Penguatan Inklusi Digital Dalam Pengembangan Kapasitas Administratif dan Kewirausahaan Masyarakat Berbasis Teknologi Sederhana di Desa Ciberem Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas

  • Poppy Dian Indira Kusuma Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
  • Kevin Afrizal Nugroho Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
  • Jajang Hidayat Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
  • Faris Abdul Aziz Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
  • Adib Sulistyo Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
  • Eko Agus Muharom Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
Keywords: inklusi digital, kapasitas administratif, kewirausahaan masyarakat, teknologi sederhana, literasi akuntansi

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi peningkatan kapasitas administratif dan kewirausahaan masyarakat. Namun, peningkatan akses terhadap teknologi digital belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi tersebut untuk pengelolaan administrasi usaha secara efektif. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara inklusi digital berbasis akses dan inklusi digital berbasis kapabilitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi akuntansi dan meningkatkan pemahaman tentang administrasi dan kewirausahaan masyarakat berbasis teknologi sederhana. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui survei awal, pelatihan literasi akuntansi, pendampingan praktik pencatatan keuangan, serta evaluasi pra dan pasca pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi sederhana, seperti aplikasi pencatatan keuangan berbasis telepon pintar dan spreadsheet digital, mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pencatatan transaksi, pengelolaan arus kas, serta penyusunan laporan keuangan sederhana. Selain itu, terjadi perubahan persepsi masyarakat terhadap pentingnya administrasi usaha sebagai instrumen pengambilan keputusan. Penguatan inklusi digital berbasis teknologi sederhana terbukti berkontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas administratif dan pengembangan kewirausahaan masyarakat. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan edukatif dan pendampingan berkelanjutan dalam mendorong transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan..

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hamzah, A., & Rahmawati, T. (2023). Accounting Literacy and SME Performance. Jurnal Manajemen.

OECD. (2023). SME digitalisation: Enhancing the contribution of SMEs in a digitalised economy. Paris: Organisation for Economic Co-operation and Development.

Romney, M. B., & Steinbart, P. J. (2015). Sistem informasi akuntansi: Accountinginformation systems (Edisi 13). Salemba Empat. ISBN: 978-979-061-528-1

Sulastiningsih, S., Asteria, B., & Renaldy, F. (2024). Literasi Akuntansi dan Keuangan untuk Peningkatan Kinerja UMKM. Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha.

Susanto, A. (2017). Sistem Informasi Akuntansi: Konsep dan Praktik. Penerbit Salemba Empat.

Warisi, D., Sari, M. S., & Yapan, U. F. (2024). Literasi Akuntansi dalam Pengelolaan Keuangan UMKM. Community Development Journal.

World Bank. (2023). Digital development overview: Enabling inclusive growth through digital transformation. Washington, DC: World Bank.

Published
2026-06-13
How to Cite
Kusuma, P. D. I., Nugroho, K. A., Hidayat, J., Aziz, F. A., Sulistyo, A., & Muharom, E. A. (2026). Penguatan Inklusi Digital Dalam Pengembangan Kapasitas Administratif dan Kewirausahaan Masyarakat Berbasis Teknologi Sederhana di Desa Ciberem Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Jurnal Abdimas Indonesia, 6(2), 998-1002. https://doi.org/10.34697/jai.v6i2.3799
Section
Articles