Representasi Mitos Budaya dalam Novel Paya Nie Karya Ida Fitri: Kajian Semiotika Roland Barthes

  • Irma Anugrah Aulia Universitas Negeri Makassar
  • Andi Karman Universitas Negeri Makassar
  • Aslan Abidin Universitas Negeri Makassar
Keywords: semiotika Roland Barthes, mitos budaya, sastra Aceh, Paya Nie, representasi budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi mitos budaya lokal dalam novel Paya Nie karya Ida Fitri dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Novel ini mengangkat realitas kehidupan perempuan Aceh di tengah konflik berkepanjangan sekaligus merefleksikan nilai-nilai budaya melalui narasi mitos dan simbol-simbol tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka melalui pembacaan intensif terhadap novel dan pencatatan kutipan-kutipan yang memuat unsur mitos budaya. Data dianalisis berdasarkan konsep makna denotatif, konotatif, dan mitos sebagaimana dikemukakan oleh Barthes untuk mengungkap lapisan makna ideologis yang tersembunyi di balik tanda-tanda dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos dalam novel tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetika cerita, tetapi juga sebagai sistem makna yang membentuk cara pandang masyarakat terhadap alam, penyakit, kematian, relasi sosial, dan peran perempuan dalam budaya Aceh. Simbol-simbol seperti ritual di rawa, figur buaya penjaga wilayah, kepercayaan terhadap gangguan gaib, penggunaan bawang putih sebagai penangkal, mitos tujuh kembaran, hingga cerita tentang tumbal menunjukkan bagaimana mitos menaturalisasi ideologi budaya sehingga diterima sebagai kebenaran sosial. Selain itu, representasi mitos juga menyiratkan kritik terhadap realitas sosial, terutama penderitaan perempuan dalam budaya patriarkal dan konflik bersenjata. Melalui analisis ini, dapat disimpulkan bahwa novel Paya Nie tidak hanya merepresentasikan konflik Aceh secara historis, tetapi juga menjadi medium pelestarian budaya lokal dan refleksi identitas masyarakat Aceh dalam konteks sosial yang kompleks. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian sastra berbasis semiotika budaya serta membuka ruang pembacaan kritis terhadap relasi antara sastra, mitos, dan ideologi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akhiruddin, A., Ashlah, L. N., Karman, A., Sehe, S., & Yusuf, A. B. (2024). Analisis makna konotasi pada lirik lagu “Tenang” oleh Yura Yunita (Kajian Semantik). DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 4(2), 197-203. https://doi.org/10.53769/deiktis.v4i2.758

Amelia, A., Hawa, M.(2025). Analisis Psikologi Sastra dan Nilai-nilai Pendidikan dalam Novel Paya Nie Karya Ida Fitri. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran (Vol. 3, No. 1, pp. 646-651).

Amir, J., Ridwan, R., & Ratih, R. (2025). Eksplorasi Tindak Tutur dalam Novel Paya Nie Karya Ida Fitri: Kajian Pragmatik. Gurindam: Jurnal Bahasa dan Sastra, 5(1), 1-13. http://dx.doi.org/10.24014/gjbs.v5i1.36928

Efendi, E., Siregar, I. M., & Harahap, R. R. (2024). Semiotika tanda dan makna. Da'watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(1), 154-163. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v4i1.3329

Faizah, D. A. (2024). Representasi Alam dan Lingkungan pada Cerita Jagapati Bumi sebagai Media Edukasi Ekologis bagi Remaja. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 433-450. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.17248

Fitri, Ida. (2025). Paya Nie. Tanggerang Selatan: CV. Margin Kiri.

Hermawati, A. (2025). Pelestarian Budaya Apitan Untuk Memperkuat Identitas Nasional (Doctoral dissertation, Universitas Ivet).

Kembaren, M. M., Nasution, A. A., & Lubis, M. H. (2020). Cerita rakyat Melayu sumatra utara berupa mitos dan legenda dalam membentuk kearifan lokal masyarakat. Rumpun Jurnal Persuratan Melayu, 8(1), 1-12.

