Pelatihan Pop-Up Book Berbasis Kearifan Lokal Suku Makassar di UPT SPF SD Inpres Pa'baeng-Baeng Makassar
Abstract
Indonesia terkenal dengan beragam kearifan lokal, setiap daerah memiliki budaya yang berbeda-beda. Oleh karena itu, Indonesia sangat kaya akan budaya dan tradisi. Berdasarkan riset yang dilakukan di salah satu sekolah dasar UPT SPF SDI Pa’baeng-baeng kota Makassar ditemukan bahwa pengetahuan peserta didik terhadap kearifan lokal suku Makassar masih kurang. Terdapat beberapa peserta didik yang belum mengetahui sejarah singkat dari suku Makassar, lagu daerah, baju adat, rumah adat, makanan tradisional, dan kearifan lokal lainnya. Setelah dianalisis lebih lanjut, ditemukan fakta bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya ialah kurangnya media pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru serta minat baca peserta didik sangat kurang untuk membaca buku-buku yang berkaitan dengan kearifan lokal. Sehingga, dengan adanya pelatihan pembuatan pop-up book berbasis kearifan lokal suku Makassar bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif agar peserta didik memiliki pengetahuan dan kecintaan terhadap keberagaman yang ada di Suku Makassar. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif, penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status atau gejala yang ada, yaitu gejala apa adanya pada saat penelitian dilakukan. Sehingga diperoleh gambaran mengenai pembuatan pop-up Book berbasis kearifan lokal suku Makassar.
Downloads
References
Abbas, K., & Bin Hassan, Z. (2014). Integrated Learning Model Cultural-Art and Character Education. International Journal for Innovation Education and Research, 2(8), 2–8.
Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. In SAGE Publication.
Dzuanda, B. (2011). No Title Perancangan Buku Cerita Anak Pop Up, Tokoh- Tokoh Wayang Seri.
Hadi, S. 2016. Pemeriksaan Keabsahan Data Penelitian Kualitatif Pada Skripsi. Jurnal Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang, Vol 22(1), 109874.
Irkhamiyati, I. 2017. Evaluasi Persiapan Perpustakaan Stikes ’Aisyiyah Yogyakarta Dalam Membangun Perpustakaan Digital. Jurnal Berkala Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 13(1), 37. https://doi.org/10.22146/bip.26086.
Mubah, A. Safril. 2011. Strategi Meningkatkan Daya Tahan Budaya Lokal alam Menghadapi Arus Globalisasi. Jurnal Unair, 24 (4), 302-308.
Ningtiyas, T, W., Setyosari, P., & Praherdiono, H. 2019. Pengembangan Media Pop-Up Book Untuk Mata Pelajaran Ipa Bab Siklus Air Dan Peristiwa Alam Sebagai Penguatan Kognitif Siswa. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan. Vol 2(2). 115-120.
Nabila, S., Adha, I., & Febriandi, R. 2021. Pengembangan Media Pembelajaran Pop Up Book Berbasis Kearifan Lokal padaPembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu. Vol 5(5). 3928 - 3939
Pingge, H. D. (2017). Kearifan Lokal Dan Penerapannya Di Sekolah. Jurnal Edukasi Sumba, Vol 1(2), 128– 135.
Rachmadyanti, P. 2017. Penguatan Pendidikan Karakter Bagi Siswa Sekolah Dasar Melalui Kearifan Lokal. JPSD. Vol. 3 (2). ISSN 2540-9093.
Rahmatilah, S ., Hidayat, S ., & Apriliya, S. 2017. Media Buku Pop Up untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas Rendah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Vol 4(1). 139-148.
Safri, M., & Sari, Adelila, S. (2017). Pengembangan Media Belajar Pop-Up Book Pada Materi Minyak Bumi. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Education), 5(1), 107–113.
Tafonao, T. (2018). Peranan Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pendidikan. 2(2), 103. Https://Doi.Org/10.32585/Jkp.V2i2.113

