Fenomena Penurunan Bahasa Indonesia Baku di Kalangan Remaja: Faktor Sosial dan Media Sosial

  • Nurrahma Nurrahma Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Muh. Syukri Gaffar Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Sulistya Ningrum Sumari Universitas Negeri Makassar, Indonesia
Keywords: bahasa Indonesia baku, remaja, media sosial, code-switching, identitas budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena penurunan penggunaan Bahasa Indonesia baku di kalangan remaja Indonesia, dengan fokus pada faktor sosial dan pengaruh media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kajian pustaka dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka komprehensif (literature review) terhadap 50 publikasi ilmiah terkini (2018-2025) meliputi jurnal nasional dan internasional, laporan penelitian, dan publikasi resmi pemerintah terkait penggunaan bahasa pada remaja Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat faktor utama yang memengaruhi penurunan penggunaan Bahasa Indonesia baku, yaitu globalisasi dan dominasi bahasa asing, pengaruh platform media sosial, identitas dan ekspresi diri dalam kelompok sebaya, serta kurangnya pemahaman tentang pentingnya bahasa baku dalam konteks formal. Fenomena code-switching antara Bahasa Indonesia dan bahasa asing, terutama Bahasa Inggris, menjadi tren dominan dengan 78% remaja mengaku sering mencampurkan kedua bahasa dalam percakapan sehari-hari berdasarkan survei dari berbagai literatur. Adaptasi struktur kalimat dan kosakata baru yang tidak sesuai kaidah bahasa baku terjadi secara masif, dengan 85% konten media sosial remaja menggunakan bahasa non-baku. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengembangan strategi pendidikan bahasa yang memadukan kreativitas berbahasa dengan pemahaman pentingnya mempertahankan Bahasa Indonesia baku sebagai identitas nasional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. (2023). Pola Konsumsi Media Digital pada Generasi Z Indonesia. Jurnal Komunikasi dan Media, 15(2), 78-95.

Gunawan, R. (2023). Fenomena Memification Bahasa dalam Komunikasi Digital Remaja Indonesia. Jurnal Sosiolinguistik Kontemporer, 8(1), 112-130.

Hamid, F. (2022). Transformasi Identitas Linguistik Remaja dalam Era Digital. Jurnal Kajian Bahasa dan Budaya, 10(3), 215-233.

Hartanto, D. (2022). Kompetensi Bahasa Formal dalam Dunia Kerja: Perspektif Pemberi Kerja di Indonesia. Jurnal Manajemen SDM, 14(2), 175-190.

Kusuma, R. (2023). Simplifikasi Struktur Sintaksis dalam Komunikasi Digital Remaja Indonesia. Jurnal Linguistik Terapan, 12(1), 45-63.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Nurhayati, L. (2022). Metodologi Penelitian Kebahasaan Remaja: Pendekatan Gender dan Sosiokultural. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa, 11(2), 89-104.

Nurhasanah, S. (2023). Bahasa Micro-Content dalam Ekosistem Media Sosial Indonesia. Jurnal Komunikasi Digital, 7(1), 23-41.

Prasetyo, D. (2023). Register Confusion: Problematika Alih Kode dalam Konteks Formal dan Informal. Jurnal Sosiolinguistik Indonesia, 19(1), 67-82.

Pratama, B. (2022). Efisiensi Komunikasi dan Kreasi Kode Eksklusif dalam Bahasa Digital Remaja. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(3), 201-218.

Pratiwi, N. (2023). Pengembangan Instrumen Penelitian Bahasa Remaja di Era Media Sosial. Jurnal Linguistik Indonesia, 41(2), 156-173.

Rifai, A. (2022). Viralitas dan Akselerasi Leksikon Baru di Media Sosial Indonesia. Jurnal Bahasa dan Media, 9(1), 34-52.

Suhardi, B. (2021). Teori Akomodasi Komunikasi dalam Perkembangan Bahasa Remaja. Jurnal Linguistik dan Sastra, 16(1), 45-62.

Suryanto, A. (2023). Hibridisasi Sintaksis dalam Komunikasi Digital: Implikasi terhadap Perkembangan Bahasa Indonesia. Jurnal Linguistik Indonesia, 41(3), 289-305.

Wijaya, H. (2021). Code-Switching sebagai Strategi Proyeksi Identitas Kosmopolitan Remaja Indonesia. Jurnal Kajian Bahasa dan Komunikasi, 13(2), 123-141.

Widodo, S. (2021). Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Pola Penggunaan Bahasa Indonesia di Kalangan Remaja. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 20(2), 178-195.

Widodo, S. (2023). Korelasi Kemampuan Berbahasa Formal dengan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Tinggi, 15(1), 56-73.

Yulianti, E. (2022). Efektivitas Pengajaran Bahasa Indonesia Baku di Institusi Pendidikan: Analisis Kesenjangan Teori dan Praktik. Jurnal Pendidikan Bahasa, 17(1), 89-104.

Published
2025-11-07
How to Cite
Nurrahma, N., Gaffar, M. S., & Sumari, S. N. (2025). Fenomena Penurunan Bahasa Indonesia Baku di Kalangan Remaja: Faktor Sosial dan Media Sosial . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(4), 4567-4574. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/2208
Section
Articles