SOSIALISASI DAN KEPELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MENJADI ECO ENZYME DI GUWOSARI TRAINING CENTER, PAJANGAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Abstract
Pesatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia menyebabkan tingginya permintaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu cara masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya ialah dengan mengonsumsi suatu barang atau jasa. Dengan tingkat konsumsi masyarakat yang tinggi akan sebuah barang dapat menimbulkan permasalahan baru bagi lingkungan yaitu peningkatan jumlah sampah. Sampah datang dari berbagai sektor seperti rumah tangga, pabrik, sekolah, maupun restoran yang dapat mencemari lingkungan hidup apabila tidak ditangani dengan benar dan serius. Salah satu alternatif untuk penanganan sampah ialah melalui pengelolaan sampah organik menjadi eco enzyme. Berdasarkan identifikasi permasalahan yang ada, masalah utama yang dihadapi ialah kurangya pengetahuan dan keterampilan mitra perihal pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme. Dengan begitu tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik menjadi cairan eco enzyme yang memiliki berbagai manfaat. Oleh karena itu diperlukan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah yang baik. Selain itu juga harus dibarengi dengan kepelatihan dan praktik secara langsung oleh praktisi untuk mengolah sampah menjadi eco enzyme. Pelaksanaan sosialisasi dan kepelatihan sampah organik menjadi eco enzyme dapat dilihat sebagai sebuah peluang dalam mengatasi permasalahan sampah organik yang berkelanjutan terhususnya disektor rumah tangga. Pengelolaan sampah ini tidak hanya membantu mengurangi permasalahan sampah namun juga dapat memberikan manfaat secara ekonomi kepada masyarakat yang diberdayakan.
Downloads
References
Bappeda Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 2021. Pengelolaan Sampah. http://bappeda.jogjaprov.go.id/dataku/data_dasar/index/208-pengelolaan-sampah. Diakses pada 30 Januari 2022.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Istimewa Yogyakarta. 2019. Produk Hukum. http://dlhk.jogjaprov.go.id/produk-hukum. Diakses pada 30 Januari 2022.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul. 2021. Peraturan Daerah Kabupaten Bantul Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. https://dlh.bantulkab.go.id/data/hal/0/32/45/187-peraturan-daerah-kabupaten-bantul-nomor-2-tahun-2019-tentang-pengelolaan-sampah-rumah-tangga-dan-sampah-sejenis-sampah-rumah-tangga. Diakses pada 30 Januari 2022.
Ijong. (2020). Proses Penelitian Tentang Manfaat Eco Enzyme Lebih Dari 30 Tahun Oleh Doktor Rosukon Thailand Dan Dikembangkan Oleh Doktor Joean Oon Dari Malaysia. Retrieved from https://fokusberitanasional.net/ website: https://fokusberitanasional.net/proses-penelitian-tentang-manfaat-eco-enzymelebih-dari-30-tahun-oleh-doktor-rosukon-thailand-dan-dikembangkan-olehdoktor-joean-oon-dari-malaysia/.
Imron, M. (2020). Manajemen sampah. Retrieved from Https://zerowaste.id/ website: https://zerowaste.id/zero-waste-lifestyle/eco-enzyme/.
Mustika, dkk. 2020. Sosialisasi dan Edukasi Pengelolaan Sampah Organik untuk Pemberdayaan Masyarakat di Desa Sakti, Nusa Penida, Klungkung Regency, Bali. Community Services Journal (CSJ). 3 (1): 1-9.
Pranata, dkk. 2021. Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik Dengan Metode Eco Enzyme. Indonesian Journal Of Community Service. Volume 1, Nomor 1.
Pratiwi, N. I. (2020). Degradasi sampah Organik Dengan Bantuan Maggot Black Soldier Fly. Universitas Bakri.
Rabbani, A. R. D. M. (2020). Takakura Sebagai Solusi Penanganan Sampah Organik Rumah Tangga. Abdimas Galuh. 2 (1): 53–64.
Wiryono, B. M., & Dewi, E. S. (2020). Pengelolaan sampah organik di lingkungan bebidas. Jurbal Agro Dedikasi Masyarakat. 1(1): 1–3.

