Optimalisasi Gizi Balita Melalui Pelatihan Intensif Bagi Ibu Dalam Menyusun Menu Sehat Untuk Mengurangi Kejadian Stunting

  • lutfihandayani lutfi Universitas Binawan, Jakarta, Indonesia
  • Bintang Petralina Universitas Binawan, Jakarta, Indonesia
  • Maryuni Maryuni Universitas Binawan, Jakarta, Indonesia
  • Mari Esterlita Universitas Binawan, Jakarta, Indonesia
  • Isti Istianah Universitas Binawan, Jakarta, Indonesia
Keywords: Gizi, Balita, Menu Sehat, Stunting

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia, terutama di daerah pedesaan seperti Kelurahan Rancamaya, Bogor. Kondisi ini terjadi akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu panjang yang mengakibatkan pertumbuhan anak menjadi terhambat. Anak-anak yang mengalami stunting tidak hanya terhambat dalam pertumbuhan fisik, tetapi juga berpotensi memiliki kecerdasan yang lebih rendah serta risiko penyakit kronis di kemudian hari. Kegiatan ini bertujuan untuk ; 1). Meningkatkan pengetahuan ibu balita. 2). Mendorong penerapan praktik gizi dengan menyusun menu sehat. Metode Pelaksanaan Kegiatan ini melalui beberapa tahapan, yaitu ; 1). Sosialisasi dan Pengenalan Program Pada tahap awal. 2). Penyuluhan dan Pelatihan Gizi Seimbang dengan praktik demo memasak yang memperlihatkan cara-cara menyusun menu sehat secara langsung. 4). Monitoring dan Evaluasi yang dilakukan oleh team penelitian dan kader. Hasil dari program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam jangka panjang, yaitu; Peningkatan pengetahuan gizi dan Perubahan perilaku dalam menyusun menu di kalangan ibu-ibu balita di Kelurahan Rancamaya, di mana setidaknya 75-80%. Program ini diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam pola makan dan gaya hidup masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan gizi anak-anak. Melalui pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, program ini diharapkan dapat menjadi model intervensi yang dapat diterapkan di wilayah lain yang menghadapi masalah serupa, dan pada akhirnya, berkontribusi pada pencapaian target nasional dalam mengurangi prevalensi stunting di Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ambarwati, E. R., & Susanti, S. (n.d.). PARTICIPATORY APPRAISAL RURAL: ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN SEBAGAI MODEL PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM PELAYANAN KEBIDANAN.

Anggraeni, L., Yuria, M., Maryuni, M., & Gustina, I. (2022). Penyebab Langsung dan Penyebab Tidak Langsung Terjadinya Stunting pada Anak Balita. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 5(2), 140–146. https://doi.org/10.33006/ji-kes.v5i2.358

Bukari, N., Danaa, A., Mubarak, A., Forfoe, W. W., Gariba, A., & Ali, Z. (2022). Comparative study of stunting measurement in children using WHO procedure and Growth Length Mat in Ghana. BMC Research Notes, 15(1), 374. https://doi.org/10.1186/s13104-022-06259-x

Helmyati, S., Yuliati, E., Wisnusanti, S. U., Maghribi, R., & Juffrie, M. (2017). Keadaan Mikrobiota Saluran Cerna pada Anak Sekolah Dasar yang Mengalami Stunting di Lombok Barat. Jurnal Gizi dan Pangan, 12(1), 55–60. https://doi.org/10.25182/jgp.2017.12.1.55-60

Hidayat, T., Febriana, A., & Widniah, A. Z. (2023). PREVENTION OF STUNTING PROBLEMS IN THE FAMILY THROUGH THE APPROACH PERSONAL COMMUNICATION. Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community, 7(1), 19–26. https://doi.org/10.35971/gojhes.v7i1.17423

Noftalina, E., Mayetti, M., & Afriwardi, A. (2019). Hubungan Kadar Zinc dan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 2 – 5 Tahun di Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 19(3), 565. https://doi.org/10.33087/jiubj.v19i3.723

Oktavianisya, N., Sumarni, S., & Aliftitah, S. (2021). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 2-5 TAHUN DI PULAU MANDANGIN.

Permatasari, T. A. E., Turrahmi, H., & Illavina, I. (2021). Edukasi Gizi Seimbang bagi Kader Posyandu pada Masa Pandemi Covid-19 sebagai Pencegahan Balita Stunting di Kabupaten Bogor. AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat, 1(2), 67. https://doi.org/10.24853/assyifa.1.2.67-78

Renyoet, B. S. (2013). HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN KEJADIAN STUNTING ANAK USIA 6-23 BULAN DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN TALLO KOTA MAKASSAR.

Sari, I., Amin, M. A., & Pasau, N. D. (2022). Relationship Of Chronic Energy Deficiency During Pregnancy With Stunting In Toddlers Aged 6-60 Months. 6.

Published
2024-12-31
How to Cite
lutfi, lutfihandayani, Petralina, B., Maryuni, M., Esterlita, M., & Istianah, I. (2024). Optimalisasi Gizi Balita Melalui Pelatihan Intensif Bagi Ibu Dalam Menyusun Menu Sehat Untuk Mengurangi Kejadian Stunting. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(4), 2155-2163. https://doi.org/10.53769/jai.v4i4.952