Penggunaan Umpatan sebagai Strategi Pragmatik dalam Interaksi Kelompok Sebaya pada Dewasa Awal

  • Suhfi Albab Universitas Indraprasta PGRI
  • Restoeningroem Universitas Indraprasta PGRI
  • Kasmanah Universitas Indraprasta PGRI
  • Thea Umbarasari Universitas Pamulang
  • Rani Noviyanti Universitas Indraprasta PGRI
  • Dery Purnama Saefudin Universitas Indraprasta PGRI
Keywords: pragmatik, tindak tutur, umpatan, kelompok sebaya, strategi komunikasi

Abstract

Penggunaan kata umpatan dalam interaksi kelompok sebaya merupakan fenomena kebahasaan yang menarik karena tidak selalu dimaksudkan untuk menyinggung orang lain, melainkan sering berfungsi sebagai strategi komunikasi pragmatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kata umpatan digunakan oleh mahasiswa dalam konteks bercanda, saling menggoda, dan mengekspresikan emosi, serta implikasinya terhadap pola interaksi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan analisis pragmatik yang berlandaskan Teori Tindak Tutur (Speech Act Theory) dan fungsi-fungsi pragmatik. Data dikumpulkan melalui kuesioner semi-terstruktur yang telah divalidasi oleh para ahli dan diuji coba sebelumnya, dengan melibatkan empat responden perempuan dalam satu kelompok pertemanan. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan pengodean terbuka, aksial, dan selektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata umpatan seperti “bego,” “anjir,” dan “goblok” berfungsi untuk membangun kedekatan, menegaskan solidaritas, menciptakan humor, dan mengelola emosi, dengan makna yang bergantung pada konteks sosial. Temuan ini menegaskan bahwa kata umpatan dapat menjadi strategi komunikasi yang positif di antara teman dekat, meskipun tetap dianggap tidak sopan dalam situasi formal. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan bagi pendidik, orang tua, dan peneliti bahasa mengenai fungsi sosial kata umpatan dalam komunikasi remaja serta pentingnya memahami konteks dan dinamika kelompok dalam penggunaan bahasa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alghazo, S., Zemmour, S., Al Salem, M. N., & Alrashdan, I. (2021). A cross-cultural analysis of the speech act of congratulating in Kabyle and Jordanian Arabic. Ampersand, 8, 100075. https://doi.org/10.1016/j.amper.2021.100075

Anggraeni, A. (2019). Identitas Gender dalam Penggunaan Kata-Kata Tabu Bahasa Jawa di Jawa Timur. Deskripsi Bahasa, 2(1), 68–75. https://doi.org/10.22146/db.v2i1.345

Anggreni, L. S., Nugroho, R. A., Luthfi, H. S., Kresna, I. M., & Santoso, T. B. (2019). Penggunaan kata umpatan di Twitter berdasarkan gender di pilkada Sumatera Utara 2018. Jurnal Kajian Komunikasi, 7(1), 121. https://doi.org/10.24198/jkk.v7i1.18447

Asmoroningtyas, B. (2020). STRATEGI KETIDAKSANTUNAN POSITIF DALAM ACARA TALKSHOW BROWNIS TRANS TV. Nuansa Indonesia, 22(2), 118. https://doi.org/10.20961/ni.v22i2.46110

Baking, A. N. S. S., & Sajarwa, S. (2023). TEKNIK DAN FUNGSI PENERJEMAHAN KATA UMPATAN PADA NOVEL RIḤLAH ILĀ ALLĀH. Adabiyyāt: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 7(1), 23–40. https://doi.org/10.14421/ajbs.2023.07012

Dalima, D., & Yulianti, E. (2023). Analisa Persepsi Interpersonal Karyawan PT Minu Garment Sukses Pada Penggunaan Kata Umpatan Korea. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 8(10), 6132–6138. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v8i10.13832

Hidayat, M. S. B., Jumriyah, J., Agus Santoso, N. C., & Masduki, D. (2025). Socio-Cultural Contrastive Study In The Expression Of Swear Words Between Ethnic Indonesians And Ethnic Arabs Based On Sociolinguistic Analysis. Journal of Arabic Literature (JaLi), 6(2), 71–80. https://doi.org/10.18860/jali.v6i2.32705

Husain, W., Wasif, S., & Fatima, I. (2023). Profanity as a Self-Defense Mechanism and an Outlet for Emotional Catharsis in Stress, Anxiety, and Depression. Depression Research and Treatment, 2023, 1–10. https://doi.org/10.1155/2023/8821517

Husna, M. (2024). Cok dan Anjir: Studi Kasus Diksi Umpatan Siswa dalam Komunikasi Sehari-Hari di Madrasah menurut Perspektif Al-Qur’an. PenaEmas, 2(2), 420–434. https://doi.org/10.64688/jpe.v2i2.31

I Made, B. S., & Meidariani, N. W. (2025). Makna Kata Umpatan Bahasa Jepang Kisama dan Temee dalam Anime Jojo no Kimyouna Bouken. AYUMI : Jurnal Budaya, Bahasa Dan Sastra, 11(2), 155–172. https://doi.org/10.25139/ayumi.v11i2.8779

