Inovasi Produk Olahan Daun Singkong Sebagai Peluang Usaha di Pondok Pesantren Zaadul Ma’ad
Abstract
Daun singkong merupakan komoditas yang cukup melimpah di lingkungan Pondok Pesantren Zaa’dul Maad Kota Palembang, namun pemanfaatannya selama ini masih terbatas sebagai menu masakan sehari-hari dan pakan ternak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi inovasi pembuatan produk olahan berbahan dasar daun singkong guna membuka peluang bisnis pangan yang berdaya saing dari segi mutu, cita rasa, tambahan gizi, serta memiliki daya simpan yang lebih lama. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari dua tahapan utama, yakni sosialisasi mengenai potensi peluang usaha olahan daun singkong, yang dilanjutkan dengan pelatihan dan praktik langsung pembuatan tiga inovasi produk berupa bakso, nugget, dan keripik. Kegiatan ini melibatkan kelompok mitra yang terdiri dari 15 orang staf dan guru pesantren. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh manfaat berupa peningkatan keterampilan diversifikasi pangan, tetapi juga pemahaman terkait kelayakan bisnis. Hasil analisis ekonomi untuk proyeksi produksi selama dua puluh lima hari menunjukkan bahwa titik impas harga jual minimal tercapai pada angka Rp17.942 untuk dua ratus lima puluh bungkus keripik, Rp20.100 untuk seratus lima puluh bungkus nugget, dan Rp32.178 untuk tujuh puluh lima bungkus bakso. Analisis periode pengembalian modal menunjukkan bahwa produk keripik membutuhkan waktu paling cepat yakni tiga puluh satu hari, disusul bakso selama empat puluh tujuh hari, dan nugget selama lima puluh sembilan hari. Kesimpulannya, inovasi diversifikasi produk daun singkong ini secara ekonomi sangat layak untuk dikembangkan dalam skala produksi yang lebih besar. Keterlibatan aktif staf dan guru pesantren dalam rangkaian kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam pemberdayaan kemandirian ekonomi masyarakat berbasis pemanfaatan sumber daya alam lokal.
Downloads
References
Arifin. (2005). Kandungan Gizi pada Ubi Kayu. Jurnal Ilmu-ilmu Peternakan. IX (2): 90-110.
Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan. 2024
Halosehat.com. (2015). Makanan yang Mengandung Protein Tinggi, (Online). Available at:https://halosehat.com/gizinutrisi/panduan-gizi. Diakses tanggal 21 Mei 2024.
Mashuri dan Nurjannah, D. (2020) Analisis SWOT Sebagai Strategi Meningkatkan Daya Saing (Studi Pada PT. Bank Riau Kepri Unit Usaha Syariah Pekanbaru). Jurnal Perbankan Syariah .Vol.1, No.1: 97- 122
Nurzainah, G dan Namida, (2005). Penggunaan Bahan Pengisi pada Nugget Itik Air (The Appalication of Various Voluminous Matter on Waterfowls Nugget). Jurnal Agribisnis Peternakan.
Rahayu, Y & Aziz, IA. (2022). Pelatihan Inovasi Produk Singkong (Keripik Daun Singkong) Sebagai Potensi Usaha Kreatif bagi Masyarakat Desa Padamulya Kecamatan Pasirkuda Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Bara. Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2, No. 1, April 2022, Hal. 1-7.
Rina Sri Wahyuni, R S & Nur, AA. (2024). Pengolahan Daun Singkong Menjadi Produk Makanan sebagai Alternatif Pendapatan di Kabupaten Bulungan. Jurnal inkam Jurnal inovasi pengabdian Masyarakat Volume 3 no. 1 Mei 2024. ISSN (e-print): 2829-4874.
Syakur, (2012). Manfaat Daun Singkong Untuk Obat dan Makanan Sehat, Media Informasi Kesehatan, www.kesehatan123.com.
Sulistiani, D. (2014). Analisis SWOT Sebagai Strategi Perusahaan dalam Memenangkan Persaingan Bisnis. el-Qudwah
Saleh.N, dkk. (2016). Pedoman Budidaya Ubi Kayu di Indonesia. Indonesian Agency for Agricultural Research and Development (IAARD) Press.
Widaningrum, I. (2015). Teknologi Pembuatan Tahu yang Ramah Lingkungan (Bebas Limbah), Jurnal Dedikasi, 12, PP. 14-21.

