https://www.dmi-journals.org/prosiding/issue/feedPROSIDING SEMINAR NASIONAL DMI2020-11-30T17:56:51+00:00Open Journal Systemshttps://www.dmi-journals.org/prosiding/article/view/5TANTANGAN DAN PELUANG RISET SRTRUKTUR ANTISIPASI GEMPA TEPAT GUNA di INDONESIA2020-11-30T12:27:21+00:00Abdul Harisomharis65@gmail.com<p>Sebagai negri <em>Ring of Fire</em> para peneliti di Indonesia mempunyai tantangan sekaligus peluang untuk melakukan penelitian-penelitian tepat guna terkait usaha-usaha mitigasi bencana. Saat ini, peraturan ketahanan gempa untuk bangunan gedung misalnya, merujuk nyaris 100% ke standar di Amerika Serikat yang umumnya dikembangkan dari kebutuhan untuk yang dominan untuk bangunan-bangunan tinggi. Sedang disisi lain, fakta-fakta di lapangan menunjukkan bahwa permasalahan di Indonesia masih banyak yang perlu didalami justru pada bangunan-bangunan bertingkat rendah atau sedang yang sering mempunyai karakteristik yang lebih variatif dan juga digunakan secara luas oleh masyarakat di negri berkembang seperti Indonesia. Penelitian-penelitian tepat guna akan memberi manfaat yang luas sehingga layak menjadi prioritas penelitian nasional. Permasalahan-pemasalahan di lapangan perlu diinventarisir dan didalami melaliui penelitian awal ini untuk mendapatkan masukan sedemikian peta-peta jalan-peta jalan penelitian yang bersifat tepat guna yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat yang lebih luas dapat disusun.</p>2020-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Abdul Harishttps://www.dmi-journals.org/prosiding/article/view/6MENGGUGAT PERAN AKADEMISI DALAM MEMPERBAIKI KUALITAS KEHIDUPAN MASYARAKAT2020-11-30T12:24:41+00:00Adi Sulistiyono<p>Tulisan mencoba melakukan elaboratif reflektif mengenai gugatan terhadap peran akademisi dalam memperbaiki kehidupan masyarakat. Peran akademisi, sebagai sosok yang dianggap netral dan begawan yang mampu mendorong perubahan substantif, senantiasa akan dipertanyakan disebabkan adanya struktur baru dalam masyarakat karena dirangsang konteks baru, pergulatan baru yang pada gilirannya dirangsang atau malah merangsang pandangan baru dan membawa soal baru lagi bagi yang memerlukan jawaban baru. Karena itu, peran ideal itu merupakan hasil kolektif bersama masyarakat tempat sang cendekiawan berada. Ketika akademisi, yang diidentifikasi sebagai intelejtual kampus, maka aktualisasi peran secara umum dapat dipahami sebagai sebuah proyek pendewasaan sosial manusia menuju upaya ideal terbentuknya manusia seutuhnya (insan kamil) atau sebagai sebuah proses menuju tercapainya humanisme universal. Secara internal, bagi akademisi, kemampuan untuk ―the cognitive openness and the structural openness of business‖ bagi dirinya merupakan sesuatu yang penting untuk melanggengkan dirinya dalam riuh kehidupan masyarakat.</p>2020-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Adi Sulistiyonohttps://www.dmi-journals.org/prosiding/article/view/8CHEAP QURBAN SHARIA INVESTMENT MODEL, UMMAH EMPOWERMENR, AND BEEF CATTLE COMMODITY PRICE STABILIZATION2020-11-30T16:38:05+00:00Ardi Novraardinovra@unja.ac.id<p>Cheap qurban programs are a manifestation of concern for the management of the Ummah's funds which have not been optimal in combining two purposes of worship, namely strengthening relations with Allah, SWT, and among fellow humans. The study method used in the model design is an analysis of the behavior of the beef cattle market and a cost-benefit analysis of sharia investment in the pattern of profit sharing, the added value of beef cattle fattening efforts. The results of the commodity market analysis show that changes