EVALUASI PENGETAHUAN PENGELOLAAN OBAT DI USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) SMP NEGERI KOTA YOGYAKARTA

  • Muhammad Muhlis Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Tania Qoriah Astrian Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
Keywords: pengetahuan, pengelolaan obat, penggunaan obat, Usaha Kesehatan Sekolah

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan suatu program pemerintah yang dilakukan untuk meningkatkan upaya kesehatan. Pendidikan dan pelayanan kesehatan adalah bagian dari program kerja UKS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan penanggungjawab UKS terhadap pengelolaan dan penggunaan obat di UKS.

Penelitian ini menggunakan metode observasional, data dikaji secara deskriptif. Pengambilan sampel pada tahun 2018 menggunkan populasi target dengan total subjek 16 orang penanggungjawab UKS. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Pemberian skor jawaban dengan Skala Guttman, analisis data deskriptif diperoleh Mean dan SD digunakan untuk mengetahui tingkat pengetahuan responden berdasarkan norma pengkategorian secara statistik terdiri dari lima kategori yaitu Sangat tinggi, Tinggi, Cukup, Kurang, dan Sangat Kurang.

Hasil data tingkat pengetahuan penanggungjawab UKS terhadap pengelolaan obat untuk kategori “sangat tinggi” (31,3%), kategori “tinggi” (31,3%), kategori “cukup” (25%), kategori “kurang” (6,3%), kategori “sangat kurang” (6,3%). Pengetahuan mengenal tanda dan gejala penyakit berada pada tingkat kategori “sangat tinggi” (100%), dan pengetahuan pemilihan obat sesuai tanda dan gejala penyakit berada pada tingkat kategori “sangat tinggi” (6,3%), kategori “tinggi” (56,3%), kategori “cukup” (18,8%), dan kategori “sangat kurang” (18,8%).

Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat pengetahuan pengelolaan obat oleh penanggungjawab UKS termasuk “cukup”. Tingkat pengetahuan mengenal tanda dan gejala penyakit termasuk “sangat tinggi”. Tingkat Pengetahuan pemilihan obat sesuai tanda dan gejala penyakit termasuk “cukup”.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, L. Z., 2015, Tatalaksana Diare Akut, Continuing Medical Education: CDK-230/vol. 42 no. 7, th 2015; hal 55

Anas Sudijono, 2011, Pengantar Statistik Pendidikan (hal 175), PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Anief, M., 2007, Apa Yang Perlu Diketahui Tentang Obat (hal 6), Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Arzi A., Ashtarinezhad A., Sarahroodi S.,  Sawalha A. F., 2010, Antibiotic Self-Medication Among Southern Iranian University Students. International Journal of Pharmacology 6(1), 2010; p.48-52.

Bhowmik, D., Kumar, K. P. S.,  Umadevi, M., 2012, Allergy-Symptoms, Diagnosis, Treatment and Management, The Pharma Innovation Vol.1 No.3, 2012; p.16-29.

Choi, J. S., Kim, J. D., Yoon, H. S.,  Cho, Y. W., 2013, Full-Thickness Skin Wound Healing Using Human Placenta-Derived Extracellular Matrix Containing Bioactive Molecules, TISSUE ENGINEERING: Part A Volume 19, Numbers 3 and 4, 2013; p.329-339.

Depkes, 2007, Pedoman Penggunaan Obat Bebas dan Bebas Terbatas, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Depkes, 2008, Materi Pelatihan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Memilih Obat Bagi Tenaga Kesehatan, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, 2015, Buku Informasi Pendidikan Kota Yogyakarta, Yogyakarta.

Dipiro, T. J., Wells, G. B., Schwinghammer, L. T.,  Dipiro, V. C., 2009, Pharmacotheraphy Handbook Seventh Edition (p.465,614), The McGraw Hill Companies, United States of America.

Galato, D., Galafassi, L. M.,  Alano, G. M., Trauthman, S.C., 2009, Responsible Self-medication: Review of The Process of Pharmaceutical Attendance, Brazilian Journal of Pharmaceutical Science 45(4): p.625-633.

Gutema, G. B., Gadisa, D. A., Kidanemariam, Z. A., Berhe, D. F., Berhe, A. H., Hadera, M. G., Hailu, G. S., Abrha, N. G., Yarlagadda, R.,  Dagne, A. W., 2011, Self-Medication Practices among Health Sciences Students: The Case of Mekelle University. Journal of Applied Pharmaceutical Science 01(10); p.183-189.

Hermawati, D., 2012, Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Rasionalitas Penggunaan Obat Swamedikasi Pengunjung di Dua Apotek Kecamatan Cimanggis Depok, Skripsi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi Farmasi Universitas Indonesia, Jakarta.

Kagashe, A. B. G.,  Massawe, T., 2012, Medicine Stock Out and Inventory Management Problem in Public Hospitals in Tanzania: A Case of Dar Es Salaam Region Hospitals, International Journal Pharmacy 2(2), 2012; p.252-259.

Kemenkes, 2010, Materi Pelatihan Manajemen Kefarmasian Di Instalasi Farmasi Kabupaten/Kota, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Kemenkes, 2011, Modul Penggunaan Obat Rasional, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Kemenkes, 2017, Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Menjadi Transformasi Dalam Upaya Kesehatan Di Lingkungan Sekolah, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Lacy, C. F., 2013, Drug Information Handbook 22nd Edition (hal 29, 165, 939) American Pharmacists Association, Lexi-Comp.

Mendikbud, 2014, Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, Dan Menteri Dalam Negeri No.6/X/PB/2014, No.73 Tahun 2014, No.41 Tahun 2014, No.81 Tahun 2014 Tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah, Jakarta.

Olson, K. R., 2010, Activated Charcoal for Acute Poisoning: One Toxicologist’s Journey, J. Med. Toxicol. (2010) 6; p.190–198.

Permenkes 1999, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.1176/Menkes/SK/X/1999 Tentang Obat Wajib Apotek No.3, Jakarta.

Permenkes 2010, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.HK.02.02/Menkes/068/I/2010 Tentang Kewajiban Menggunakan Obat Generik Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah, Jakarta.

Permenkes, 2014, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 58 Tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Permenkes, 2016, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.73 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas, Jakarta.

Pratitis, W., 2015, Tingkat Keterlaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Di Sekolah Dasar Negeri SE-Kecamatan Purworejo Tahun Ajaran 2014/2015, Skripsi, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta.

Proctor, M.,  Farquhar, C., 2006, Clinical Review: Diagnosis and Management of Dysmenorrhea, BMJ vol 332 no.13, 2006; p.1134-1138.

Presiden RI, 2009, Undang-Undang Republik Indonesia No.36 Tahun 2009 Tentang

Kesehatan, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan Presiden Republik Indonesia, Jakarta.

Saubers, N, 2011, Semua Yang Harus Anda Ketahui Tentang P3K (hal 5, 58-59, 87-90, 106), PALMALL, Yogyakarta.

WHO Regional Office for Africa Brazziville, 2004, Management of Drugs at Centre Level, Regional Office for Africa Brazziville, South Africa.

Published
2020-01-30
How to Cite
Muhlis, M., & Astrian, T. Q. (2020). EVALUASI PENGETAHUAN PENGELOLAAN OBAT DI USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) SMP NEGERI KOTA YOGYAKARTA. PROSIDING SEMINAR NASIONAL DMI, 1, 87-99. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/prosiding/article/view/14