Citra Perempuan Pekerja dalam Drama "Marsinah Menggugat" Karya Ratna Sarumpaet: Kajian Feminisme Sosialis

  • Kristina Magdalena Sinambela Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
  • Nova Simatupang Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
  • Saudur Ignasia Sinaga Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
  • Wina Gresia Lumban Gaol Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia

Abstract

Naskah drama Marsinah Menggugat karya Ratna Sarumpaet merupakan salah satu karya sastra monumental yang vokal dalam menyuarakan penindasan terhadap kaum marginal pada masa pemerintahan Orde Baru. Penelitian ini bertujuan untuk membongkar konstruksi citra perempuan pekerja dan mekanisme penindasan multidimensional yang dialami tokoh Marsinah melalui kacamata Feminisme Sosialis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif-analitis dengan pendekatan Kritik Sastra Feminisme Sosialis. Sumber data primer berupa fragmen dialog, monolog, dan petunjuk panggung (stage directions) dalam naskah drama yang dikumpulkan melalui teknik simak-catat dan close reading. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra perempuan pekerja dalam naskah ini dikonstruksikan sebagai medan tempur ideologis di mana kapitalisme dan patriarki publik (negara/militer) saling berkelindan. Penindasan terhadap Marsinah berakar pada eksploitasi tubuh dan pengabaian hak reproduksi demi akumulasi modal. Namun, melalui estetika teater dan ruang liminal, Ratna Sarumpaet berhasil mendekonstruksi stereotip perempuan "lemah" menjadi "subjek politik yang menggugat" (agensi perlawanan). Kematian Marsinah ditransformasikan dari sekadar data kriminal menjadi simbol perlawanan kultural (counter-memory) dan kritik universal terhadap dehumanisasi globalisasi neoliberal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa citra Marsinah adalah representasi Pahlawan Proletar Modern yang menolak menjadi sekadar komoditas pasar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, M. Z. (2022). Nilai moral karya sastra sebagai alternatif pendidikan karakter (Novel Amuk Wisanggeni karya Suwito Sarjono). Jurnal Bahasa dan Sastra, 3(1), 1–7.

Damayanti, N., & Saputro, D. H. (2017). Profesi public relations di Indonesia dalam kajian gender. Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 16(1), 27–42. https://doi.org/10.32509/wacana.v16i1.13

Dhiyaa, I. T. (2021). Feminisme dan kebebasan perempuan Indonesia dalam filosofi. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(3), 212. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i3.31115

Irawan, N., Mubarak, Z. H., & Universitas Putera Batam. (2025). Pengajaran kritik sastra feminis (Feminist literary criticism) guna meningkatkan kesadaran akan kesetaraan gender pada generasi. Jurnal Puan Indonesia, 7(1), 103–110.

Khuza’i, M. (2012). Problem definisi gender: Kajian atas konsep nature dan nurture. Kalimah, 11(1), 102–114. https://doi.org/10.21111/klm.v11i1.486

Meylawati, N. I., & Supriatna, N. (2023). Feminisme sosialis: Gerakan Clara Zetkin dalam perjuangan identitas dan kelas perempuan di Jerman (1891–1917). Jurnal UPI, 245–256.

Putri, R., & Boeriswati, E. (2018). Hegemoni patriarki publik terhadap tokoh perempuan dalam novel Hanauzumi karya Junichi Watanabe. Indonesian Language Education and Literature, 4(1), 62–74. https://doi.org/10.24235/ileal.v4i1.2571

Rohtama, Y., Murtadlo, A., & D, D. (2018). Perjuangan tokoh utama dalam novel Pelabuhan Terakhir karya Roidah: Kajian feminisme. Jurnal Ilmu Budaya, 2(3), 221–232.

Suhada, D. N. (2021). Feminisme dalam dinamika perjuangan kesetaraan gender di Indonesia. Indonesian Journal of Sociology, Education, and Development, 3(1), 15–27. https://doi.org/10.56393/ijsed.v3i1.42

Wijaya, I. Y., & Loviona, L. P. (2021). Kapitalisme, patriarki, dan globalisasi: Menuju langgengnya kekerasan berbasis gender online. Jurnal Wanita dan Keluarga, 2(1), 52–64.

Published
2026-07-16
How to Cite
Sinambela, K. M., Simatupang, N., Sinaga, S. I., & Gaol, W. G. L. (2026). Citra Perempuan Pekerja dalam Drama "Marsinah Menggugat" Karya Ratna Sarumpaet: Kajian Feminisme Sosialis. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3007-3013. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3516
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)