in the increase in prices of meat and cattle commodities have been significantly influenced by the behavior of the Muslim community as a majority religion, especially related to the implementation of fasting, Eid al-Fitr and Eid al-Adha. Using the cost-benefit analysis of the profit-sharing partnership scheme, it was found that investment in cheap qurban programs was able to reduce the cost of qurban borne by participants by 19.79% without reducing the share of income received by beef cattle breeder partners and management fees for managing institutions. The longer flexibility of procurement of feeder cattle when the conditions of low market demand and the reduced pressure on demand for ready-to-cut cattle at the time of qurban worship will indirectly reduce the excessive fluctuations in commodity market prices. Based on the model developed, it can be concluded that cheap qurban programs can encourage the utilization of the potential of ummah funds for farmers' economic empowerment, business opportunities for entrepreneurs and Islamic institutions and indirectly help stabilize commodity prices for beef cattle without reducing the actual value of worship.</p>2020-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Ardi Novrahttps://www.dmi-journals.org/prosiding/article/view/9MENINGKATKAN LITERASI PEMBELAJARAN MAHASISWA INTERNASIONAL UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG DENGAN BLENDED LEARNING2020-11-30T16:34:27+00:00Arif Suryo Priyatmojoarifsuryo.unnes@gmail.comGaluh Kirana Dwi Arenigaluhunnes@gmail.com<p>Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengenalkan <em>Blended Learning</em> kepada mahasiswa kelas internasional di Universitas Negeri Semarang. Dua mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah BPMPK dan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan di Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris dengan melibatkan satu kelas mahasiswa internasional Prodi Pendidikan Bahasa Inggris yang berjumlah 25 mahasiswa dengan bekerja sama dengan BPMPK yang menjadi mitra dengan memberikan supervisi, pendampingan dan evaluasi terhadap proses kegiatan pengabdian ini. Metode dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk workshop atau pelatihan selama tiga pertemuan yang melibatkan tim pengabdi dan tim BPMPK. Kegiatan workshop memberikan materi pemanfaatan <em>Blended Learning</em> yakni bagaimana mahasiswa pendidikan Bahasa Inggris kelas internasional dapat memanfaatkan <em>Blended Learning</em> dalam kegiatan praktek mengajar ketika mereka terjun dalam kegiatan mengajar seperti PPL maupun dunia kerja. <em>Blended Learning</em> dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan satu Learning Management System yakni <em>Edmodo</em>. Dengan kegiatan ini diharapkan ada transfer ilmu terkait dengan ICT kepada mahasiswa internasional sehingga mereka dapat bersaing dalam era global.</p>2020-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Arif Suryo Priyatmojo, Galuh Kirana Dwi Arenihttps://www.dmi-journals.org/prosiding/article/view/10PROFESI DOSEN DALAM PERSFEKTIF KETAUHIDAN2020-11-30T16:32:40+00:00Darmawijaya Darmawijayahasnidare@yahoo.comIrwan AbbasSyahrir IbnuHasnidar Hasnidar<p>Studi ini adalah pengembangan dari Islam sebagai sebuah keyakinan menjadi Islam sebagai ilmu pengetahuan. Dalam kasus ini, studi ini bertujuan untuk menjelaskan profesi dosen sebagai profesi kaum akademik yang bergerak dalam bidang pengajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Metode yang digunakan dalam studi adalah metode sejarah kritis konstruktif, konsep ketauhidan sebagai konsep dasarnya, Al Quran sebagai sumber primernya, dan dibantu oleh studi mentalitas, serta konsep-konsep pengetahuan yang berkembang dalam ilmu-ilmu sosial dan budaya. Studi ini menemukan: 1) profesi dosen merupakan profesi yang mulia yang sesuai dengan profesi yang dilakukan oleh para nabi dalam sejarah umat manusia. 