Optimalisasi Gerakan 5S dalam Perspektif Sosiopragmatik: Penanaman Karakter Pelajar Pancasila melalui Kesantunan Berbahasa di Sekolah
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya menguatkan pembentukan karakter peserta didik melalui kesantunan berbahasa di lingkungan sekolah. Latar belakang kegiatan ini adalah belum optimalnya penerapan budaya senyum, salam, sapa, sopan, dan santun dalam praktik komunikasi sehari-hari peserta didik. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalisasikan kembali gerakan tersebut dalam perspektif sosiopragmatik sebagai sarana penanaman karakter pelajar Pancasila melalui penggunaan bahasa yang santun. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi, pendampingan, evaluasi, dan perencanaan keberlanjutan program. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, permainan peran, refleksi diri, serta pengisian angket daring untuk mengukur pemahaman dan perubahan sikap peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik memiliki pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai karakter pelajar Pancasila dan mulai membiasakan diri menerapkan senyum, salam, sapa, sopan, dan santun dalam interaksi sehari-hari. Peserta didik juga menunjukkan peningkatan kesadaran dalam memilih kata, menghargai pendapat, serta menghindari perundungan verbal. Kegiatan ini menegaskan bahwa optimalisasi gerakan senyum, salam, sapa, sopan, dan santun berbasis sosiopragmatik efektif dalam membangun budaya komunikasi yang beradab melalui keterlibatan aktif warga sekolah.
Downloads
References
Andriana, M., & Tressyalina. (2022). Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur Menyuruh Guru Bahasa Indonesia Berdasarkan Perspektif Gender dalam Proses Pembelajaran di SMP Negeri 3 Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar. Jurnal Sastra Indonesia, 11(2), 129–138. https://doi.org/10.15294/jsi.v11i2.55941
Aulia Septihani, Doni Prasetyo Tri S.H, Elena Ayu Pramita, & Dr. Yunita Sari, M.Si. (2024). Peran Komunikasi Antarpribadi dalam mengatasi Perundungan pada Anak. Journal of Dialogos, 1(2), 41–47. https://doi.org/10.62872/7c1rw677
Azzahra, D., Lifeaningrum, L. S., & Setiawan, F. (2024). Penerapan Budaya 5S sebagai Penguatan Karakter di SMK Muhammadiyah 1 Wates. Jurnal Inspirasi Pendidikan (ALFIHRIS), 2(1), 101–106.
Cahaya Suksma, Adinda Ramadhanti, Mahendra Agus H., Miftahus Surur, & Dyan Yuliana. (2024). Analisis Tindak Perundungan Verbal Pada Proses Pembelajaran: Dampak Pada Motivasi dan Prestasi Belajar Siswi Kelas X Studi Kasus di Madrash Aliyah Negeri 2 Situbondo. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Kebudayaan, 2(2), 103–115. https://doi.org/10.59031/jkppk.v2i2.318
Chaer, A. (2010). Kesantunan Berbahasa (Issue 1). Rineka Cipta.
Djarot, M. (2019). Wujud Kesantunan dan Makna Dasar Pragmatik Imperatif dalam Tuturan Antarmahasiswa Melayu Sambas di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Pontianak. Philosophica, II(1), 8–23.
Fatmawati, Apriani, L., Ningsih, R., Afdal, A., & Zulfa, M. (2023). Penyuluhan Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi di Media Sosial pada Siswa. Gervasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 1202–1217.
Fatmawati, F., Apriani, L., Ningsih, R., Alfi, F. R., & Humairah, F. R. (2025). Penyuluhan Kesantunan Berbahasa sebagai Upaya Pencegahan Perundungan Verbal di SMP Negeri 3 Bandar Sei Kijang Fatmawatia,. Sajak: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Sastra, Bahasa, Dan Pendidikan, 4(1), 36–44.
Fatmawati, & Rika Ningsih. (2024). Politeness in Expressive Speech Acts: A Cyber Pragmatics Approach. JOLLT Journal of Languages and Language Teaching, 12(4), 1721–1738.
Febriadina, Z. F., Sumarwati, S., & Sumarlam, S. (2018). Male and Female Students’ Politeness in Sragen, Central Java. Humanus, 17(1), 73. https://doi.org/10.24036/humanus.v17i1.8429
Fitri W, F. F. (2022). Kesantunan Tuturan Dalam Kolom Komentar Akun Twitter Anies Baswedan. 7(2), 92–101.
Gultom, A. F., Suparno, S., & Wadu, L. B. (2023). Strategi Anti Perundungan di Media Sosial dalam Paradigma Kewarganegaraan. De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 3(7), 226–232. https://doi.org/10.56393/decive.v3i7.1689
Halawa, N., Gani, E., & R, S. (2019). Kesantunan Berbahasa dalam Tindak Tutur Melarang dan Mengkritik pada Tujuh Etnis. Lingua: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 15(2), 195–205. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/lingua
Handayani, W., & Darodjat. (2023). Membangun Kecerdasan Sosial melalui Pembelajaran Bahasa : Suatu Tinjauan Filsafat. Journal of Knowledge and Collaboration, 377–389.
Hasibuan, U. K., & Parwanto, W. (2023). Perundungan Verbal Perspektif Hadis : Ditinjau Dari Gaya Bahasa. Jurnal Perspektif, 16(1), 13–26.
Jamaludin, Shofia Nurun Alanur S, Sunarto Amus, H. (2022). Penerapan Nilai Profil Pelajar Pancasila melalui Kegiatan Kampus Mengajar di Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(3), 698–709.
