Ketidakadilan Gender melalui Sastra: Kekerasan terhadap Perempuan dalam Novel Kembang Jepun

  • Besse Syukroni Baso Universitas Muhammadiyah Makassar
Keywords: Ketidakadilan Gender, Kekerasan terhadap Perempuan, Novel Kembang Jepun

Abstract

Fenomena buruk dalam lingkungan sosial menunjukkan bahwa perempuan senantiasa dijadikan sasaran empuk bagi laki-laki yang merasa memunyai kekuasaan. Perbudakan masih terjadi di mana-mana, budak nafsu, budak ekonomi, budak kesewenang-wenangan, pemukulan, penganiayaan, pelecehan seksual, pemaksaan perempuan menjadi pekerja seks, perdagangan, dan eksploitasi perempuan dalam berbagai bentuk. Berdasar dari permasalahn tersebut maka dilakukan kajian secara kualitatif tentang Ketidakadilan Gender Melalui Sastra yang difokuskan pada Kekerasan terhadap Perempuan dalam Novel Kembang Jepun. Teknik analisis data yang dimaksud adalah  perpaduan antara metode analisis isi (content analysis) "positivistik kualitatif" yang dikembangkan oleh Holstik, serta model analisis interaktif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kekerasan terhadap perempuan merupakan manifestasi penundukan yang berbasis kelas yang menempatkan perempuan dalam posisi yang lebih inferior dibandingkan dengan laki-laki. Ketidaksetaraan kekuatan yang ada dalam masyarakat menyebabkan munculnya bentuk kejahatan yang bisa dikategorikan sebagai kekerasan gender, seperti pemerkosaan, penyiksaan yang mengarah kepada organ alat kelamin, kekerasan dalam bentuk pelacuran, serta pelecehan seksual

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Pants, A.P. 2003. Good Practices: Gender Equality in Basic Education and Lifelong Learning Thorough CLCS (Experiences from 15 Contries). Bangkok: UNESCO Asia and the Pacific Regional Bureau for Education.

Sugihastuti dan Istna Hadi Saptiawan. 2007. Gender dan Inferioritas Perempuan (Kritik Sastra Feminis). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hakeem, Ali Hosein, et al. 2005. Membela Perempuan; Menalar Agama. Jakarta: AL-HUDA.

Hasrianti, Andi. 2005. Representasi Nilai dalam Novel Modern Maut dan Cinta Karya Mochtar Lubis (Suatu Kajian Struktural Semiotik). Tesis Tidak Diterbitkan. Makassar: Program Pascasarjana UNM.

Nurhayati. 2006. Bahasa Emosi Perempuan Karier di Kota Makassar. Disertasi Tidak Diterbitkan. Makassar. Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar.

Pandu, Maria E. 2006. Gender di Tanah Mandar (Studi Kasus Kesetaraan dan Kemitraan Terpadu pada Komunitas Nelayan Mandar di Lingkungan Rangas Barat, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene). Disertasi Tidak Diterbitkan. Makassar: Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar.

Syukroni, Besse. 2005. Analisis Konflik dalam Novel Kembang Jepun Karya Remy Sylado. Skripsi Tidak Diterbitkan. Makassar: FKIP Universitas Muhammadiyah Makassar.

Published
2021-09-01
How to Cite
Besse Syukroni Baso. (2021). Ketidakadilan Gender melalui Sastra: Kekerasan terhadap Perempuan dalam Novel Kembang Jepun. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 1(1), 118-129. https://doi.org/10.53769/deiktis.v1i1.119
Section
Articles