Studi Kasus : Terapi Rendam Kaki Air Hangat Jahe sebagai Upaya Nonfarmakologis Pengendalian Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi yang berisiko menimbulkan komplikasi kardiovaskular. Selain terapi farmakologis, pendekatan nonfarmakologis seperti terapi komplementer mulai banyak digunakan dalam praktik keperawatan. Rendam kaki menggunakan air rebusan jahe diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti gingerol yang bersifat vasodilator, meningkatkan sirkulasi darah, serta memberikan efek relaksasi yang berpotensi menurunkan tekanan darah. Kegiatan studi kasus ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi rendam kaki air hangat jahe terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode kegiatan dilakukan melalui pemberian edukasi kesehatan, demonstrasi prosedur rendam kaki, serta pendampingan praktik terapi selama tiga hari berturut-turut dengan suhu air ±39°C selama 15 menit. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer. Hasil menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik secara bertahap setelah terapi diberikan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa rendam kaki air rebusan jahe dapat menjadi terapi komplementer sederhana, aman, dan mudah diterapkan untuk membantu pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi.
Downloads
References
Sartika, A., Suhada, I. T., Padila, P., & Andrianto, M. B. (2023). Warm red ginger water foot soaking therapy on blood pressure in hypertension patients. Jurnal Keperawatan Silampari. https://doi.org/10.31539/bgrfwz35
Rinawaty, D., Sulastyawati, & Retnowati, L. (2024). The effect of a combination of foot bath ginger boiling water and slow deep breathing exercises on blood pressure reduction in hypertensive patients. Journal of Applied Health Management and Technology. https://doi.org/10.31983/jahmt.v1i3.6809
Nasrul Sani, F., & Fitriyani, N. (2024). Rendam kaki rebusan air jahe merah berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan. https://doi.org/10.48144/jiks.v14i1.534
Dewi, M., & Imamah, I. N. (2025). Penerapan rendam kaki air hangat jahe merah dalam upaya menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi di wilayah Puskesmas Boyolali II. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia. https://doi.org/10.70570/jikmc.v4i7.1734
Aria Susanti, D., Susilowati, T., & Natsir, M. (2025). Penerapan rendam kaki air hangat jahe terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Kelurahan Joyotakan. An-Najat. https://doi.org/10.59841/an-najat.v2i3.1577
Muda, I., Wayamay Tiara Liyanti, M., & Khumaidi, et al. (2023). Application therapy of warm water foot soak with a mixture of salt and red ginger on lower blood pressure in hypertension patients. Mulawarman Nursing Indonesia Journal.
Arisanti, N. K. D. (2025). Analisis asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan inovasi rendam air hangat jahe di Banjar Jero Desa Sinabun. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia. https://doi.org/10.51933/health.v10i1.1978
Fadila Roby, H. A., & Putri, S. (2024). Literatur review: efektivitas pemberian rendaman jahe pada keluarga dalam menurunkan tekanan darah. Jurnal Kesehatan Tambusai. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.52423

