Meningkatkan Minat Baca Anak melalui Pemanfaatan Buku Bacaan di UPT SD Negeri 10 Tarowang Kabupaten Jeneponto
Abstract
Rendahnya minat baca pada anak Sekolah Dasar menjadi tantangan dalam penguatan budaya literasi sejak dini, khususnya di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak melalui pemanfaatan buku bacaan yang menarik dan sesuai dengan usia di UPT SD Negeri 10 Tarowang, Kabupaten Jeneponto. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu penyediaan dan penataan pojok baca, pendampingan kegiatan membaca, storytelling, serta pembiasaan membaca rutin. Peserta kegiatan terdiri atas 30 siswa yang dibagi dalam tiga kelompok berdasarkan tingkat kelas rendah dan tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan keterlibatan siswa dalam kegiatan membaca, ditandai dengan meningkatnya frekuensi kunjungan ke pojok baca, kemampuan memahami isi bacaan, serta keberanian siswa dalam menceritakan kembali isi buku. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat berupa terciptanya lingkungan belajar yang literatif dan menyenangkan bagi siswa. Kegiatan ini turut mendorong peran aktif guru dalam membimbing dan memfasilitasi kegiatan literasi di kelas. Dukungan lingkungan sekolah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan budaya membaca pada siswa.
Downloads
References
Guthrie, J. T. (2013). Instructional Contexts for Engagement and Achievement in Reading. Reading Research Quarterly, 48(1), 9–26. 0.1007/978-1-4614-2018-7_29
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2021). Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: Kemendikbud.
Khaerawati, Z., Nurhasanah, & Oktaviyanti, I. (2023). Level Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar di Kelas Tinggi. Jurnal Educatio, 9(2), 637–643. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4521
Krashen, S. D. (2011). Free Voluntary Reading. Santa Barbara, CA: Libraries Unlimited.
Mastoah, I. (2017). Keterampilan Membaca. Primary: Jurnal Keilmuan Dan Kependidikan Dasar, 8 (2), 175–184. https://ftk.uinbanten.ac.id/journals/index.php/primary/article/view/155
Mayer, R. E. (2014). The Cambridge Handbook of Multimedia Learning (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139547369
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2019). PISA 2018 Results (Volume I): What Students Know and Can Do. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5f07c754-en
Riyati, A. (2021). Keterampilan Membaca. Yogyakarta: K-Media. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=ohqeEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=keterampilan+membaca&ots=otAwVXRDRq&sig=cM_SGwoE4N0mUiGfJj_2tmsZOu8&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
Snow, C. E. (2010). Reading comprehension: Reading for Learning. Reading Research Quarterly, 45(3), 282–294. https://doi.org/10.1598/RRQ.45.3.3
Triyono, Dini Rahmawati, & Arri Handayani. (2023). Analisa Kemampuan Membaca pada Anak Sekolah Dasar: Literature Review. Journal of Education Research, 4(4), 2558–2563. https://doi.org/10.37985/jer.v4i4.649
UNESCO. (2017). Literacy for Life. Paris: UNESCO.
Wigfield, A., & Guthrie, J. T. (2017). Motivation for Reading Engagement. In Handbook of Reading Research. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315628110
Wolf, M. (2018). Reader, Come Home: The Reading Brain in a Digital World. Harper.
World Bank. (2020). Ending Learning Poverty: What Will it Take? Washington, DC: World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1552-2

