Ekofeminisme Sebagai Etika Perilaku Tokoh Dalam Novel Sepasang Yang Melawan 1 Karya Jazuli Imam

  • Nur Hasbi Universitas Negeri Makassar
  • Sahban Nur Politeknik Nusantara Makassar
Keywords: ekofeminisme, etika perilaku, tokoh perempuan, sastra ekologis

Abstract

Ekofeminisme sebagai pendekatan sastra ekologis memandang bahwa perempuan dan alam memiliki hubungan esensial yang khas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian sastra ekokritik berbasis ekofeminisme. Metode ini digunakan untuk mendeskripsikan dan menganalisis representasi nilai-nilai ekofeminisme yang terwujud dalam etika perilaku tokoh-tokoh dalam novel Sepasang yang Melawan 1 karya Jazuli Imam. Sumber data pada penelitian ini, yaitu novel yang berjudul Sepasang yang Melawan 1 karya Jazuli Imam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka/library research, Analisis data dilakukan secara interpretatif dan induktif. Keabsahan data dijaga dengan teknik triangulasi teori dan sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh perempuan dalam novel, khususnya Sekar, merepresentasikan prinsip-prinsip ekofeminisme melalui tindakan perawatan terhadap lingkungan, penolakan terhadap eksploitasi lingkungan, serta resistensi tanpa kekerasan terhadap sistem sosial yang menindas. Etika kepedulian, kesadaran ekologis, dan solidaritas perempuan menjadi kunci dalam membentuk narasi perjuangan kolektif yang ditawarkan novel ini. Penelitian ini menegaskan bahwa Sepasang yang Melawan 1 bukan hanya sekadar narasi fiksi, melainkan juga bentuk kritik sosial dan ekologi yang relevan dalam konteks krisis lingkungan dan ketimpangan gender di Indonesia. Dengan demikian, sastra terbukti mampu menjadi ruang reflektif dan transformatif dalam menyuarakan nilai-nilai keberlanjutan dan keadilan ekologis melalui perspektif ekofeminisme.

 

Kata Kunci: ekofeminisme, etika perilaku, tokoh perempuan, sastra ekologis

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alaimo, S. (2016). Exposed: Environmental Politics and Pleasures in Posthuman Times. Minneapolis: University of Minnesota Press.

Alaimo, S. (2020). New Materialisms and Feminist Environmental Humanities. Environmental Humanities, 12(1), 141–156. https://doi.org/10.1215/22011919-8179672

Azzahra, S. M., & Prihatin, D. (2023). Pemberdayaan Perempuan dalam Perspektif Ekofeminisme: Studi Kasus Bank Sampah Wirosaban Mandiri di Kota Yogyakarta. JISPO: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 14(2), 123–138. https://doi.org/10.15575/jispo.v14i2.30975

Braidotti, R. (2022). Posthuman Feminism. Cambridge: Polity Press.

Dobson, A. (2022). Environmental Imagination in Contemporary Literature. Oxford: Oxford University Press.

Faisal. (2023). Isu Gender dan Lingkungan dalam Novel Gadis Kretek Karya Ratih Kumala: Satu Tinjauan Ekofeminisme Karren J. Warren. Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics, 4(1), 45–60. https://doi.org/10.59562/wl.v4i1.68294

Fitri, A. I., & Akbar, I. (2022). Gerakan Sosial Perempuan Ekofeminisme di Pegunungan Kendeng Provinsi Jawa Tengah Melawan Pembangunan Tambang Semen. CosmoGov: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 8(2), 150–165. https://doi.org/10.29313/cosmogov.v8i2.12634

Fitzpatrick, K., & Bell, M. (2023). Care, Climate, and Culture: Ecofeminist Ethics in Contemporary Fiction. New York: Routledge.

Gaard, G. (2015). Ecofeminism and Climate Change. Women's Studies International Forum, 49, 20–33. https://doi.org/10.1016/j.wsif.2015.02.004

Gaard, G., & Gruen, L. (2020). Ecofeminism Revisited: Animal, Earth, and Ethics in a Time of Climate Crisis. Ethics & the Environment, 25(1), 20–45. https://doi.org/10.2979/ethicsenviro.25.1.02

Haraway, D. (2016). Staying with the Trouble: Making Kin in the Chthulucene. Durham: Duke University Press.

Hooks, B., & Serrano, C. (2021). Nature, Gender, and Resistance: Ecofeminism in Critical Theory. Feminist Theory Today, 17(2), 112–127.

Imam, J. (2023). Sepasang yang Melawan 1. Yogyakarta: CV Bumi Pustaka.

Mies, M., & Shiva, V. (2014). Ecofeminism. 2nd Ed. London: Zed Books.

Ndraha, C. P. A., & Hermawan, S. (2023). Eksistensi Ekofeminisme Transformatif dalam Hukum Lingkungan di Indonesia. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 9(2), 203–212. https://doi.org/10.23887/jkh.v9i2.67915

Plumwood, V. (2015). Feminism and the Mastery of Nature. London: Routledge. (Reprinted Edition)

Rizk, A. (2021). Ecofeminist Readings in Southeast Asian Fiction: Gendered Landscapes of Resistance. Asian Literary Review, 13(1), 33–52.

Salleh, A. (2017). Ecofeminism as Politics: Nature, Marx and the Postmodern. 2nd Ed. London: Zed Books.

Shiva, V. (2016). Who Really Feeds the World? The Failures of Agribusiness and the Promise of Agroecology. North Atlantic Books.

Shiva, V. (2020). Earth Democracy: Justice, Sustainability, and Peace. Berkeley: North Atlantic Books.

Sulistyati, M. (2020). Pembangunan dan Feminisasi Tanah di Indonesia (Kajian Ekofeminisme Global). Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender, 14(2), 123–135. https://doi.org/10.15408/harkat.v14i2.12810

Warren, K. J. (2015). Feminist Environmental Philosophy. In E. N. Zalta (Ed.), The Stanford Encyclopedia of Philosophy (Summer 2015 Edition).

Warren, K. J. (2021). Ecofeminist Philosophy Reimagined: Gender, Ecology, and Ethics. New York: Rowman & Littlefield.

Published
2025-06-07
How to Cite
Nur Hasbi, & Sahban Nur. (2025). Ekofeminisme Sebagai Etika Perilaku Tokoh Dalam Novel Sepasang Yang Melawan 1 Karya Jazuli Imam. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(2), 983-992. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/1646
Section
Articles