PENDAMPINGAN PEMBUATAN MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) BAGI MASYARAKAT DESA SALU INDUK

  • Nurmalasari Nurmalasari Program Studi Kimia Universitas Cokroaminoto Palopo, Palopo, Indonesia
  • Suhaeni Suhaeni Program Agroteknologi, Universitas Cokroaminoto Palopo, Palopo, Indonesia
Keywords: bioaktivator, mikroorganisme local

Abstract

Desa Saluinduk merupakan salah satu desa dengan komoditi utama tanaman padi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Saluinduk, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. Sasaran dalam kegiatan ini adalah kelompok tani Saluinduk. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan kepada petani padi tentang cara memperoleh mikroorganisme lokal (MOL). Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini berupa workshop dan pendampingan praktik pembuatan MOL. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa petani memahami pengetahuan tentang pupuk organik cair berbahan MOL dan cara pembuatannya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asniah, A., Widodo, W., & Wiyono, S. (2013). Potensi Cendawan Asal Tanah Perakaran Bambu Sebagai Endofit dan Agen Biokontrol Penyakit Akar Gada Pada Tanaman Brokoli. 13(1), 61–68.

Budiyani, N. K., Soniari, N. N., & Sutari, N. W. S. (2016). Analisis Kualitas Larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang. Jurnal Agroekoteknologi Tropika (Journal of Tropical Agroecotechnology).

Hadiwidodo, M., Sutrisno, E., Handayani, D. S., & Febriani, M. P. (2018). Studi Pembuatan Kompos Padat Dari Sampah Daun Kering Tpst Undip Dengan Variasi Bahan Mikroorganisme Lokal (MOL) Daun. Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi Dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 15(2), 78–85. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v15i2.78-85

Kalay, A. M., Sesa, A., Siregar, A., & Talahaturuson, A. (2020). Efek Aplikasi Pupuk Hayati terhadap Populasi Mikroba dan Ketersediaan Unsur Hara Makro pada Tanah Entisol. Agrologia, 8(2), Article 2. https://doi.org/10.30598/a.v8i2.1011

Lepongbulan, W., Tiwow, V. M. A., & Diah, A. W. M. (2017). Analisis Unsur Hara Pupuk Organik Cair dari Limbah Ikan Mujair (Oreochromis mosambicus) Danau Lindu dengan Variasi Volume Mikroorganisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang. Jurnal Akademika Kimia, 6(2), 92. https://doi.org/10.22487/j24775185.2017.v6.i2.9239

Suhastyo, A. A., Anas, I., Santosa, D. A., & Lestari, Y. (2013). STUDI MIKROBIOLOGI DAN SIFAT KIMIA MIKROORGANISME LOKAL (MOL) YANG DIGUNAKAN PADA BUDIDAYA PADI METODE SRI (System of Rice Intensification). Sainteks, 10(2), Article 2. https://doi.org/10.30595/sainteks.v10i2.148

Yulistiana, E., Widowati, H., & Sutanto, A. (2020). PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR)DARI AKAR BAMBU APUS (Gigantochola apus) MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN. 1(1), 1–7.

Zahanis, Z., Widodo Haryoko, W. H., & Megi Martavia, M. M. (2018). Pengaruh Pemberian Bahan Organik yang Diperkaya Mikroba Bambu Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kangkung Darat (Ipomoea reptans). JUrnal EMBRIO, 10(1), 57–72.

Published
2021-05-21
How to Cite
Nurmalasari, N., & Suhaeni, S. (2021). PENDAMPINGAN PEMBUATAN MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) BAGI MASYARAKAT DESA SALU INDUK . Jurnal Abdimas Indonesia, 1(1), 8-11. https://doi.org/10.53769/jai.v1i1.46
Section
Articles