Juliani, A. J., & Bastian, A. (2021). Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 257–265. https://doi.org/10.51878/cendekia.v3i1.1950
Kandia, I. W. (2024). Perundungan Dalam Perspektif Hukum Indonesia. IJOLARES : Indonesian Journal of Law Research, 2(1), 20–24. https://doi.org/10.60153/ijolares.v2i1.43
Leech, G. (2014). The Pragmatics of Politeness. In Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780195341386.001.0001
Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., & Lazuardi, J. (2022). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi dalam Kehidupan Manusia. KAMPRET Journal, 1(2), 1–10.
Mislikhah, S. (2016). Kesantunan Berbahasa. Ar-Raniry, International Journal of Islamic Studies, 1(2), 285. https://doi.org/10.20859/jar.v1i2.18
Nabila, A., & Wirdati. (2023). Enam Dimensi Profil Pelajar Pancasila Perspektif Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 21708–21718. https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/view/9759
Naru, B. A., Moi, F. C., Paba, M. S., Duya, M. I., & Oka, G. P. A. (2025). Analisis Implementasi Gerakan 5S sebagai Strategi Pembentukan Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Citra Magang Dan Persekolahan, 3(4), 345–353.
Nisa, E. K., Rustono, R., & Haryadi, H. (2022). The Violation of Politeness Maxim Principles Found in Skinnyindonesian24 Youtube Channel. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 11(1), 1–11. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/seloka/article/view/52518
Nisa, F. (2016). Pelanggaran Prinsip Kesantunan dalam Wacana Tutur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 1(1), 19–30. https://doi.org/10.33654/sti.v1i1.321
Pangabean, S. M., & Fatmawati, F. (2022). Kesantunan Tuturan Penolakan: pada Masyarakat Batak di Desa Air Jamban Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Linguistik: Jurnal Bahasa & Sastra, 7(2), 29–39.
Pranowo, N. (2020). Tingkat Kesantunan Nonverbal dalam Tuturan Verbal antara Penjual dan Pembeli di Pasar Beringharjo Yogyakarta: Kajian Etnopragmatik. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 9(2), 312. https://doi.org/10.26499/rnh.v9i2.2975
Prayitno, H. J. (2017). Studi Sosiopragmatik (G. K. Assidik (ed.)). Muhammadiyah University Press.
Purnawanto, A. T. (2022). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmiah Pedagogy, 5(2), 76–87.
Rahardi, K. (2005). Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Erlangga.
Riyan Aryuning Putri, Ika Ari Pratiwi, M. S. K. (2022). Problematika Guru dalam Program Pembiasaan Karakter Sopan Santun Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah UPT P2M STKIP Siliwangi, 9(1), 33–42.
Rudiawan, R., & Asmaroini, A. P. (2022). Peran Guru Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di Sekolah. Edupedia, 6(1), 55–63. https://doi.org/10.24269/ed.v6i1.1332
Rusmana, I. M., Nurhayati, & Agustina, L. (2023). Upaya Pencegahan Perundungan di Sekolah Bagi Siswa di MI Al-Falah Jakarta. Jubaedah : Jurnal Pengabdian Dan Edukasi Sekolah (Indonesian, 3(2), 118–125.
Sakir, A. (2022). Esensi Pendidikan Agama Islam Dalam Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Inovasu Pembelajaran Dan Manejemen Pendidikan, 2(1), 50–56. http://bpmpkaltara.kemdikbud.go.id
Sarwina, E., Praheto, B. E., & Rasijah. (2022). Penerapan Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa Sopan Dan Santun) Sebagai Bentuk Penanaman Pendidikan Karakter Peserta Didik Di Sdn 001 Air Asuk. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar 2022, 88–92.
Setyadi, Y. B., Anggrahini, T. O., Putri, N., Wardani, N. P. K., Yunanto, Wakhid Nanang Setiawati, O. T., Hidayati, G. N., Amalia, G. R., Dewi, M. K., Priyatmojo, N., & Nugroho, I. (2019). Penerapan Budaya 5S sebagai Penguatan Pendidikan Karakter Siswa di MTs Muhammadiyah 9 Mondokan, Sragen. Buletin KKN Pendidikan, 1(2), 70–76. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v1i2.10774
Sulastri, S., Syahril, S., Adi, N., & Ermita, E. (2022). Penguatan pendidikan karakter melalui profil pelajar pancasila bagi guru di sekolah dasar. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 7(3), 583. https://doi.org/10.29210/30032075000
Susilawati, E., Sarifudin, S., & Muslim, S. (2021). Internalisasi Nilai Pancasila Dalam Pembelajaran Melalui Penerapan Profil Pelajar Pancasila Berbantuan Platform Merdeka Mengajar. Jurnal Teknodik, 25, 155–167. https://doi.org/10.32550/teknodik.v25i2.897
Syafendra, N., & Fatmawati. (2023). Tindak Tutur Ekspresif pada Kolom Komentar Youtube Rocky Gerung “Gubernur NTT Bikin Heboh, Perintahkan Siswa SMA Masuk Jam 5 Pagi. Salah Paham Dunia Pendidikan.” Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia Dan Daerah, 13(2), 550–568.
Wijayanti, W., & Saputra, A. W. (2020). Realisasi Kesantunan Imperatif Guru Dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 5(7), 991. https://doi.org/10.17977/jptpp.v5i7.13782
Yuli, Y. F., & Ahmad Efendi. (2022). Psikoedukasi Upaya Mencegah dan Melawan Perundungan (Bullying & Cyberbullying) di SMP Unggulan Habibulloh. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 15–23. https://doi.org/10.55784/jompaabdi.v1i3.182

