Representasi Narasi Sejarah dan Nilai Budaya Bugis-Makassar pada Situs Sejarah: Analisis Deskriptif Kunjungan Lapangan Mahasiswa

  • Jing Chunlu Universitas Hasanuddin
  • Indarwati Indarwati Universitas Hasanuddin
  • Chen Hong Universitas Hasanuddin
  • Xu Xinlei Universitas Hasanuddin
  • Sun Jingyuan Universitas Hasanuddin
  • Cui Xinyue Universitas Hasanuddin
  • Ding Ruixin Universitas Hasanuddin
  • Shen Yiang Universitas Hasanuddin
Keywords: Situs sejarah, narasi sejarah, nilai budaya, kunjungan lapangan, pendidikan budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi narasi sejarah dan transmisi nilai budaya Bugis-Makassar pada empat situs sejarah utama di Makassar, yaitu Makam Raja-Raja Tallo, Balla Lompoa, Benteng Somba Opu, dan Benteng Rotterdam. Melalui sudut pandang kunjungan lapangan mahasiswa, penelitian ini mengevaluasi efektivitas artikulasi memori kolektif di tengah arus pengembangan pariwisata komersial. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif in situ, wawancara mendalam terhadap 12 informan (pemandu, pengelola, dan masyarakat), serta studi dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situs-situs tersebut merupakan "wadah hidup" yang memuat memori kekuasaan lokal, budaya kekerabatan, dan perlawanan kolonial. Namun, ditemukan adanya gejala distorsi narasi berupa penyederhanaan konten edukasi dan penghilangan makna filosofis pada pertunjukan budaya demi menyesuaikan ritme pariwisata. Mahasiswa pertukaran cenderung lebih sensitif terhadap kelengkapan narasi sejarah dibandingkan pengunjung umum, di mana intervensi komersial yang berlebihan terbukti melemahkan suasana imersif ruang sejarah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi sejarah melalui standardisasi konten penjelasan dan pembatasan zona komersial sangat krusial untuk menjaga otentisitas nilai budaya. Implikasi penelitian ini merekomendasikan integrasi narasi situs sejarah ke dalam materi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal untuk menjamin keberlanjutan warisan budaya bagi generasi mendatang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardi Widjaja, R., & Antariksa, B. (2022). Pengelolaan Tinggalan Arkeologi: Kegiatan Pelestarian Sebagai Daya Tarik Wisata. Purba Widya: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi, 11(2), 153–164. https://doi.org/10.55981/purbawidya.2022.75

Disbudpar Sulsel. (2024). Laporan Pengelolaan Warisan Sejarah Makassar 2024 [R]. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Hidayah, N., & Sani, A. (2021). Strategi Pemertahanan Nilai Budaya Bugis-Makassar Melalui Literasi Sejarah di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 21(1), 45–58. https://doi.org/10.17509/bs_jpbs.v21i1.33452

Latif, A. N. K. (2025). Market Potential of Marine Heritage Trails in Indonesia: Insights from Wakatobi, Sulawesi [C]. Proceedings of the 5th International Conference on Local Culture, Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-102-3_25

Muliadi, A., & Lukman, L. (2020). Analisis Semiotika pada Ornamen Makam Raja-Raja Tallo: Sebuah Tinjauan Historis-Pedagogis. Lembaran Sejarah, 16(2), 112–128. https://doi.org/10.22146/ls.56789

Nur, M., & Rahman, A. (2019). Integrasi Cagar Budaya Balla Lompoa dalam Pembelajaran Sejarah Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 2(1), 30–44. https://doi.org/10.17977/um033v2i1p30-44

Parnwell, M. (Ed.). (2013). Heritage Tourism in Southeast Asia [M]. Honolulu: University of Hawai'i Press.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. (2020). Rencana Pengembangan Pariwisata Budaya Provinsi Sulawesi Selatan 2020–2025 [S]. Makassar: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Ramli, M., & Syarifuddin, S. (2023). Komodifikasi Budaya Dalam Pertunjukan Tari Tradisional di Situs Sejarah Sulawesi Selatan. Jurnal Budaya Nusantara, 6(2), 89–101. https://doi.org/10.36456/b.nusantara.v6i2.7123

Sari, D. P., & Wahyuni, S. (2022). Representasi Identitas Kultural Mahasiswa Melalui Kunjungan Lapangan di Situs Cagar Budaya. Jurnal Literasi Budaya, 4(3), 210–225. https://doi.org/10.21831/jlb.v4i3.45678

Utami, T., & Pratama, R. (2018). Efektivitas Narasi Sejarah Pada Papan Informasi di Benteng Rotterdam Makassar. Jurnal Komunikasi Budaya, 5(1), 12–25. https://doi.org/10.26623/jkb.v5i1.1234

Zulfikar, F. (2024). Model Konstruksi Identitas Digital: Analisis Sikap Bahasa Generasi Z terhadap Penggunaan Code-Switching di Media Sosial (Disertasi, Universitas Hasanuddin).

Published
2026-04-02
How to Cite
Jing Chunlu, L., Indarwati, I., Chen Hong, Xu Xinlei, Sun Jingyuan, Cui Xinyue, Ding Ruixin, & Shen Yiang. (2026). Representasi Narasi Sejarah dan Nilai Budaya Bugis-Makassar pada Situs Sejarah: Analisis Deskriptif Kunjungan Lapangan Mahasiswa. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 1075-1082. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.2805
Section
Articles