URBAN FARMING DAN TAMAN EDUKASI MENDUKUNG PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DI KELURAHAN SAKO KOTA PALEMBANG
Abstract
Program Kampung Iklim bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya untukmeningkatkan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan menilai adaptasi terhadapperubahan iklim yang merupakan kerangka nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.Langkah-langkah mitigasi tersedia dan dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal, tergantung pada kondisi lokal. Desaiklim adalah tempat yang terletak pada tingkat administrasi terendah di tingkat paroki atau dusun dan pada tingkat administrasitertinggi di tingkat kecamatan atau desa atau di mana masyarakat berusaha untuk beradaptasi dan memitigasi perubahan iklim.terus menerus. Berdasarkan hasil koordinasi dan survey lokasi di RT 98 RW 37 Kelurahan Sako Kecamatan Sako Kota Palembang yang dinilai sesuai dengan konsep Urban Farming, serta dengan menerapkan taman edukasi di areal Urban Farming sebagai media pengenalan dan percontohan Urbang Farming.
Downloads
References
Inang Pambudi, D., & Yudha Erlangga, R. (2018). Pemanfaatan Lahan Kosong Sebagai Tanaman Obat Keluarga Warga Prancak Dukuh Panggungharjo, Sewon Bantul Yogyakarta. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 347–352. https://doi.org/https://doi.org/10.12928/jp.v2i2.462.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Pengendalian Perubahan Iklim. (2017). Roadmap Program Kampung Iklim. https://www.scribd.com/document/403963110/roadmap-proklim-1-pdf.

