PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PPI (PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDU) ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB NEGERI ANIM HA UNTUK MENDUKUNG KURIKULUM MERDEKA
Abstract
Asesmen diagnostik tidak hanya dilakukan oleh guru tetapi berbagai pihak lain yang dapat dilibatkan diantaranya orangtua, psikolog, terapis dan dokter. Setiap unsur tersebut melakukan asesmen diagnostik setiap siswa dan hasilnya dirangkum dalam bentuk uraian dan selanjutnya dilakukan analisis dan rekomendasi tindak lanjut untuk siswa. Kegiatan pendampingan dilaksanakan melalui observasi, paparan materi dan diskusi, demonstrasi, latihan terbimbing, evaluasi program dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan pendampingan ini menunjukkan respon positif mitra berdasarkan angket kepuasan terhadap pelaksanaan kegiatan sebasar 56% peserta pendampingan puas, 38% sangat puas, sebanyak 6% responden tidak puas dan sisanya 0% sangat tidak puas, adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra, tersusunnya asesmen oleh peserta pendampingan yang valid dan layak digunakan. Manfaat kegiatan pendampingan ini adalah guru menjadi terampil menyusun PPI bagi anak berkebutuhan khusus si SLB Negeri Anim Ha
Downloads
References
Anis Munfarikhatin. (2016). Analisis karakter kerja keras dan literasi matematika pisa siswa melalui pembelajaran model pbl strategi murder materi pythagoras. Universitas Negeri Semarang.
Farisia, H. (2017). Strategi Optimalisasi Kemampuan Belajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) melalui Program Pembelajaran Individual (PPI). SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 3(2), 1–17.
Haryono, Ahmad Syaifudin, S. W. (2015). Evaluasi Pendidikan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus (Abk) Di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Pendidikan Unnes, 32(2), 124205.
Koelmans, A. A. (2021). An inclusive, interdisciplinary forum for worldwide efforts to solve the plastics pollution challenge. Microplastics and Nanoplastics, 1(1), 1–2. https://doi.org/10.1186/s43591-020-00001-9
Love, H. R., & Beneke, M. R. (2021). Pursuing Justice-Driven Inclusive Education Research: Disability Critical Race Theory (DisCrit) in Early Childhood. Topics in Early Childhood Special Education, 41(1), 31–44. https://doi.org/10.1177/0271121421990833
Munfarikhatin, A. (2019). Musamus Jurnal of Mathematics Education. 2.
Munfarikhatin, A., & Rachmat, R. (2021). Pendampingan Membuat Pop Up Book Mace (Membaca Asyik Dan Ceria) Sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Anak Autisme Di Slb Anim Ha. Jurnal Abdimas Indonesia, 1(3), 77–88. https://doi.org/10.53769/jai.v1i3.107
Prastyo, H. (2020). Pengembangan Soal Matematika Model PISA Menggunakan Konteks Kalimantan Timur. Jurnal Padegogik, 3(1), 1–44. https://doi.org/10.35974/jpd.v3i1.2230
Rojii, M., Istikomah, I., Aulina, C. N., & Fauji, I. (2019). DESAIN KURIKULUM SEKOLAH ISLAM TERPADU (Studi Kasus di SMPIT Insan Kamil Sidoarjo). Al-Tanzim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 49–60. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v3i2.667
Setemen, K. (2010). Pengembangan Evaluasi Pembelajaran Online. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 43(3), 207–214. https://doi.org/10.23887/jppundiksha.v43i3.124
Wardah, E. Y. (2019). Peranan Guru Pembimbing Khusus Lulusan Non-Pendidikan Luar Biasa (Plb) Terhadap Pelayanan Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi Kabupaten Lumajang. JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi), 2(2), 93. https://doi.org/10.26740/inklusi.v2n2.p93-108