2) tugas pokok para nabi dalam sejarah manusia adalah mendidik manusia dengan konsep ketauhidan pada manusia dalam rangka merintis lahirnya peradaban positif di muka bumi, sebagaimana yang Allah inginkan. 3) studi ini memberikan harapan baru bagi manusia modern, bahwa profesi dosen berpeluang besar mewarisi profesi kenabian di era globalisasi. 4) metodenya adalah dengan belajar mengembangkan konsep ketauhidan sebagai konsep dasar pengetahuan dalam setiap bidang ilmu yang mereka tekuni. 5) studi ini memperkirakan, apabila profesi dosen berhasil mengembangkan konsep ketauhidan sebagai konsep dasar pengetahuan, maka profesi dosen akan mampu membantu manusia moderen meraih tiga kesatuan sekaligus, yaitu kesatuan hidup, kesatuan pengetahuan, dan kesatuan sejarah. 6) studi ini sangat relevan dengan permasalahan peradaban yang sedang dihadapi oleh manusia moderen di era globalisasi sekaligus berpeluang mengantar manusia modern meraih dua kebahagiaan sekaligus, kebahagiaan lahir-batin dan kebahagiaan dunia-akhirat.</p>2020-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Darmawijaya Darmawijaya, Irwan Abbas, Syahrir Ibnu, Hasnidar Hasnidarhttps://www.dmi-journals.org/prosiding/article/view/11INDONESIAN HALAL HARD CAPSULE2020-11-30T16:53:30+00:00Fredy Fredy Kurniawan1fredy@chem.its.ac.idIta UlfinHendro Juwono<p>Halal hard capsule have been made from Indonesian local plant, i.e. porang, <em>Amorphophallus oncophyllus</em>. The main component from porang, i.e. glucomannan, was extracted by maceration method using ethanol. A 4% of glucomannan was dissolved in demineralized water under heating condition to form a gel. Furthermore, the gel was molded to form a hard capsule. For improving the hard-capsule quality, the addition of papaya leaves and pineapple fruit extracts were investigated. The effect of temperature and time of hard capsule formation were also observed. The best condition obtained at 40°C for 30 minutes. The appearance of porang hard capsules with and without papaya leaves and pineapple fruit extracts were similar with commercial hard capsule. The solubility of porang hard capsule in water and acid solution are around 15 and 5 minutes, respectively. The result also has no significant difference from commercial hard capsules that available in the market. </p>2020-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Fredy Fredy Kurniawan1, Ita Ulfin, Hendro Juwonohttps://www.dmi-journals.org/prosiding/article/view/12ANTARA TEORI DAN PERILAKU2020-11-30T17:13:32+00:00Meta Arifmetarief@upi.edu<p>Tidak selalu seorang dosen akuntansi mampu mengimplementasikan teori-teori ekonomi, keuangan, manajemen, dan bisnis di dalam kesehariannya. Dengan <em>descriptive survey method</em> melalui instrumen kuesioner berskala liker yang disebarkan kepada 63 orang dosen Prodi Akuntansi dan Pendidikan Akuntansi di tiga perguruan tinggi negeri di 3 kota yang berbeda di Pulau Jawa. Hasil penelitian menunjukkan persepsi dosen terhadap nilai positif pengetahuan akuntansi dan keuangan di dalam mengajarkan akurasi, kejujuran, dan ketertiban dalam mengelola data keuangan Sangat Baik. Namun dalam mengaplikasikan nilai-nilai yang terdapat dalam pengetahuan tersebut perilaku dosen masih berada pada kategori Cenderung Baik.