Kevinia, C., Aulia, S., & Astari, T. (2022). Analisis Teori Semiotika Roland Barthes Dalam Film Miracle in Cell No. 7 Versi Indonesia. COMMUSTY Journal of Communication Studies and Society, 1(2), 38-43. https://doi.org/10.38043/commusty.v1i2.4082

Larasati, E., & Indriyani, J. G. (2022). Representasi Pesan Moral dalam Film Pendek Lamun Sumelang (Kajian Semiotika Roland Barthes). KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra), 6(2), 16-26. https://doi.org/10.33479/klausa.v6i2.589

Nurfebrianti, N. W., & Raharjo, R. P. (2024). PENANDA MISTIS DALAM NOVEL SEWU DINO KARYA SIMPLEMAN: KAJIAN SEMIOTIK ROLAND BARTHES. BAPALA, 11(03), 50-61.

Pamungkas, B. A., & Indrawan, A. A. G. A. (2021). Logo sebagai Media Komunikasi Teknologi Analisis Semiotika pada Logo Meta. Jurnal SASAK: Desain Visual dan Komunikasi, 3(2), 67-74. https://doi.org/10.30812/sasak.v3i2.1696

Pelawi, A. B., Hasanah, A., Sianturi, N. D. K., Amanda, R., & Hutapea, R. (2025). Mengungkap Mitos Budaya: Guro-Guro Aron Imka di Unimed 2025 Melalui Lensa Semiotika Roland Barthes. CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 2(2), 807-814. https://doi.org/10.62710/cfp14x67

Putri, C. F., & Hikam, A. I. (2025). Representasi Budaya pada Novel Arah Langkah Karya Fiersa Besari: Kajian Semiotika Roland Barthes. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(3), 157-173. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i3.1846

Putri, R. Y. N. R., & Santoso, B. (2025). Analisis Makna pada Bento sebagai Komunikasi Nonverbal dalam Film Bento Harassment Melalui Teori Semiotika Roland Barthes. KIRYOKU, 9(1), 304-318. https://doi.org/10.14710/kiryoku.v9i1.304-318

Pranasuta, M. W., & Sudikan, S. Y. (2023). Makna Tanda dalam Novel Gajah Mada Hamukti Moksa Karya Langit Kresna Hariadi (Kajian Semiotika Roland Barthes). Jurnal Sapala, 10(2), 231-243.

Rosmana, T. (2010). Mitos dan nilai dalam cerita rakyat masyarakat Lampung. Patanjala: Journal of Historical and Cultural Research, 2(2), 191-206. https://doi.org/10.30959/patanjala.v2i2.215

Sinaga, Y. C., Cyntia, S., Komariah, S., & Barus, F. L. (2021). ANALISIS MAKNA DENOTASI DAN KONOTASI PADA LIRIK LAGU “CELENGAN RINDU” KARYA FIERSA BESARI. Metabasa: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajaran, 3(1). https://doi.org/10.37058/mbsi.v3i1.3510

Talani, N. S., Kamuli, S., & Juniarti, G. (2023). Problem tafsir semiotika dalam kajian media dan komunikasi: Sebuah tinjauan kritis. Bricolage: Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 9(1), 103-116. http://dx.doi.org/10.30813/bricolage.v9i1.3407

Wahyudin, A., Hardian, A., & Ekowati, S. (2025). Makna Pesan Tersembunyi Dalam Film “Siksa Kubur”(Analisis Semiotika Roland Barthes). AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 5(2), 1015-1028. https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i2.6989

Wati, T. W. T., & Ikmaliani, D. S. (2022). Representasi makna denotasi dan konotasi dalam lirik lagu Kun Fayakun (Analisis semiotika Roland Barthes). Alibbaa': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 3(1), 73-102. https://doi.org/10.19105/ajpba.v3i1.5172

Weisakurnia, B. F. (2017). Representasi Pesan Moral dalam Film Rudy Habibie Karya Hanung Bramantyo (Analisis Semiotika Roland Barthes). Jurnal Ilmu Komunikasi FISIP, Universitas Riau, 4(1).

Published
2026-01-20
How to Cite
Anugrah Aulia, I., Karman, A., & Abidin, A. (2026). Representasi Mitos Budaya dalam Novel Paya Nie Karya Ida Fitri: Kajian Semiotika Roland Barthes. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(1), 129-141. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/2963
Section
Articles