Filosofi Belajar dalam Budaya Melayu Riau: Studi Pustaka atas Konsep Budi dan Pewarisan Pengetahuan

  • Hasnah Faizah Universitas Riau
  • Nazhifa Fadila Uinversitas Riau
  • El Firdausia Yahfis Universitas Riau
Keywords: Filosofi, Budaya Melayu Riau, Konsep Budi, Pewarisan Pengetahuan Lokal

Abstract

Penelitian filosofi belajar dalam budaya Melayu Riau fokus pada konsep budi sebagai landasan etika pembelajaran dan mekanisme pewarisan pengetahuan lokal (tradisi lisan, pantun, adat, keluarga, dan lembaga adat). Budaya Melayu Riau kaya nilai-nilai lokal yang mencerminkan cara memandang kehidupan masyarakatnya. Salah satu nilai utamanya adalah konsep budi yang memiliki makna lebih dari sekadar akal atau etika. Budi juga Merujuk pada kearifan dalam bertindak dan berperilaku. Data penelitian ini berupa informasi yang diperoleh dari teks-teks klasik Melayu Riau serta berbagai sumber tertulis lainnya, seperti buku, artikel jurnal. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka dengan melakukan analisis teks-teks klasik Melayu Riau. Temuan menunjukkan bahwa teks-teks klasik Melayu Riau tidak hanya menyimpan nilai estetika sastra, tetapi juga memuat filosofi belajar yang menekankan keseimbangan antara pengetahuan intelektual, pembentukan budi, serta penguatan identitas budaya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali Haji, R. (2003). Gurindam Dua Belas. Jakarta: Balai Pustaka.

Bot Genoot Schap. (2010). Hikayat Hang Tuah I. Jakarta: Pusat Bahasa, Kementerian Pendidikan Nasional.

Nazir, Moh. (2013). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Sabila, N., Safitri, D., & Sujarwo. (2025). Pelestarian Nilai Budaya Melalui Pendidikan Di Tengah Arus Globalisasi Preserving Cultural Values Through Education in the Midst of Globalization. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(4), 7641–7651. https://jicnusantara.com/index.php/jiic

Sirait, L. (2018). Revitalisasi Gurindam Dua Belas Karya Raja Ali Haji Sebagai Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal Etnis Melayu. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 8(1).

Sufa, D. P., Amir, A., & Gani, E. (2022). Pendidikan Budaya Dan Karakter Dalam Buku Pendidikan Budaya Melayu Riau Kelas Vii Smp. Jurnal Pendidikan (Teori Dan Praktik), 6(2), 87–93.

https://doi.org/10.26740/jp.v6n2.p87-93

Effendy, T. (1993). Kearifan Melayu: Budi dan Adab. Pekanbaru: Yayasan Pusaka Riau.

UNESCO. (2024). Browse the Lists of Intangible Cultural Heritage and the Register of good safeguarding practices. UNESCO Intangible Cultural Heritage. https://ich.unesco.org/en/lists

Waluyo, T., Fauziati, E., & Maryadi, M. (2023). Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Budaya Melayu di Sekolah Dasar Muhammadiyah Ukui: Suatu Pendekatan Esensialisme. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 16(1), 21–32. https://doi.org/10.32832/tawazun.v16i1.13808

Wikimedia Foundation. (n.d.). Karya: Syair Ken Tambuhan. https://ms.wikisource.org/wiki/Karya:Syair_Ken_Tambuhan, diakses pada 11 November 2025.

Published
2025-11-19
How to Cite
Hasnah Faizah, Fadila, N., & Yahfis, E. F. (2025). Filosofi Belajar dalam Budaya Melayu Riau: Studi Pustaka atas Konsep Budi dan Pewarisan Pengetahuan . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(4), 4797-4804. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/2466
Section
Articles