</p>2020-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Meta Arifhttps://www.dmi-journals.org/prosiding/article/view/13KEARIFAN LOKAL PELA GANDONG SEBAGAI TANDA PERDAMAIAN MASYARAKAT2020-11-30T17:24:51+00:00Muhammad Hasbymhasby91@gmail.comEdi Wahyono<p>Masyarakat Indonesia memiliki banyak kearifan lokal yang berupa prinsip-prinsip dalam bentuk keyakinan yang berfungsi untuk menjaga ketentraman dan perdamaian. Keraifan-kearifan lokal ini masih banyak yang selaras dengan keyakinan atau prinsip-prinsip dalam agama dan hal ini perlu dipelajari dan dihayati kembali oleh para generasi pelanjut. Dalam penelitian ini akan mengupas kearifan lokal yang berasal dari daerah Maluku Tengah pada umumnya dan Ambon pada khususnya terkenal budaya lokal <em>pela gandong</em>. Prinsip kearifan lokal ini sebagai sarana warisan leluhur sebagai suatu usaha mempersatukan dan menjaga perdamaian antar komunitas di dalam masyarakat. Beberapa dekade tahun belakangan ini <em>pela gandong</em> dianggap sebagai suatu solusi atas masalah sosial kemasyarakatan yang terjadi khususnya di masyarakat Ambon dan Maluku Tengah pada umumnya. Secara realita prinsip <em>pela gandung </em>ini telah berhasil efektif untuk menyelesaikan problematika sosial yang terjadi di Ambon.</p> <p>Artikel ini mengupas <em>pela gandong</em> dengan menggunakan teori semiotika Roland Gérard Barthes. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peranan <em>pela gandong</em> yang merupakan prinsip kearifan lokal sebagai tanda perdamaian di masyarakat Ambon. Data pendukung diperoleh dari berita media online tentang fenomena <em>pela gandong</em> di masyarakat. Data dianalisis menggunakan analisis semiotika Roland Gérard Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>pela gandong</em> memiliki makna pertama yang dipahami bersama sebagai hubungan saudara dan makna keduanya adalah persaudaraan sejati. Konsep persaatuan sejati ini akhirnya berfungsi sebagai prinsip untuk mendamaikan dan semakin mempererat persatuan masyarakat Ambon dan Maluku walau berbeda latar belakang agamanya. Rekomendasi dari penelitian ini adalah bahwa masyarakat sebaiknya melibatkan kearifan lokal seperti <em>pela gandong</em> ini sebagai bahasa tanda yang bisa diterima secara umum sehingga makna yang dipahami bersama ini dapat menumbuhkan rasa percaya, rasa kebersamaan dan ketentraman hingga terwujudnya perdamaian diantara anggota masyarakat.</p>2020-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Muhammad Hasby, Edi Wahyonohttps://www.dmi-journals.org/prosiding/article/view/14EVALUASI PENGETAHUAN PENGELOLAAN OBAT DI USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) SMP NEGERI KOTA YOGYAKARTA2020-11-30T17:35:00+00:00Muhammad Muhlismuhlisjogja@gmail.comTania Qoriah Astrian<p>Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan suatu program pemerintah yang dilakukan untuk meningkatkan upaya kesehatan. Pendidikan dan pelayanan kesehatan adalah bagian dari program kerja UKS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan penanggungjawab UKS terhadap pengelolaan dan penggunaan obat di UKS.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode observasional, data dikaji secara deskriptif. Pengambilan sampel pada tahun 2018 menggunkan populasi target dengan total subjek 16 orang penanggungjawab UKS. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Pemberian skor jawaban dengan Skala Guttman, analisis data deskriptif diperoleh Mean dan SD digunakan untuk mengetahui tingkat pengetahuan responden berdasarkan norma pengkategorian secara statistik terdiri dari lima kategori yaitu Sangat tinggi, Tinggi, Cukup, Kurang, dan Sangat Kurang.