POSYANDU LANSIA DESA KENDALKEMLAGI
Abstract
Pos pelayanan terpadu (Posyandu) untuk para lansia merupakan pelayanan kesehatan untuk lansia yang dilaksanakan di tingkat desa. Kegiatan posyandu lansia bertujuan untuk skrining kesehatan dan memberikan pelayanan kesehatan yang memadai untuk lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat Posyandu lansia ini dilakukan tanggal 15 Agustus 2022 di Balai Desa Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. Sasaran dari kegiatan ini lansia berjumlah 36 orang dengan rentang usia di atas 55 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pemeriksaan kesehatan (penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, tekanan darah, dan kadar glukosa darah). Hasil pemeriksaan kesehatan didapatkan hasil sebagian besar (69,5%) lansia mengalami hipertensi dan 5 orang (13,8%) lansia memiliki gula darah yang tinggi. Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mereka antusias mengikuti kegiatan ini. Namun perlu dibuat upaya selanjutnya agar hipertensi dan diabetes mellitus dapat ditangani dan dikontrol dengan baik agar tidak menimbulkan penyakit lain yang lebih berat.
Downloads
References
Azis, W. O. A., & Saputra, R. (2022). Faktor resiko kejadian diabetes mellitus pada lansia. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(4), 346-354.
Dayaningsih, D., Astuti, Y., Yuwinda, N. T., & Rahayu, N. D. (2021). Gambaran pengetahuan dan perilaku lansia dengan diabetes mellitus tipe II di Wilayah Kota Semarang. Jurnal Keperawatan Sisthana, 6(2), 44-47.
Fitri, Y., Rusmikawati, R., Zulfah, S., & Nurbaiti, N. (2018). Asupan natrium dan kalium sebagai faktor penyebab hipertensi pada usia lanjut. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 3(2), 158-163.
Hafni, S., Suroyo, R. B., Sibero, J. T., Nasution, Z., & Wulan, M. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Pijorkoling Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara kota Padangsidimpuan tahun 2020. Journal Of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 1206-1220.
Harsismanto J., dkk. (2020). Kualitas tidur berhubungan dengan perubahan tekanan darah pada lansia. Jurnal Kesmas Asclepius. Volume 2, Nomor 1, Juni 2020, 1-11.
Komisi Nasional Lanjut Usia. (2020). Profil Penduduk Lanjut Usia 2009. Jakarta: Komnas Nasional Lanjut Usia.
Melati, M., Utomo, W., & Agrina, A. (2021). Pengaruh senam anti stroke terhadap tekanan darah penderita hipertensi. Jurnal Ners Indonesia, 11(2), 206-214.
Mindianata, P. (2018). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap niat keaktifan lansia dalam mengikuti Posyandu Lansia. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 6(2), 213-226.
Nelwan, R. E., Maramis, F. R., & Tucunan, A. A. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Posyandu Lansia Di Kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Timur Kabupaten Minahasa. Skripsi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal Kesmas, Volume 8 (6).
Nugrahaeni, D. K. (2018). “Umur Lebih Dari 45 Tahun Dan Rendahnya Konsumsi Serat Beresiko Terkena Hipertensi”. Kesehatan Masyarakat. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Ahmad Yani. Cimahi.
Riamah, R. (2019). Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Hipertensi Pada Lansia Di UPT PSTW Khusnul Khotimah. Menara Ilmu, Volume 13(5).
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta : Kemenkes RI.
Safitri, Y., & Nurhayati, I. K. A. (2019). Pengaruh pemberian sari pati bengkuang (pachyrhizus erosus) terhadap kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe ii usia 40-50 tahun di kelurahan bangkinang wilayah kerja Puskesmas Bangkinang Kota tahun 2018. Jurnal Ners, 3(1), 69–81.
Sutikno, E. (2011). Hubungan antara fungsi keluarga dan kualitas hidup lansia. Jurnal Kedokteran Indonesia, 2(1), 73-79.