Ibda, H. (2019). Penggunaan Umpatan Thelo, Jidor, Sikem, Sikak Sebagai Wujud Marah Dan Ekspresi Budaya Warga Temanggung. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 8(2), 172. https://doi.org/10.26499/rnh.v8i2.1293

Jay, T., & Janschewitz, K. (2008). The pragmatics of swearing. Journal of Politeness Research. Language, Behaviour, Culture, 4(2). https://doi.org/10.1515/JPLR.2008.013

Khoiruddin, M. H. (2024). Penggunaan Disfemisme pada Film “Yowis Ben Finale.” CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics), 10(1), 64. https://doi.org/10.30872/calls.v10i1.13626

Laksita, T. P., Amilia, F., & Mijianti, Y. (2025). PENGGUNAAN UMPATAN PADA PLAYER GAME MOBILE LEGENDS. Bastra: Bahasa dan Sastra, 10(2), 347–355. https://doi.org/https://doi.org/10.36709/bastra.v10i2.898

Mulyasari, T., Burhanuddin, B., & Sirulhaq, A. (2022). Penggunaan Eufemisme dalam Harian Kompas Rubrik Politik dan Hukum. Jurnal Bastrindo, 3(1), 80–88. https://doi.org/10.29303/jb.v3i1.374

Nuratikah, H., Supriyadi, & Ntelu, A. (2025). Umpatan dalam Bahasa Jawa Tondano para Pedagang di Pasar Yosonegoro Limboto Barat: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 2966–2977. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1689

Octavia, N., Lukmana, I., & Bachari, A. D. (2021). Euphemisms in Conversations about Bullying Issues: A Study of Politeness. Fifth International Conference on Language, Literature, Culture, and Education (ICOLLITE 2021), Bandung, Indonesia. https://doi.org/10.2991/assehr.k.211119.083

Pelet, M. N. M., Sarudin, A., Megat, M., & Romli, M. F. (2025). Unsur Eufemisme dalam Peribahasa Masyarakat Peribumi Orang Asli: Euphemism Elements in the Proverbs of the Indigenous People. International Journal of Language Education and Applied Linguistics, 15(1), 52–62. https://doi.org/10.15282/ijleal.v15i1.11355

Prasetyo, D., Manik, T. S., & Riyanti, D. (2021). PEMANFAATAN MUSEUM SEBAGAI OBJEK WISATA EDUKASI. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 15(01), 1–11. https://doi.org/10.47256/kepariwisataan.v15i01.146

Ratnasari, R., Hayati, E. N., & Bashori, K. (2021). Self Disclosure Media Sosial pada Fase Kehidupan Dewasa Awal. Jurnal Diversita, 7(2), 141–147. https://doi.org/10.31289/diversita.v7i2.4511

Saefudin, D. P., Mulyadi, M., & Santosa, P. P. P. (2023). The Analysis of Flouting Maxim in the @Pepekomik comic strip. SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education, 4(2), 367–379. https://doi.org/10.35961/salee.v4i2.764

Saefudin, D. P., Nurani, S., Puadah, A., & Kartono, K. (2025). Deconstructing Messages in Comic Strips on the Instagram Account Komik Grontol: A Semiotic Analysis of Roland Barthes. Channing: Journal of English Language Education and Literature, 10(1), 20–29. https://doi.org/10.30599/y8g5k595

Satiti, S. D., & Ma’shumah, N. K. (2021). Penggunaan Umpatan pada Siswa Sekolah Dasar di Kudus. Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa, 9(1), 68–83. https://doi.org/10.15294/sutasoma.v9i1.46162

Setiawan, S., & Ms., F. (2018). Swear Words among Males: The Social Functions and Pragmatic Meanings. Proceedings of the 2nd Social Sciences, Humanities and Education Conference: Establishing Identities through Language, Culture, and Education (SOSHEC 2018). 2nd Social Sciences, Humanities and Education Conference: Establishing Identities through Language, Culture, and Education (SOSHEC 2018), Surabaya, Indonesia. https://doi.org/10.2991/soshec-18.2018.71

Shelley, A. R., McCarthy Veach, P., LeRoy, B., & Redlinger‐Grosse, K. (2020). A Systematized review of experiences of individuals in Arnett’s emerging adulthood stage who live with or are at‐risk for genetic conditions. Journal of Genetic Counseling, 29(6), 1059–1080. https://doi.org/10.1002/jgc4.1238

Stapleton, K., & Beers Fägersten, K. (2023). Editorial: Swearing and interpersonal pragmatics. Journal of Pragmatics, 218, 147–152. https://doi.org/10.1016/j.pragma.2023.10.009

Published
2026-02-05
How to Cite
Albab, S., Restoeningroem, R., Kasmanah, K., Umbarasari, T., Noviyanti, R., & Saefudin, D. P. (2026). Penggunaan Umpatan sebagai Strategi Pragmatik dalam Interaksi Kelompok Sebaya pada Dewasa Awal. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(1), 508-516. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/3072
Section
Articles