Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Zero Waste Melalui Pemanfaatan Kelapa Menjadi VCO dan Cocopeat di Kecamatan Toari Kabupaten Kolaka

  • IRawati IRawati Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Fetni Fetni Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • La Ode Asrun Azis Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Dewi Sulfa Saguni Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Hasmawati Timpa Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Fitriani Fitriani Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
  • Esa Prayoga Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Kolaka, Indonesia
Keywords: Pemberdayaan masyarakat, zero waste, VCO, cocopeat, ekonomi lokal

Abstract

Kecamatan Toari, Kabupaten Kolaka memiliki potensi kelapa yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan bahan mentah dengan nilai tambah rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pemanfaatan kelapa secara menyeluruh berbasis konsep zero waste, yaitu mengolah daging kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) dan sabut kelapa menjadi cocopeat. Metode yang digunakan meliputi Participatory Rural Appraisal (PRA), pelatihan teknis, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas masyarakat sebesar ±50% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, terbentuk kelompok usaha produktif yang mampu memproduksi VCO dan cocopeat secara mandiri. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat serta mendukung ekonomi sirkular berbasis sumber daya lokal. Dengan demikian, model pemberdayaan berbasis zero waste terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chambers, R. (2014). Rural development: Putting the last first. Routledge.

Food and Agriculture Organization. (2021). Coconut value chain development. FAO.

Hermawan, D. (2019). Potensi cocopeat sebagai media tanam organik. Jurnal Agroteknologi, 13(1), 22–30.

Hulalata, M., Abdullah, W., & Ibrahim, S. (2020). Pemberdayaan masyarakat Desa Bihe, Kabupaten Gorontalo melalui diversifikasi kelapa menjadi virgin coconut oil dan cocopeat. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 6(3), 159–166.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.

Marina, A. M., Che Man, Y. B., & Amin, I. (2009). Virgin coconut oil: Emerging functional food oil. Trends in Food Science & Technology, 20(10), 481–487.

Putra, R., Adi, S., & Rahman, A. (2023). Peningkatan nilai tambah kelapa melalui produk turunan. Community Development Journal, 4(2), 115–124.

Rahim, A., & Suryani, R. (2023). Kualitas dan karakteristik virgin coconut oil (VCO) melalui pengaruh kecepatan dan lama putaran santan. Teknotan, 17(1), 45–54.

Suharto, E. (2017). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat. Refika Aditama.

Published
2026-06-30
How to Cite
IRawati, I., Fetni, F., Azis, L. O. A., Saguni, D. S., Timpa, H., Fitriani, F., & Prayoga, E. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Zero Waste Melalui Pemanfaatan Kelapa Menjadi VCO dan Cocopeat di Kecamatan Toari Kabupaten Kolaka. Jurnal Abdimas Indonesia, 6(2), 1103-1111. https://doi.org/10.34697/jai.v6i2.3327
Section
Articles