Strategi Wacana dan Kekuasaan dalam Pemberitaan Pembebasan Bea Masuk Barang Jemaah Haji: Telaah Model Teun A. Van Dijk

  • Andi Sahtiani Jahrir Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Muhammad Tahir Universitas Negeri Makassar, Indonesia
Keywords: strategi wacana, kekuasaan media, pembebasan bea masuk haji, Teun A. Van Dijk

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi wacana dan praktik kekuasaan dalam pemberitaan tentang pembebasan bea masuk barang bawaan jemaah haji di beberapa media Indonesia, menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Teun A. van Dijk. Fokus penelitian terletak pada bagaimana struktur teks (superstruktur), pilihan bahasa dan strategi linguistik (mikrostruktur), representasi sosial, serta konteks kekuasaan memengaruhi konstruksi makna dan legitimasi kebijakan tersebut. Data diperoleh dari pemberitaan BeaCukai.go.id, Tempo.co, Detik.com, dan Garuda.tv. Hasil analisis menunjukkan media-media tersebut tidak sekadar menyampaikan informasi, melainkan juga membingkai narasi sesuai dengan kepentingan ideologis dan politik masing-masing. Media pemerintah cenderung menekankan aspek formal dan legitimasi hukum, sementara media populer menggunakan bahasa yang lebih komunikatif dan persuasif untuk menarik simpati publik. Pemberitaan ini mereproduksi ideologi dominan yang menempatkan negara sebagai pelindung rakyat, dengan minim kritik terhadap kebijakan. Temuan ini menegaskan bahwa media berperan sebagai arena perebutan wacana yang mencerminkan dan memperkuat hubungan kekuasaan dalam masyarakat. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai dinamika bahasa dan kekuasaan dalam praktik jurnalistik Indonesia, khususnya dalam isu sosial-keagamaan yang strategis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Althusser, L. (1971). Ideology and Ideological State Apparatuses (Notes towards an Investigation). In Lenin and Philosophy and Other Essays. New York: Monthly Review Press.

Bourdieu, P. (1991). Language and Symbolic Power. Cambridge: Harvard University Press.

Detik.com. (2025). Mulai Besok Barang Bawaan Jemaah Haji Bebas Bea Masuk. Diakses dari https://detik.com

Eagleton, T. (1991). Ideology: An Introduction. London: Verso.

Eriyanto. (2001). Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LKiS.

Fairclough, N. (1995). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. London: Longman.

Garuda.tv. (2025). Pelayanan Pemerintah dalam Kebijakan Bebas Bea Masuk untuk Jemaah Haji. Diakses dari https://garuda.tv

Hall, S. (1980). Encoding/Decoding. In Hall, S., Hobson, D., Lowe, A., & Willis, P. (Eds.), Culture, Media, Language (pp. 128–138). London: Hutchinson.

Herman, E. S., & Chomsky, N. (1988). Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media. New York: Pantheon Books.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2025). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34 Tahun 2025 tentang Pembebasan Bea Masuk Barang Bawaan Jemaah Haji. Jakarta: Kementerian Keuangan.

Tempo.co. (2025). Ketentuan Pembebasan Bea Masuk untuk Barang Bawaan Jemaah Haji. Diakses dari https://tempo.co

Teun A. van Dijk. (1998). Ideology: A Multidisciplinary Approach. London: Sage Publications.

Teun A. van Dijk. (2006). Discourse and Power. Houndsmills, Basingstoke, Hampshire: Palgrave Macmillan.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). (2025). Siaran Pers Kebijakan Pembebasan Bea Masuk Barang Bawaan Jemaah Haji. Diakses dari https://beacukai.go.id

Stiglitz, J. E. (1989). Principles of Taxation and Public Finance. New York: W.W. Norton & Company.

Published
2025-06-09
How to Cite
Jahrir, A. S., & Tahir, M. (2025). Strategi Wacana dan Kekuasaan dalam Pemberitaan Pembebasan Bea Masuk Barang Jemaah Haji: Telaah Model Teun A. Van Dijk. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(2), 1062-1070. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/1651
Section
Articles