Terapi Komplementer Ramah Lansia "Kombinasi Clitoria Ternatea dan Akupresur Titik ST40 dalam Menurunkan Kolesterol

  • Himma Atika Sahasfana Universitas Islam Madura, Indonesia
  • Sari Pratiwi Apidianti Universitas Islam Madura, Indonesia
Keywords: clitoria ternatea, ST40, kolesterol, lansia

Abstract

Kolesterol tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia akibat perubahan metabolisme tubuh, pola makan tinggi lemak, dan kurangnya aktivitas fisik. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko aterosklerosis dan penyakit jantung jika tidak ditangani secara tepat. Terapi komplementer menjadi salah satu pendekatan yang banyak diminati masyarakat karena dinilai aman, mudah dilakukan, serta minim efek samping. Bunga telang (Clitoria ternatea) mengandung antosianin sebagai antioksidan kuat yang berperan dalam menurunkan kadar kolesterol total dan LDL (Samsudin & Widianti, 2021). Selain itu, akupresur pada titik ST40 (Fenglong) diketahui efektif dalam meningkatkan metabolisme lemak dan mengurangi akumulasi dahak-lendir patologis dalam tubuh (Wulandari et al., 2020). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia mengenai penerapan terapi komplementer kombinasi seduhan bunga telang dan akupresur titik ST40. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Juli 2025 di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, dan diikuti oleh 15 lansia dengan keluhan kolesterol tinggi. Metode kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan seduhan bunga telang, praktik mandiri akupresur ST40, serta sesi diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap manfaat terapi komplementer, serta meningkatnya motivasi lansia dalam menerapkan pengobatan alami di rumah. Beberapa peserta melaporkan perbaikan keluhan seperti pusing dan rasa berat pada tubuh setelah beberapa hari melakukan terapi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi herbal dan akupresur dapat menjadi pendekatan yang diterima dengan baik oleh masyarakat dan mendukung peningkatan kesehatan lansia secara holistik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Centers for Disease Control and Prevention. (2023). High Cholesterol Facts. CDC.

Directory of Open Access Journals (2023). Acupressure for metabolic disorders.

Huang, Q., & Wu, T. (2018). Stimulation of ST40 (Fenglong) point in dyslipidemia management. Journal of Traditional Chinese Medicine.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2022.

Kumar, S., & Bhowmik, D. (2021). Pharmacological profile of Clitoria ternatea: A review. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 10(1), 30–38.

NCBI – PubMed. (2023). Clitoria ternatea and lipid profile.

Perpustakaan Nasional RI. (2024). e-Resources database (jurnal kesehatan komplementer). https://e-resources.perpusnas.go.id

Prasetyo, A. (2021). Terapi komplementer untuk meningkatkan kesehatan lansia. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(3).

Rahmawati, N. (2020). Penerapan akupresur pada kelompok lansia untuk menurunkan risiko penyakit degeneratif.

Sharma, V., Pandey, D. (2019). Antioxidant and lipid-lowering potential of Clitoria ternatea extract in experimental models. ResearchGate.

World Health Organization. (2023). Cholesterol – Health Topics. WHO.

Zhang, Q., Li, X., & Zhao, H. (2020). Effect of acupressure on lipid metabolism: A systematic review. Journal of Acupuncture and Meridian Studies, 13(4), 150–157.

Published
2026-05-13
How to Cite
Sahasfana, H. A., & Apidianti, S. P. (2026). Terapi Komplementer Ramah Lansia "Kombinasi Clitoria Ternatea dan Akupresur Titik ST40 dalam Menurunkan Kolesterol. Jurnal Abdimas Indonesia, 6(2), 884-888. https://doi.org/10.34697/jai.v6i2.3195
Section
Articles