</p> <p>Hasil data tingkat pengetahuan penanggungjawab UKS terhadap pengelolaan obat untuk kategori “sangat tinggi” (31,3%), kategori “tinggi” (31,3%), kategori “cukup” (25%), kategori “kurang” (6,3%), kategori “sangat kurang” (6,3%). Pengetahuan mengenal tanda dan gejala penyakit berada pada tingkat kategori “sangat tinggi” (100%), dan pengetahuan pemilihan obat sesuai tanda dan gejala penyakit berada pada tingkat kategori “sangat tinggi” (6,3%), kategori “tinggi” (56,3%), kategori “cukup” (18,8%), dan kategori “sangat kurang” (18,8%).</p> <p>Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pengetahuan pengelolaan obat oleh penanggungjawab UKS termasuk “cukup”. Tingkat pengetahuan mengenal tanda dan gejala penyakit termasuk “sangat tinggi”. Tingkat Pengetahuan pemilihan obat sesuai tanda dan gejala penyakit termasuk “cukup”.</p> <p><strong> </strong></p>2020-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Muhammad Muhlis, Tania Qoriah Astrianhttps://www.dmi-journals.org/prosiding/article/view/15FLYPAPER EFFECT DANA ALOKASI UMUM (DAU), DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP BELANJA DAERAH (BD)2020-11-30T17:45:46+00:00Nugraeni Nugraeninugraeni@mercubuana-yogya.ac.idRatri Paramitalaksmi<p>Pemerintah daerah terlalu menggantungkan alokasi DAU untuk membiayai belanja modal dan pembangunan tanpa mengoptimalkan potensi yang dimiliki daerah. Disaat alokasi DAU yang diperoleh besar, maka daerah akan berusaha agar pada periode berikutnya DAU yang diperoleh tetap pada nominalnya. PAD hanya mampu membiayai belanja pemerintah daerah paling besar 20%. Kenyataan inilah yang menimbulkan perilaku asimetris pada pemerintah daerah. Pemerintah daerah dalam menyikapi transfer dana dalam bentuk dana perimbangan khususnya DAU yang diwujudkan pada anggaran belanja daerah, ketika (belanja) daerah lebih besar terhadap transfer, maka disebut dengan <em>flypaper effect</em><em>.</em> Penelitina ini bertujuan untuk membuktikan adanya <em>flypapper efect</em> di Pemerintah Kabupaten/Kota untuk tahun 2016 dan 2017. Populasi penelitian adalah laporan keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia tahun 2016-2017. Analisis data menggunakna regresi berganda. Hasilnya terjadi <em>flypapper efect</em> di Pemerintah Kabupaten/Kota untuk tahun 2016 dan 2017.</p>2020-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Nugraeni Nugraeni, Ratri Paramitalaksmihttps://www.dmi-journals.org/prosiding/article/view/16KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT PENAMBANG MINYAK TRADISIONAL DALAM EKSPRESI BAHASA DAN BUDAYA JAWA DI DESA WONOCOLO KABUPATEN BOJONEGORO2020-11-30T17:56:51+00:00Nur Fateah bundaadifa23@gmail.comAnjar Dwi Sartika<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan sistem pengetahuan (<em>cognition system</em>) dan kearifan lokal (<em>local wisdom</em>) yang terdapat pada pertambangan minyak yang dikelola secara tradisional oleh masyarakat Desa Wonocolo Kabupaten Bojonegoro melalui ekspresi verbal dan nonverbalnya.</p> <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dikaji secara etnolinguistik dengan model etnosains. Data dalam penelitian ini berupa data lisan yang didapatkan ketika observasi partisipatori dengan teknik wawancara dan catat rekam guna memperoleh data yang diklasifikasikan dari sisi ekologis dan sisi kultural untuk mengetahui sistem pengetahuan (<em>cognition system</em>), dan dipilah berdasarkan ekspresi verbal dan ekspresi nonverbal untuk mengklasifikasikan kearifan lokal (<em>local wisdom</em>).</p>2020-01-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2020 Nur Fateah , Anjar Dwi Sartika