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.3820
Section
Articles