EDUKASI HIGH INTENSITY INTERVAL TRAINING UNTUK MENINGKATKAN DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI (VO2Max) PADA KOMUNITAS SEPEDA GUYUP RUKUN DUKUH TREMBONO GUNUNGKIDUL DIY
Abstract
Kebugaran jasmani terkait kemampuan kesehatan mencakup kebugaran kardiorespirasi, komposisi tubuh, fleksibilitas, kekuatan otot. Kebugaran jasmani terkait kemampuan atletis mencakup keseimbangan, waktu reaksi, koordinasi, ketangkasan, kecepatan, dan kekuatan. Olahraga adalah suatu bentuk kegiatan fisik yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani. Dalam olahraga tidak hanya melibatkan sistem muskuloskeletal semata, namun juga mengikutsertakan sistem lain seperti sistem kardiovaskular, sistem respirasi, sistem ekskresi, sistem saraf dan masih banyak lagi. Menurut Kolt et al, latihan intensitas tinggi dengan menggunakan interval dapat meningkatkan volume oksigen saat latihan pada volume dan kapasitas maksimum (VO2max) selama latihan. Sehingga tidak hanya berfokus pada otot saja akan tetapi terjadi pelatihan bagi organ vital seperti jantung dan paru.
Downloads
References
Departemen Kesehatan RepubIik Indonesia. Riset kesehatan dasar. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia; 2013.
Ramírez-vélez R, Hernandez A, Castro K, Tordecilla-sanders A, González-ruíz K, Correa-bautista JE, et al. High intensity interval- vs resistance or combinedtraining for improving cardiometabolic health in overweight adults ( cardiometabolic HIIT-RT study ): study protocol for a randomised controlled trial.
Fisher G, Brown AW, Brown MMB, Alcorn A, Noles C, Winwood L, et al. High intensity interval- vs moderate intensitytraining for improving cardiometabolic health in overweight or obese males : A randomized controlled trial. PLoS One. 2015; 10(10):1–15.
Naesilla, Argarini R, Mukono IS. Latihan interval intensitas tinggi menurunkan tekanan darah sistol istirahat tetapi tidak menurunkan tekanan darah diastol dan denyut nadi istirahat pada dewasa muda sehat normotensif. Sport Fit J. 2016; 4(1):16–24.
Hermina S, Dwi P, Edwin B. Pengaruh latihan aerobik dan anaerobik terhadap sistem kardiovaskuler dan kecepatan reaksi. Jakarta: Media Medika Indonesia; 2004.
Kusumaningtyas DN. Pengaruh latihan aerobik intensitas ringan dan sedang terhadap penurunan presentase lemak badan[skripsi]. Surakarta:Universitas Muhammadiyah; 2011.

