Pemberian Edukasi Terapi Akupresur pada Ibu Menopause dengan Diabetes Mellitus
Abstract
Menopause merupakan fase alami yang dialami perempuan akibat menurunnya fungsi hormon reproduksi. Kondisi menopause pada ibu dengan diabetes mellitus sering menimbulkan berbagai keluhan seperti gangguan tidur, nyeri sendi, stres, mudah lelah, serta ketidakstabilan kadar gula darah. Kurangnya pengetahuan mengenai terapi nonfarmakologis menyebabkan sebagian besar ibu menopause hanya bergantung pada terapi obat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu menopause mengenai terapi akupresur sebagai terapi pendukung dalam mengurangi keluhan menopause dan membantu pengendalian diabetes mellitus. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan, demonstrasi terapi akupresur, serta pendampingan praktik secara langsung kepada peserta. Kegiatan dilakukan pada ibu menopause dengan diabetes mellitus sebanyak 17 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat terapi akupresur, titik-titik akupresur, serta tata cara pelaksanaannya secara mandiri. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan mampu mempraktikkan terapi akupresur dengan benar. Edukasi terapi akupresur dapat menjadi alternatif terapi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan efektif dalam membantu mengurangi keluhan menopause pada ibu dengan diabetes mellitus.
Downloads
References
Bobak, I. M., Lowdermilk, D. L., & Jensen, M. D. (2020). Maternity and women’s health care. Mosby.
Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Bloom, S. L., et al. (2022). Williams obstetrics (26th ed.). McGraw-Hill.
Dewi, N. K., & Lestari, D. (2020). Hubungan menopause dengan perubahan metabolisme glukosa darah.
Federation, I. D. (2023). IDF diabetes atlas (10th ed.).
Ganong, W. F. (2020). Review of medical physiology (26th ed.). McGraw-Hill.
Guyton, A. C., & Hall, J. E. (2021). Textbook of medical physiology (14th ed.). Elsevier.
Handayani, E., & Astuti, P. (2021). Terapi komplementer pada perempuan menopause.
Manuaba, I. B. G. (2021). Ilmu kebidanan, penyakit kandungan, dan KB. EGC.
Notoatmodjo, S. (2021). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan.
Organization, W. H. (2021). Guidelines on self-care interventions for health and well-being.
Organization, W. H. (2022). Diabetes fact sheet.
PERKENI. (2024). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia.
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2021). Fundamentals of nursing (11th ed.). Elsevier.
Price, S. A., & Wilson, L. M. (2020). Patofisiologi: Konsep klinis proses-proses penyakit. EGC.
Putri, R., Susanti, N., & Kurniawati, D. (2022). Efektivitas terapi akupresur terhadap penurunan stres pada pasien diabetes mellitus.
Republik Indonesia, K. K. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sari, D., Nugroho, A., & Wahyuni, R. (2022). Pengaruh terapi akupresur terhadap kualitas tidur pada lansia.
Sari, R., & Nugroho, B. (2022). Akupresur sebagai terapi nonfarmakologis pada penyakit kronis.
Sherwood, L. (2021). Human physiology: From cells to systems (10th ed.). Cengage Learning.
Smeltzer, S. C., Bare, B. G., Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2020). Brunner & Suddarth’s textbook of medical-surgical nursing (15th ed.). Wolters Kluwer.
The North American Menopause Society. (2023). Menopause practice: A clinician’s guide.
Wahyuni, S., Fitriani, Y., & Hidayat, A. (2022). Penerapan terapi akupresur pada pasien diabetes mellitus tipe 2.

