CUMIL (Card Ibu Hamil): Inovasi Media Edukasi sebagai Upaya Penurunan Prevalensi Stunting Tingkat Desa

  • Revi Anisa Berliana Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Zeany Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember, Jember, Indonesia
Keywords: Penurunan Prevalensi Stunting, Media Edukasi Ibu Hamil, Program CUMIL

Abstract

Kecamatan Jelbuk memiliki masalah kesehatan dengan prevalensi balita stunting sebanyak 381 balita atau sekitar 18,47% per Agustus 2023 dan diketahui Desa Panduman merupakan desa yang menyumbang angka stunting terbanyak. Seorang ibu hamil yang berisiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah dapat mempengaruhi sekitar 20% dari kejadian stunting pada anak. Oleh karena itu, penting untuk dilakukan edukasi kesehatan yang erat hubungannya dengan pencegahan stunting bagi ibu hamil. Untuk mengatasi masalah ini, tim PPK ORMAWA BEM FKM UNEJ merancang program CUMIL (Card Ibu Hamil), sebuah kartu informasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil melalui kemudahan akses terhadap informasi kesehatan yang relevan mengenai kehamilan dan pencegahan stunting sedini mungkin. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah sosialisasi kepada ibu hamil di Desa Panduman menggunakan media berupa Power Point dan pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan metode pre & post test. Sosialisasi ini dihadiri oleh 70 peserta dengan hasil pre post menunjukkan hanya sebesar 28 sasaran (40%) mendapatkan nilai optimal, namun setelah dilaksanakan post test naik dua kali lipat yaitu sebanyak 56 sasaran (80%) mendapatkan nilai optimal. Sosialisasi ini berhasil meningkatkan pemahaman serta menambah pengetahuan baru bagi ibu hamil di Desa Panduman. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif oleh ibu hamil, kader posyandu, pihak stakeholder desa yang meliputi bidan desa, tenaga kesehatan Polindes, sekretaris desa, dan kepala desa, serta tim PPK ORMAWA BEM FKM UNEJ.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, S., Angin, R., & Adawiyah, P. R. (2024). Strategi Pemerintah Desa dalam Penanganan Stunting di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember. Buletin Antropologi Indonesia, 1(1), 10. https://doi.org/10.47134/bai.v1i1.2187

Aghadiati, F., Ardianto, O., Rida Wati, S., Studi Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Adiwangsa Jambi, P., Studi Keperawatan, P., Ilmu Kesehatan Universitas Adiwangsa Jambi, F., Jl Sersan Muslim NoRT, I., Hok, T., Jambi Sel, K., Jambi, K., & Penulis, K. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Suhaid. In Journal of Healthcare Technology and Medicine (Vol. 9, Issue 1).

Alvionita, V., Erviany, N., Angraini, R., & Aulia Ramadhani, A. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Deteksi Risiko Tinggi Kehamilan. Jurnal Sehat Mandiri, 18(2).

Kementerian Kesehatan, R. I. (2018). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018.

Mainda, E. (2023). Sosialisasi Produk Tabungan Wadi’ah pada Bank Syari’ah bagi Masyarakat Kelurahan Panorama Kota Bengkulu.

Maulidah, W. B., Rohmawati, N., & Sulistiyani, S. (2019). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Desa Panduman Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Ilmu Gizi Indonesia, 2(2), 89–100.

Septamarini, R. G., Widyastuti, N., & Purwanti, R. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Responsive Feeding dengan Kejadian Stunting pada Baduta Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo, Semarang. Journal of Nutrition College, 8(1). http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jnc/

Trisyani, K., Fara, Y. D., Mayasari, A. T., & Abdullah. (2020). Hubungan faktor ibu dengan kejadian stunting. Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH), 1(3), 189–197. https://journal.aisyahuniversity.ac.id/index.php/Jaman/article/view/126/105

Published
2024-09-30
How to Cite
Berliana, R. A., & Firdausy, Z. F. (2024). CUMIL (Card Ibu Hamil): Inovasi Media Edukasi sebagai Upaya Penurunan Prevalensi Stunting Tingkat Desa. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(3), 1417-1427. https://doi.org/10.53769/jai.v4i3.969