Pendampingan Penanganan Tengkes Melalui Program Kerja “ASTATEGI” Di Desa Karangrejo

  • Rangga Bayu Satriya Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • One Farida Arilasmi Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Erica Septafanny Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Naurah Septa Aurellia Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Rani Rhiana Putri Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Silvia Putri Aurelia Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Nadia Rahmawati Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Hilda Pramesti Arminata Santoso Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Rutsiana Dessyanti Ndoen Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Syahrul Aprilia Fallah Al Aziz Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Muhammad Faris Al Ghofiqi Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Nashirudin Al Azizi Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Yudha Nurdian Universitas Jember, Jember, Indonesia
Keywords: Tengkes, Gizi, Desa Karangrejo, ASTATEGI

Abstract

Tengkes, atau stunting, merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Desa Karangrejo, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Program kerja “ASTATEGI” (Aksi Sehat Tangani Tengkes dan Inovasi Gizi Protein Hewani Berbasis UMKM Ibu-Ibu PKK Desa Karangrejo) dirancang sebagai upaya peningkatan kesadaran dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan tengkes melalui edukasi gizi dan pemberian makanan bergizi berbasis pangan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program ASTATEGI dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait asupan gizi serta mengurangi angka tengkes di desa tersebut. Program ini dilaksanakan selama tiga hari dengan berbagai kegiatan sosialisasi dan demonstrasi masak yang melibatkan remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, dan orang tua balita. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang dan pentingnya pemenuhan asupan protein hewani untuk mencegah tengkes. Program ASTATEGI berhasil menggerakkan partisipasi masyarakat dalam mendukung penurunan angka tengkes melalui pemanfaatan bahan pangan lokal seperti daun kelor.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aditianti, Raswanti, I., Izwardy, D., & Irianto, S. E. (2020). Prevalensi Dan Faktor Risiko Stunting Pada Balita 24-59 Bulan Di Indonesia: Analisis Data Riset Kesehatan Dasar 2018. Penelitian Gizi Dan Makanan, 43(2), 51–64.

Andiani, Mansyur, S., Rahayu, A., & Surasno, D. M. (2023). Edukasi Cegah Stunting Dengan Protein Hewani Melalui Games Kartu Pada Anak Usia Sekolah Di Kelurahan Kalumpang Kota Ternate. EJOIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(7), 599–604.

Anwar, S., Winarti, E., Sarjana Kesehatan Masyarakat, P., Kadiri, U., Selomangleng No, J., Kediri, K., Timur, J., & Ilmu Kesehatan, F. (2022). Systematic Review Faktor Risiko, Penyebab dan Dampak Stunting Pada Anak. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(1), 88–94.

Bafadal, R. E. (2024). Metode Pemberian Makan dan Kejadian Tengkes Studi di Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(3), 209–219.

Devie, M. P., Mardani, F. A., Damayanti, R. F., Pramana, A. A., Akhyar, R. F., Wahdah, N. A., Tauriestya, F. A., Miratmaka, D. T., Sugesta, M. Y. I., Noza, D. E., & Nurdian, Y. (2023). Penguatan Literasi Gizi untuk Pencegahan Stunting di Desa Jurangsapi. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 79–92. https://doi.org/10.36312/linov.v8i1.1120

Fikri. (2022). Peran Pemerintah Aceh Besar Dalam Pencegahan Generasi Stunting di Kecamatan Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar. Journal of Research and Development on Public Policy (Jarvic) , 1(4), 70–78.

Hamdi, A. N. (2023). Penanggulangan Stunting Dengan Program Gizi. Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjary Banjarmasin.

Imroatus, S. (2022). Hubungan Self Esteem Ibu Dengan Maternal Role Attainmentyang Memiliki Anak Stunting Literature Review. STIKES Hang Tuah SurabayA.

Imsar, & Rambe, R. A. (2023). Pengaruh Ekonomi Pembangunan Terhadap Sumber Daya Manusia di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Digital, 1(2), 264–268.

Maherawati, M., Suswati, D., Dolorosa, E., Hartanti, L., & Fadly, D. (2023). Sosialisasi Gizi Telur Sebagai Protein Hewani Murah Untuk Pencegahan Stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(4), 3312–3322. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i4.15823

Riskesdas, T. (2018). Laporan Riskesdas Nasional 2018.

Ruaida, N. (2018). Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan Mencegah Terjadinya Stunting (Gizi Pendek) Di Indonesia. Global Health Science, 3(2), 139–151.

Supadmi, S., Ashar, H., Kusumawardani, H. D., Laksono, A. D., Wulandari, R. D., & Nursafingi, A. (2024). Mengendalikan Stunting di Indonesia: Faktor Apa Saja yang Penting? Persakmi. https://www.researchgate.net/publication/381653405

Widiyanti, D. S., Fauzi, R., & & Afarona, A. (2021). Penanggulangan Masalah Stunting Balita Melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Puding Kelor Di Desa Kutogirang. Jurnal Pengabdian Siliwangi, 7(2), 67–70.

Wiweko, B., Utama, I. K. A. Pr., Anggraningrum, I., Hasan, N., & Hidayat, S. (2023). Membangun Bangsa Cerdas: Kontribusi Pemikiran Ilmuwan AIPI. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Published
2024-09-21
How to Cite
Satriya, R. B., Arilasmi, O. F., Septafanny, E., Aurellia, N. S., Putri, R. R., Aurelia, S. P., Rahmawati, N., Santoso, H. P. A., Ndoen, R. D., Aziz, S. A. F. A., Ghofiqi, M. F. A., Azizi, N. A., & Nurdian, Y. (2024). Pendampingan Penanganan Tengkes Melalui Program Kerja “ASTATEGI” Di Desa Karangrejo. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(3), 1058-1067. https://doi.org/10.53769/jai.v4i3.921