Edukasi Kesehatan Jantung dan Paru Bagi Siswa di SMPN 1 Tarano

  • Hamidatun Rabayya Yusuf STIKES Griya Husada Sumbawa, Sumbawa, Indonesia
  • Asri Reni Handayani STIKES Griya Husada Sumbawa, Sumbawa, Indonesia
Keywords: pengetahuan, kesehatan jantung, kesehatan paru, remaja

Abstract

Penyakit kardiovaskular dan paru merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. Data SKI 2023 menunjukkan prevalensi penyakit jantung pada remaja usia 15-24 tahun cukup tinggi akibat gaya hidup tidak sehat. Tujuan: Meningkatkan literasi kesehatan siswa mengenai fungsi jantung dan paru serta pencegahan penyakit sejak dini. Metode: Pengabdian dilaksanakan di SMPN 1 Tarano pada Desember 2025 melalui ceramah interaktif dan kuis. Berdasarkan observasi awal, sebagian besar siswa belum terpapar informasi terkait kesehatan jantung dan paru Hasil: Terjadi peningkatan pemahaman yang signifikan; siswa yang sebelumnya tidak memahami materi menjadi mampu mengidentifikasi faktor risiko dan langkah preventif setelah edukasi. Simpulan: Edukasi kesehatan remaja efektif sebagai peningkatan pengetahuan serta langkah preventif untuk menekan angka penyakit tidak menular melalui perubahan perilaku hidup sehat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). Jossey-Bass.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan Nasional Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Nutbeam, D. (2023). Health Literacy as a Public Health Goal. Oxford University Press.

Pratama, A., & Dewi, R. (2019). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang kesehatan jantung. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 85–92.

Sari, D. P., Lestari, Y., & Handayani, S. (2020). Edukasi kesehatan berbasis sekolah dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan penyakit jantung pada remaja. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(1), 45–52.

Soltanimehr, E., Bahrampour, E., Imani, M. M., Gholipour, B., Soltanimehr, A., & Kalantari, F. (2019). Effect of virtual versus traditional education on theoretical knowledge and reporting skills of dental students in radiographic interpretation of bony lesions of the jaw. BMC Medical Education, 19, 233.

Survei Kesehatan Indonesia (SKI). (2023). Laporan Hasil Survei Kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

World Health Organization (WHO). (2025). Noncommunicable Diseases Progress Monitor 2025. Geneva: WHO Press. Retrieved from https://www.who.int

World Health Organization. (2017). Promoting health through schools. WHO Press.

Published
2026-02-04
How to Cite
Yusuf, H. R., & Handayani, A. R. (2026). Edukasi Kesehatan Jantung dan Paru Bagi Siswa di SMPN 1 Tarano. Jurnal Abdimas Indonesia, 6(1), 311-316. https://doi.org/10.34697/jai.v6i1.2914
Section
Articles