Novel Indonesia Modern (1945–2000) dan Warisan Kolonial: Analisis Poskolonial terhadap Identitas dan Budaya

  • Agni Lorensia Sihombing Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Zaskia Ananta Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nazwa Desilhan Maha Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Arnila Pili Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Annarha Nayla Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Fadhylah Zaini Pardede Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Atika Wasilah Sipayung Universitas Negeri Medan, Indonesia
Keywords: novel Indonesia modern, poskolonial, identitas budaya, warisan kolonial, sastra Indonesia

Abstract

Artikel ini membahas representasi warisan kolonial dalam novel Indonesia modern
periode 1945–2000 melalui pendekatan poskolonial. Fokus penelitian diarahkan pada
konstruksi identitas, budaya, resistensi, dan relasi kuasa yang muncul dalam karya sastra
Indonesia modern. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan
pendekatan studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah dan karya sastra
Indonesia yang relevan dengan kajian poskolonial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
novel Indonesia modern tidak hanya merepresentasikan pengalaman kolonial, tetapi juga
memperlihatkan proses negosiasi identitas bangsa pascakolonial melalui konsep hibriditas,
mimikri, subaltern, dan resistensi budaya. Warisan kolonial masih tampak dalam sistem sosial,
pendidikan, budaya, hingga relasi kelas yang direpresentasikan dalam tokoh dan alur cerita
novel. Selain itu, sastra Indonesia modern menjadi media kritik terhadap dominasi kolonial
sekaligus sarana pembentukan identitas nasional Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Astuti, N. D. (2024). Dominasi kolonial terhadap subaltern dalam novel Rasina karya Iksaka Banu dan pemanfaatannya sebagai alternatif materi menulis resensi dari novel Indonesia. Repository Universitas Jember. https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/128304

Fauzi, M. A. (2024). Jejak poskolonial dalam novel William karya Risa Saraswati. Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 8(2). https://lingua.jurnal.unej.ac.id/index.php/LF/article/view/43839

Putri, A. N. (2024). Modernity of women subject in Cantik Itu Luka: A postcolonial feminist study. Mozaik Humaniora, 24(1). https://e-journal.unair.ac.id/MOZAIK/article/view/48797

Rohmah, N. (2024). Emansipasi: Konstruksi identitas dalam kuasa negara dan agama, kajian poskolonial terhadap novel Ronggeng Dukuh Paruk. SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, 25(1). https://semiotika.jurnal.unej.ac.id/index.php/SEMIOTIKA/article/view/53586

Sari, D. P., & Hidayat, A. (2023). Diskriminasi pada masa kolonialisme Belanda dan Jepang dalam novel Bumi Manusia dan Perburuan. Jurnal Pendidikan dan Bahasa Sastra Indonesia, 5(2). https://jfe.ppj.unp.ac.id/index.php/jfe/article/view/160

Wahyuni, S. (2024). Subaltern dalam novel Perempuan yang Mendahului Zaman: Kajian poskolonial Gayatri Spivak. Wahana Literasi, 6(1). https://ojs.unm.ac.id/wahanaliterasi/article/view/62117

Wulandari, R., Sugono, D., & Syamsudin, O. R. (2024). Dominasi Eropa dan resistensi pribumi dalam novel Rasina karya Iksaka Banu (Kajian poskolonial). Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 7(1). https://doi.org/10.30998/diskursus.v7i1.23860

Published
2026-08-20
How to Cite
Sihombing, A. L., Ananta, Z., Maha, N. D., Pili, A., Nayla, A., Pardede, F. Z., & Sipayung, A. W. (2026). Novel Indonesia Modern (1945–2000) dan Warisan Kolonial: Analisis Poskolonial terhadap Identitas dan Budaya. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3814-3819. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3776
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)